Legenda Sang Dewa Naga

Legenda Sang Dewa Naga
Fusen, Kaisar Kegelapan,Langit kabur dari pertempuran.


__ADS_3

"Ughh! " Fusen memuntahkan banyak darah.


Cao Yuan yang terkena banyaknya serangan pedang kearah tubuhnya juga langsung merubah wujudnya menjadi manusia tampan. Keadannya pun sama, Cao Yuan terlihat darah segar yang mengalir dibibirnya, namun perbedaannya ia masih dapat terbang dengan memegangi lengannya yang terlihat tergores pedang tajam milik mereka bertiga.


"Aku tidak percaya dia sungguh kuat. " ucap Kaisar Kegelapan, mencoba berdiri diikuti oleh Kaisar Langit.


Berbeda dengan Fusen yang menatap kearah langit, ia merasakan firasat buruk jika ia segera tak meninggalkan pertempuran. Cao Yuan sendiri yang masih memandangi mereka tak menurunkan kewaspadaannya.


"Sepertinya jika kita melanjutkan pertempuran ini kita akan tamat disini, lebih baik kita pergi, karena aku merasakan adanya gerbang teleportasi menuju ketempat pertempuran kita. " ucap Fusen dipikiran kaisar langit dan kegelapan.


Mereka berdua hanya berpandangan, mereka sendiri tidak dapat merasakan apa yang dirasakan oleh Fusen, sehingga mereka meragukan perkataan Fusen.


"Gu-guru bukankah jika kita membunuhnya lebih awal maka dendam kita akan terbalaskan. " ucap Kaisar kegelapan dipikiran Fusen.


Cao Yuan hanya diam menatap mereka bertiga, ia juga merasakan adanya gerbang teleportasi yang menuju kearahnya. Fusen berdiri tegak, dan kemudian ia mendekati kaisar langit dan kegelapan dengan langkah tergopoh gopoh.


"Apakah kalian ingin mati. " ucap Fusen lirih, kemudian membuat segel tangan.


"Teknik penciptaan, Nirwana maut. " ucap Fusen.


Swuuungg! Munculnya lingkaran dimensi dengan aura yang sangat mengerikan. Cao Yuan hanya diam, dia sendiri merasa sudah dipuncak maksimalnya dalam bertarung, melihat dimensi yang mengeluarkan aura mengerikan di keluarkan oleh Fusen, ia menduga akan datangnya pasukan iblis yang dibuat Fusen untuk menyerangnya.


"Serang! " benar apa yang dipikiran Cao Yuan, tiba tiba muncul ribuan iblis yang tubuhnya mengeluarkan lava muncul dan seketika mereka melesat kearah Cao Yuan saat suara Fusen menggema.


"Cepat pergi! " ucap Fusen membuat gerbang teleportasi dan menarik dua kaisar kedalamnya.


Cao Yuan marah melihat kepergian mereka, namun ia tak bisa berbuat apa apa, karena ia harus mengalahkan ribuan iblis yang tubuhnya mengeluarkan lava tersebut.

__ADS_1


Disisa batas kekuatannya, serta tenaganya ia menghindari serangan iblis yang memegang berbagai senjata yang berbeda. Walaupun ia masih dapat menghindari serta membunuh mereka, tak bisa dipungkiri ia sudah berada dititik maksimalnya, sehingga ia berharap bantuan akan datang.


Baaaams! Dhuaaaar! Ledakan kembali terdengar, Cao Yuan bergerak zig zag dengan tangan kirinya mengeluarkan tapak ilahi, dan tangan kanannya menebas iblis didepannya.


Swuuuung! Langit bergetar dengan munculnya portal dimensi, Cao Yuan tak memperdulikannya, ia masih membunuh iblis didepannya. Kaisar Langit, Dewi Lianhua, Lylia, Shen Huo An dan pasukan abadi keluar dari portal dimensi. Mereka terlihat sangat marah melihat kondisi Cao Yuan yang sepertinya sudah terlalu lelah dan terlihat banyak luka disekujur tubuhnya.


"Musnahkan semuanya tanpa sisa! " ucap Kaisar Langit Cao Lian.


Swuuush! Semuanya melesat dan menyerang semua iblis yang ada dihadapan mereka. Berbeda dengan Cao Yuan, ia sudah dititik maksimal, mendengar suara ayahnya tiba tiba ia tak bisa menyeimbangkan tubuhnya dan terjatuh meluncur deras ketanah.


"Gege. " ucap Lylia muncul menangkap tubuh Cao Yuan yang akan menabrak tanah dibawahnya.


"Sadarlah! Gege. " ucap Lylia khawatir.


Swuuush! Swuuush! Kaisar Langit dan Dewi Lianhua muncul disamping Lylia. Seketika mereka berdua langsung memberikan energi Qi mereka untuk mengobati luka yang ada ditubuh Cao Yuan.


Dengan amarah yang sangat besar ia segera menghentakan kakinya dan menyerang ribuan para iblis dengan brutal. Kaisar Langit dan Dewi Lianhua hanya bisa mengangguk, mereka kini masih memberikan Qi mereka hingga wajah Cao Yuan yang tadinya pucat, kini telah sedikit cerah.


"Sayang, bagaimana para iblis itu dapat melukai Cao Yuan hingga begini. " ucap Dewi Lianhua heran.


"Entahlah sayang, kemungkinan besar bukan iblis itu, tetapi lihatlah bekas pertempuran yang sangat mengerikan ini. Daan...." ucap Kaisar Langit terhenti.


"Tidak mungkin benua ini dapat bertahan jika Cao Yuan melepas seluruh kekuatannya. " ucap Kaisar Langit heran.


Begitu juga dengan Dewi Lianhua. Termenung sejenak mencoba mencerna apa yang terjadi, mereka menghentikan pemberian Qi pada Cao Yuan. Karena Cao Yuan terlihat membaik, tidak adalagi wajah pucat yang terlihat. Namun luka masih saja membekas dilengan dan ditubuhnya. Walaupun Jirah perang terpasang ditubuh Cao Yuan, tetap saja pedang yang dimiliki oleh Fusen dapat menggoresnya hingga tembus kekulit, sehingga membuat Kaisar Langit dan Dewi Lianhua heran siapa yang dapat membuat anak mereka terluka parah.


"Sebenarnya siapa lawan Yuaner? Aku sungguh tidak bisa mencerna semua ini. " ucap Kaisar Langit menatap pertempuran diatas langit.

__ADS_1


Yang terlihat mendominasi pertempuran tersebut hanyalah Lylia, karena Lylia tak segan mengeluarkan kekuatan puncaknya, berbeda dengan Shen Huo An dan lainnya mereka hanya mengeluarkan kekuatan alam dewa saja.


****


"Sancai Sancai. Andai kita tidak membuat perjanjian apa yang telah kita buat, kita tidak akan memusnahkannya, maka sejak dulu Fusen sudah ku bunuh. " ucap Shu Lai.


Dewi Kwan In, dan Hao Xiang juga berpikiran sama. Namun apa boleh buat, mereka hanya bisa mengutus Cao Yuan dan lainnya untuk menghentikan kekacauan yang terjadi.


***


Swuuush! Fusen, Kaisar Langit dan Kegelapan yang trrluka muncul diistana alam dewa. Sesampainya para penjaga terlihat heran melihat ketiga orang yang mereka kenal dan hormati terluka parah.


"Guru.. Kenapa..." ucap Xao Li terpotong.


"Jika aku tidak merasakan gerbang teleportasi kearah pertempuran kita, aku mungkin tidak akan pergi seperti pengecut ini. " ucap Fusen.


Mereka berdua akhirnya mengetahui alasan Fusen membawa mereka kabur, dan setelah itu mereka memasuki istana untuk memulihkan luka mereka.


****


Pertempuran akhirnya mencapai titik akhir, kemenangan telak dipihak Cao Yuan kembali terjadi. Cao Yuan yang sempat tak sadarkan diri kini telah tersadar, ia kini sedang dipeluk oleh Lylia yang sangat khawatir.


"Gege, kenapa kamu tidak menghubungi kami. " ucap Lylia.


Walaupun sudah tersadar, namun tetap saja Cao Yuan masih merasakan sedikit rasa sakit ditubuhnya. Cao Yuan menelan Pill penyembuh tingkat Dewa yang ia buat sendiri dialam yang dilindungi para dewa.


"Lier, ayah, ibu, dan semuanya, maafkanku yang tak mengabari kalian, karena aku mengira akan dapat mengalahkan Fusen sendiri. Namun tidak kusangka Kaisar Langit dan Kegelapan telah menembus ranah kaisar dewa puncak lima, sehingga aku tak sadarkan diri. " ucap Cao Yuan.

__ADS_1


Cao Yuan menjelaskan semuanya dari awal, hingga kesimpulan kekacauan yang ada diBenua tengah dilakukan oleh Kaisar Langi, Kegelapan dan Fusen yang ingin menembus tingkat puncak dengan menyerap energi manusia. Mereka semua terkejut, apalagi mendengar ranah kultivasi mereka bertiga, rasa ngeri kagum dan hormat mereka perlihatkan pada Cao Yuan yang telah menjelaskan cerita awal hingga akhir pertempuran.


__ADS_2