
"Ooh ternyata kakek dalang dibalik kekacauan ini. " ucap Cao Yuan tenang.
Swuuuush! Tanpa membalas ucapan Cao Yuan, Fusen menghilang dan muncul dibelakang Cao Yuan dengan meninju kearah punggung Cao Yuan.
Baaaaaamssss! Namun Cao Yuan dapat melihat pergerakan Fusen, sehingga ia langsung membalikan badannya dan memblokir serangan Fusen dengan menggunakan telapak tangannya. Daya kejut terjadi, membuat kota disekitarnya runtuh akibat daya kejut benturan tersebut. Cao Yuan melepas tinju kakek tua, kemudian ia langsung memulai serangannya menggunakan tinjunya.
Blaaar! Dhuaaar! Ledakan selalu terdengar, daya kejut tak luput dari pertempuran tersebut. Mereka berdua masih melancarkan pertukaran serangan terbaik mereka. Terlihat imbang, keduanya tidak memperlihatkan celah pada gerakan mereka.
Kini keduanya menghentakan kakinya dan bertempur diatas langit. Gerakan yang sangat cepat dari keduanya terus melesat kesana kemari, terlihat cahaya emas yang tak lain Cao Yuan, dan Cahaya hitam yang tak lain Fusen terus melesat dan saling bertabrakan.
***
Kaisar Langit dan Kegelapan yang telah menyerap seluruh energi kehidupan yang dimiliki para manusia, hanya melihat dua cahaya yang berlawanan saling bertabrakan. Karena keduanya tak bisa melihat kecepatan pertarungan yang sebenarnya selalu berpindah pindah tempat saja. Daya kejut pun mereka rasakan, namun mereka tertegun mendengar ucapan Fusen.
"Bodoh! Cepat serap energi kehidupan yang lain, setelah itu bantu aku melenyapkan pemuda ini. Gunakan batu ini untuk menghancurkan perisai yang melindungi kota. " ucap Fusen kemudian melemparkan dua batu berwarna hitam namun berkilau seperti berlian. Keduanya mengangguk dan kemudian pergi.
****
Fusen yang fokusnya terpecah akibat memperingati dua kaisar pemimpin dua dunia yang berbeda, akhirnya membuat celah. Baaaams! Dhuaaar! Cao Yuan berhasil menendang perut Fusen yang membuatnya terpental sejauh dua puluh meter.
"Hahaha! Ternyata kau hebat juga bocah, namun tenang saja dua kaisar bodoh itu akan membantuku sebentar lagi." ucap kakek tua menyeimbangkan tubuhnya.
Cao Yuan hanya diam dan kemudian memejamkan matanya. Swuuuush! Lingkaran energi dibelakang bahu, dan mata bercahaya keemasan terlihat saat Cao Yuan membuka matanya.
" Aku harus membunuhmu saat ini juga. " ucap Cao Yuan dingin. Karena bisa bisa seluruh warga diBenua tengah akan lenyap akibat dua kasiar yang berlawanan menyerap energi kehidupan manusia.
"Naaif! Aku sengaja melindungi dua kaisar bodoh itu, karena aku hanya ingin memancing mu keluar dari persembunyianmu itu. " ucap Fusen.
Tanpa membalas ucapan kakek tua, Cao Yuan melesat dengan kecepatan puncak kearah Fusen. Namun tiba tiba tubuhnya terpental saat Fusen berteriak mengeluarkan teknik yang sama,yang dimiliki oleh pangeran kegelapan.
__ADS_1
"Teknik Penciptaan! Batu Nirwana. "
Baaaamsss! Dhuaaaar! Cao Yuan terpental sejauh dua puluh meter, darah kental merah sedikit keemasan keluar dari mulutnya. Rasa sakit ia rasakan disekujur tubuhnya, karena tiba tiba ada batu berwarna kemerahan didepannya dan meledak sangat dahsyat.
"Teknik penciptaan! Naga Nirwana! " teriak Fusen lagi.
Swuuuung! Langit menjadi mendung dengan kemunculannya lima sosok naga berwarna kemerahan dibelakang Fusen.
"Apakah kakek tua itu ada hubungan dengan Pangeran Kegelapan. " gumam Cao Yuan terkejut melihat teknik yang sama digunakan lagi oleh Fusen.
Fusen mengibaskan tangannya, tak lama lima naga berwarna kemerahan menyerang Cao Yuan dengan cara menyemburkan lava yang keluar dari mulutnya. Sayangnya serangan lima naga buatan Fusen tidak terlalu cepat sehingga Cao Yuan bisa menghindari dengan mudah.
"Murka Naga! " teriak Cao Yuan mengeluarkan jurusnya.
Swuuung! Langit bergetar dengan munculnya gerbang dimensi berdiameter dua puluh meter. aura naga keluar dari gerbang dimensi tersebut menyebar menekan lima naga buatan Fusen.
"Mau adu jurus? " ucap Cao Yuan dingin kemudian mengibaskan tangannya.
"Teknik penghapusan! Nirwana penelan Sukma! " teriak Fusen.
Swuuuuush! Muncul lingkaran yang lebih besar menghadang lesatan laju naga buatan Cao Yuan. Cao Yuan terkejut setengah mati melihat jurusnya hilang begitu saja, yang lebih membuatnya terkejut melihat sang kakek tua memiliki teknik yang sama persis dengan pangeran kegelapan.
"Siapa kamu. " ucap Cao Yuan dingin.
"Fusen. " ucap Fusen tak kalah dinginnya.
Seketika Cao Yuan tak bisa menutupi rasa terkejutnya mendengar pengakuan kakek didepannya. Karena ia sendiri mengenal nama Fusen dari tiga Budha utama.
"Kenapa? Sepertinya kamu takut mendengar namaku. " ucap Fusen.
__ADS_1
"Takut? Hahaha kebenaran sekali aku bertemu denganmu. " ucap Cao Yuan tertawa kecil.
Fusen menaikan alisnya sesaat.
"Jadi kamu mengenalku? " ucap Fusen.
"Tak hanya mengenalmu, namun yang harus kamu ketahui hari ini mungkin takdir mempertemukan ku denganmu, karena takdir memintaku untuk segera melenyapkanmu. " ucap Cao Yuan menghilang dan bergerak sangat cepat.
Slaaaash! Slaaaash! Dhuaaaar! Baaaaamss! Kelima naga buatan Fusen terpotong menjadi dua, ada juga yang meledak saat Cao Yuan muncul dihadapan mereka dengan menebas tubuh mereka seperti tahu menggunakan pedangnya.
Baaaaamss! Dhuaaaar! Fusen tak tinggal diam, ia menghilang dan muncul melancarkan tinjunya kearah punggung Cao Yuan yang telah berhasil membunuh Naganya, sehingga Cao Yuan kini terpental kedepan dan langsung menyeimbangkan tubuhnya. Tak berhenti disitu saja, Fusen muncul didepan Cao Yuan kembali melancarkan tinjunya kearah wajah Cao Yuan.
Baaaamsss! Daya kejut terjadi, Cao Yuan yang sigap langsung meninju tangan sang kakek tua, benturan dua tinju nyatanya telah membuat kota dibawah mereka rata menjadi tanah. Cao Yuan kembali melancarkan serangannya, begitu juga sang kakek tua yang tak ingin tinggal diam. Pertukaran serangan kembali terjadi, mereka tak tanggung tanggung mengerahkan seluruh kekuatan mereka untuk berusaha memenangkan pertempuran sengit tersebut.
****
Warga Benua Tengah tiap detik berkurang akibat Kaisar Kegelapan dan Kaisar Langit menyerap energi kehidupan mereka. Keberutalan mereka membuat kekacauan yang sangat mengerikan, tidak ada yang dapat menghentikan aksi mereka berdua.
Sedangkan Cao Yuan dan Fusen berada diatas langit masih sengit bertukar serangan. Gerakan lincah dan tekanan kuat setiap benturan serangan pasti terjadi. Ledakan, getaran, awan mendung menambah fenomena yang sangat mengerikan bertambah.
Tak luput dari warga kota yang berusaha kabur dari kejaran Kaisar Kegelapan dan Kaisar Langit, mereka sudah berusaha kabur sejauh mungkin, namun tetap saja mereka dapat disusul oleh dua orang yang tidak dikenal, jeritan dan suara minta tolong terdengar menyedihkan, bahkan Kaisar Langit Cao Lian, ayah Cao Yuan kini tiba tiba merasa sangat gelisah, entah apa yang membuatnya gelisah yang pasti dia terlihat lemas.
***
"Sayang? Kenapa wajahmu sedikit pucat dan panik? " tanya Dewi Lianhua.
"Entahlah yang pasti hatiku sangat gelisah sayang. " ucap Kaisar Langit berdiri dari duduknya dan menuju keluar istana.
Dewi Lianhua hanya diam mengikuti suaminya. Sesampainya didepan istana, Kaisar Langit mengeluarkan formasi bintang yang baru. Sesaat langit bergetar dengan munculnya formasi bintang, mata Kaisar Langit melotot melihat ribuan bintang yang tiba tiba redup dan menghilang.
__ADS_1
"Ooh tidak. " ucap Kaisar Langit.