Legenda Sang Dewa Naga

Legenda Sang Dewa Naga
Penyerangan


__ADS_3

Ranah Kultivasinya yang kini berada di tingkat Kaisar Dewa lima membuat kecepatan Cao Yuan dalam terbang terlihat seperti cahaya keemasan yang terus melesat kearah timur.


Satu jam berlalu Cao Yuan tak menghentikan kecepatannya, tepatnya kini ia telah berada di kerajaan Tao Cao Yuan berhenti diatas langit.


"Menurut Jaoyang lokasi sekte Shijing dekat dengan kerajaan Tao, namun aku tidak melihat sekte disekitar kerajaan Tao ini. " gumam Cao Yuan.


"Tuan muda, Kerajaan Tao sebenarnya kerajaan milik sekte Shijing. Yang tuan muda lihat memang seperti kerajaan pada umumnya namun nyatanya warga kerajaan Tao semuanya murid sekte Shijing. " ucap Jaoyang dipikiran Cao Yuan.


Mendengar penjelasan dari Jaoyang membuat Cao Yuan sedikit pusing.


"Baiklah, jadi didepanku adalah sekte Shijing? " tanya Cao Yuan dipikiran Jaoyang.


Jaoyang membenarkan ucapan majikannya, setelah itu dengan cepat Cao Yuan mendarat didepan lima ratus meter dari gerbang kerajaan Tao.


"Namanya saja kerajaan Tao, yang artinya Taoisme tapi kelakuan mereka seperti iblis. " ucap Cao Yuan kemudian melangkahkan kakinya menuju gerbang kerajaan.


Sesampainya didepan gerbang, sang penjaga gerbang memberikan hormat setelah melihat tetua Dao Fang berada didepan mereka.


"Tetua Dao Fang silahkan masuk. " ucap penjaga gerbang.


Cao Yuan mengangguk dengan ekspresi datarnya. Setelah memasuki kerajaan Cao Yuan melotot karena saat ia berada diatas kerajaan Tao, ia tidak melihat satupun hewan iblis yang berkeliaran, namun kini ia melihat puluhan hewan iblis yang sedang membawa barang maupun melakukan aktivitas bersama para warga kerajaan.


"Jadi ada segel Ilusi yang melindungi kerajaan atau sekte Shijing ini. " gumam Cao Yuan.


Tanpa basa basi, Cao Yuan langsung melakukan aksinya dengan serangan telapak Ilahi yang ia lancarkan mengarah ke kedai yang sedang disinggahi banyak orang.


Swuuush! Baaaams! Dhuaaaar!


"Kita diserang! " teriak salah satu murid.


Seketika mata mereka melotot melihat siapa yang telah menghancurkan salah satu kedai. Bahkan para hewan iblis yang berada jauh ditempat Cao Yuan serta para murid atau warga lain kini berbondong bondong datang melihat apa yang terjadi, namun wajah mereka sama terkejutnya melihat siapa pelaku yang berani merusak salah satu kedai yang ada di kerajaan Tao.


"Te-tetua Dao Fang! " ucap mereka terkejut setelah melihat Dao Fang atau Cao Yuan yang menyamar.


Cao Yuan tersenyum geli melihat reaksi mereka, sebuah ide tengil terlintas dipikirannya.

__ADS_1


"Ehh maaf aku terlalu bersemangat karena telah menguasai jurus baru, dan setelah berlatih aku tidak sengaja melepaskan jurus yang telah aku kuasai sehingga aku menyerang kedai disekte ini. " ucapan Cao Yuan membuat semua orang terkejut, namun mereka seketika waspada.


Cao Yuan yang melihat perubahan wajah mereka ikut terkejut.


"Apakah aku salah? " ucap dalam hati Cao Yuan.


Swuuuush! Swuuuush! Dua tetua yang memiliki ranah surga puncak atau surga lima muncul didepan Cao Yuan, namun wajah Cao Yuan tak terkejut. Hanya saja ia sedang memikirkan ucapan yang telah ia keluarkan, kenapa reaksi semua orang langsung mencurigainya.


"Apakah kau benar Dao Fang? " tanya salah satu tetua yang kemudian mengukur ranah kultivasi Cao Yuan.


"Benar aku Dao Fang memang kenapa? " ucap Cao Yuan pura pura membela diri.


Swuuuush! Muncul lagi seorang tetua yang terlihat sepuh, namun matanya terlihat sangat tajam bagaikan pisau yang siap memotong daging.


"Yang pasti kamu bukanlah Dao Fang, karena murid kami semua tidak pernah menyebut dengan nama sekte. " ucap kakek tua dengan tatapan tajamnya.


Cao Yuan terdiam, kini ia mengerti kenapa seketika semua orang mencurigainya. Senyum tengil ia perlihatkan.


Swuuush! Cao Yuan merubah kembali wajahnya serta tubuhnya dengan wajahnya sendiri. Semua orang langsung waspada melihat itu.


Swuush! Swuuuush! Baaaams! Dhuaaar! Ledakan kembali tak terelakan akibat teknik telapak Ilahi yang dibaluti elemen api dan petir yang bersatu. Para murid dan hewan iblis yang tak siap menerima serangan kejutan seketika menjadi kabut darah.


"Kaauu...." ucap tiga tetua geram.


Swuuuush! Swuuush! Swussssh! Mereka bertiga melesat kearah Cao Yuan secara bersamaan. Cao Yuan masih menunggu tiga tetua sampai didepannya, hingga benar benar tiga tetua tersebut berada didepannya Cao Yuan segera mengibaskan tangannya.


Baaaams! Dhuaaar! Dhuaaar! Ketiganya meledak menjadi kabut darah tanpa ada yang tau penyebabnya. Yang pasti mereka hanya melihat pemuda tampan hanya mengibaskan tangannya. Cao Yuan kemudian mengirim pesan pada bawahannya untuk segera bersiap siap keluar dari Dunia Jiwa.


"Apa yang kalian tunggu! Serang pemuda breng*ek itu! " ucap seorang tetua entah dari mana.


Seketika semuanya mengepung Cao Yuan dengan tatapan sedikit ragu. Namun nyatanya pemuda yang mereka kepung terlihat sangat santai seperti tidak menganggap keberadaan mereka. Ditengah tengah situasi yang mulai memanas, tiba tiba pemuda yang mereka kepung menghilang dari pandangan.


"Sekarang aku ingin melihat anggota sekte Abadi membasmi sekte Shijing. " ucap Cao Yuan dari arah depan gerbang.


Seketika semua murid sekte Shijing berhamburan keluar menuju gerbang kerajaan sesampainya mata mereka melotot melihat ribuan pasukan siap menyerangnya. Namun anehnya mereka tidak merasakan aura mereka saat mendekat kearah kerajaan.

__ADS_1


"Habisi mereka semua! " teriak Cao Yuan kemudian menyuruh murid sekte Abadi yang telah menjadi pasukannya untuk menyerang.


Kini murid atau pasukan milik Cao Yuan langsung melesat dan menghajar murid sekte Shijing yang belum bersiap untuk berperang, bahkan murid sekte Shijing mulai berjatuhan satu persatu. Cao Yuan kemudian menatap bawahannya satu persatu dengan hangat.


"Hao Shi, Meilan! Kalian awasi pasukan kita, sedangkan yang lainnya akan mengikutiku. " ucap Cao Yuan kemudian menghilang dan diikuti oleh Niu serta lainnya.


Cao Yuan dan Niu serta lainnya kini telah berada didepan istana yang terlihat sepi, karena semua prajurit serta warga berbondong bondong keluar dari kerajaan untuk bertempur melawan pasukan yang mereka tak kenal.


"Jaoyang! Kenapa aku tak melihat sedikitpun aura hewan iblis yang lain? " tanya Cao Yuan.


Jaoyang hanya terdiam dan tiba tiba mereka dikejutkan dengan getaran yang berasal dari istana didepan mereka.


"Tuan muda hati hati! " ucap Jaoyang dan lainnya waspada.


Cao Yuan kemudian mengedarkan kekuatan jiwanya untuk memeriksa keanehan tersebut. Namun raut wajahnya tiba tiba berubah datar saat merasakan banyaknya aura Hewan Iblis tingkat Alam, Surga bahkan beberapa diantaranya tingkat Kaisar Dewa.


"Sepertinya benar adanya hewan pelindung. " ucap Cao Yuan.


****


Seorang kakek sepuh didunia kecil yang tengah bermeditasi membuka matanya setelah merasakan sekte atau kerajaan Tao miliknya di serang oleh pasukan tak dikenal, bahkan dia merasakan lebih dari lima aura ranah Kaisar Dewa yang berada disektenya. Sehingga ia segera memutuskan untuk menghentikan meditasi.


"Siapa mereka. " gumam kakek tua tersebut menghilang dan muncul di tempat sektenya yang asli berada.


"Sekarang kalian semua bersiap siaplah keluar dari dunia kecil, karena sekte kita sedang diserang. Xingyin, Vuyu, Namo kalian keluar dari dunia kecil ini dan sambut tamu yang telah berani mengusik sekteku. " ucap kakek tua dengan nada dinginnya.


Xingyin, Vuyu, Namo adalah tiga dari puluhan hewan pelindung berkekuatan kaisar Dewa. Karena hewan pelindung lainnya kini tengah berkultivasi sehingga hanya ada Xingyin, Vuyu dan Namo yang ditugaskan dahulu.


"Dan untuk murid muridku, kalian kepunglah mereka dari berbagai sisi sudut kerajaan. Aku dan hewan pelindung lainnya akan menyusul kalian. " ucap kakek tua membuat segel tangan seketika lingkaran teleportasi menuju kerajaan Tao tiap sudut.


Semua murid dan hewan iblis yang tunduk mengangguk setelah itu mereka segera mengikuti perintah kakek tua tersebut.


****


"Bukankah jika mereka memiliki hewan berkekuatan kaisar Dewa maka sudah bisa dikatakan kekuatan mereka nomor satu di Benua ini? mengapa mereka tidak terlalu menonjolkan diri? " ucap Cao Gua dalam hati.

__ADS_1


Blaaaar! Istana didepannya tiba tiba hancur dan kini terlihat jelas hewan iblis yang mulai keluar satu persatu dari altar yang terdapat didalam istana tersebut. Bahkan tatapan mereka semuanya sangat mengerikan seperti siap memangsa kelompok Cao Yuan


__ADS_2