
Teyling masih diam, dia kini sudah bersiap untuk mengadu nyawanya dengan anak angkat Cia San Tong. Tanpa sepatah kata atau membalas ucapan Cao Yuan, Teyling melesat dengan kecepatan puncaknya.
Cao Yuan yang sudah berada diranah master satu dan mampu menandingi master empat, melihat kecepatan yang diperlihatkan Teyling yang seperti siput dengan tenang menunggu serangan tinju yang akan mengarah kepadanya.
Swwuuuush! Baaaaams! Cao Yuan tak bergeming sedikitpun apalagi membalas tinju Teyling, namun bukannya Cao Yuan yang terpental malah Teyling sendiri yang terhuyung sepuluh meter kebelakang. Semua orang yang melihat itu hanya melongo, dan merasa ngeri, apalagi yang tadi ketua sekte yang berani menyinggung Cao Yuan kini merasakan perasaan lebih ngeri dari lainnya. Karena mereka yang merasakan aura milik Teyling saja sudah bergidik ngeri, namun saat meninju tubuh Cao Yuan, Teyling sendirilah yang terpental.
Cao Yuan kini menyunggingkan senyum tampannya, senyum yang dilihat oleh perempuan yang dapat membuat mereka meleleh, namun tidak bagi lawan Cao Yuan seperti melihat malaikat maut yang akan mereka lawan.
Swuuuush! Baaaams! Cao Yuan mengibaskan tangannya untuk mengeluarkan teknik Ilahi yang mengarahkan pada Teyling, namun serangan telapak Ilahi tersebut mampu dihindari oleh Teyling dan membuat bekas ditanah yang dipijaki oleh Teyling tadi. Melihat itupun Cao Yuan kemudian melesat dengan kecepatan tak kasat mata.
Swuuuush! Pack! Buug! Baaaams! Cao Yuan yang melesat menggunakan ilmu meringankan tubuhnya langsung meninju wajah Teyling yang tidak bisa menghindari serangan dengan kecepatan yang sama di master empat. Dua kali tinju kewajah dan terakhir dibagian perut dengan telak membuat Teyling terpental. Cao Yuan sengaja tidak menggunakan energi Qinya untuk melawan Teyling, dia hanya mengandalkan kekuatan tulang serta tubuhnya yang membuat Teyling tak tewas seketika ataupun hancur.
Semua orang sungguh hanya bisa diam melihat pemuda tersebut tengah menghajar seorang ketua sekte yang termasuk dalam jajaran orang terkuat di Benua Rendah, namun naasnya yang dilawannya adalah Cao Yuan yang dapat mengalahkan Cheng An serta Cheng Hylong yang dijuluki sebagai orang terkuat di Benua Rendah lima tahun yang lalu.
Cao Yuan yang ingin menguji jurus kitab Naga Surgawi miliknya untuk menjadikan Teyling sebagai kelinci percobaannya segera menjauh dan berada didepan rombongan ketua sekte serta raja Xin. Sesampainya, Cao Yuan langsung membuat segel tangan.
Swuungg! tiba tiba langit sedikit mendung dan getaran tanah disekitar mereka rasakan, tak hanya itu saja. Aura yang muncul dari segel buatan tangan Cao Yuan juga menindas semua orang.
"Naga Pelahap Surga! " teriak Cao Yuan dan setelah itu segel tersebut bersinar terang.
Dengan cepat Cao Yuan segera membuat pelindung diseluruh sekte untuk melindungi semua orang dari dampak daya hancur jurusnya tersebut. Tak lama setelah membuat pelindung, seuliet Naga keluar dari segel tersebut dan melesat kearah Teyling yang merasakan tekanan yang hebat dan hanya bisa diam melihat sang Naga yang keluar dari segel buatan Cao Yuan melesat kearahnya.
Swwwuuuuuusjj! Baaaamsss! Jdaaaar! ledakan yang sangat dahsyat saat naga tersebut menabrak tubuh Teyling, daya hancurnya juga membuat perisai pelindung buatan Cao Yuan retak dan akhirnya hancur.
__ADS_1
Semua orang yang masih terkagum kagum dengan jurus yang baru mereka lihat, dan juga merasakan perasaan sangat ngeri saat melihat daya hancur jurus yang dimiliki Cao Yuan kini masih menatap apa yang akan terjadi pada tubuh Teyling, selang beberapa menit menunggu debu yang beterbangan akhirnya kini terlihat jelas, tidak ada sosok Teyling atau dikatakan tewas tanpa wujud.
Setelah melihat kematian Teyling, Cao Yuan kemudian memberikan peringatan sekaligus nasehat kepada semua orang.
"Aku Cao Yuan! aku ketua Sekte Pedang Naga Langit trah pertama mengumumkan bahwa sekte Trah kedua telah hancur! hancur oleh perbuatan mereka sendiri! dan aku juga ingin memberikan beberapa pilihan pada murid serta ketua yang tersisa. " ucap Cao Yuan menatap para murid dan ketua sekte yang kini menatap takut padanya.
"Bergabung dengan sekte trah pertama atau mati. " ucap Cao Yuan dingin.
Seketika semua murid dan tetua sekte yang ketakutan segera bersujud.
"Kami akan mengikuti perintah ketua sekte! " ucap mereka semua kompak sambil bersujud.
Cao Yuan masih menatap semua murid serta tetua yang tersisa. Setelah melihat ketakutan mereka yang berlebihan, Cao Yuan membangunkan mereka semua.
Swuush! Swuuuush! tiba tiba Niu dan Luo Luo muncul yang membuat mereka semua kaget.
"Tuan muda! ini harta milik sekte. " ucap Niu memberikan Cincin ruang.
Cao Yuan mengangguk dan memberikan Cincin tersebut kepada Raja Xin selaku penguasa kota yang ada di kerajaan Xin.
"Raja Xin! bagikan dengan rata, dan aku pastikan semua harta tersebut adalah milik sekte trah kedua. Dan untuk semuanya! sekali lagi aku akan memberi kalian peringatan keras! " ucap Cao Yuan.
Semua orang kembali diam dan menatap Cao Yuan dengan serius untuk mendengar apa peringatan tersebut.
__ADS_1
"Kalian yang berani mengusik sekteku! maka sama saja mengusik ketenanganku! dan aku juga tak akan segan untuk meratakan sebuah sekte ataupun kota lainnya! " ucap Cao Yuan setelah menatap semua orang yang ingin mendengar peringatannya.
Semua orang mengangguk, walaupun menurut mereka hal itu adalah hal yang sombong, namun mereka sendiri tak memiliki kekuatan untuk melawan pemuda tersebut.
"Dan jika hal ini terjadi lagi! atau masalah yang sama persis seperti ini, aku benar benar akan membuat orang yang menyamar sebagai diriku akan mengalami siksaan yang pedih. " ucap Cao Yuan dingin.
Semua orang kembali diam dan tak berani membuka suara. Setelah peringatan serta nasehat telah diberikan, Raja Xin tiba tiba membuat semua orang mengalihkan perhatian kepadanya.
"Maaf tuan muda! jika boleh apakah aku dapat menjulukimu sebagai pendekar Naga? " ucap Raja Xin.
Semua orang terdiam dan menyetujui usulan Raja Xin, karena dari jurus yang unik, yang mampu mengeluarkan naga membuat nama gelar tersebut cocok untuk Cao Yuan.
"Terserah Yang Mulia saja! namun aku meminta yang mulia mau membantuku satu hal " ucap Cao Yuan nadanya menjadi ramah seratus delapan puluh derajat dan atas keramaahan itu membuat mengubah pandangan mereka semua.
Raja Xin yang ingin segera mendengar permintaan seorang pemuda yang ia juluki dengan pendekar Naga dengan cepat menjawab pertanyaan tersebut.
"Permintaan apa pendekar Naga? jika saya bisa melakukannya maka aku pasti akan berusaha semaksimal mungkin. " ucap Raja Xin juga ramah.
Cao Yuan mengangguk setelah mendengar Raja Xin yang ingin segera mengetahui permintaan kecilnya.
"Yang Mulia! aku meminta pada anda untuk memperhatikan pada setiap sekte aliran hitam yang berada di kerajaan Xin, karena aku sendiri memegang nama sekte aliran hitam yang sepertinya akan membuat sebuah masalah di Benua Rendah ini. " ucap Cao Yuan serius.
Bersambung...
__ADS_1