Lianhua Nushen

Lianhua Nushen
Dekret Kaisar


__ADS_3

"Mungkin aku yang salah dengar?" tanya An Xiang, menatap ke arah Lian Fen. Sebenarnya dia yakin, Lian Fen juga mendengarnya juga. Meski terdengar samar, pendengarannya masih normal.


"Mana kutahu? Kenapa kau bertanya padaku? Lebih baik tanyakan saja pada telingamu itu," balas Lian Fen acuh. Setelah mengatakan itu, segera ia membawa bahan obat-obatan yang di tangannya.


An Xiang melanjutkan pekerjaannya dengan rasa bungung menghantui. Padahal ia sangat yakin dengan apa yang didengar. Namun tidak bisa mengelak dengan pernyataan Lianhua. Apapun yang dikatakan wanita itu selalu benar.


"Kami ucapkan terima kasih untuk kalian semua. Aku akan membayar kalian hari ini setelah sampai di mansion. Mungkin kami membutuhkan bantuan beberapa orang untuk bekerja di tempatku. Karena Lianhua akan membuka balai pengobatan di sana. Kuharap kalian bisa membantu."


Meighui Yinxing mengatakan semua pada para kuli angkut yang membantu membawa barang-barang itu. Ia tidak berharap banyak untuk orang yang bekerja. Yang penting berpengetahuan luas dan tidak memiliki keluhan keluarga.


"Kami sebenarnya mau kalau bekerja di tempat Nyonya Yin. Namun kami tidak tahu menahu soal pengobatan. Kami adalah orang-orang kasar yang tidak bisa membaca sama sekali. Jadi, mohon maaf karena tidak bisa," ucap seorang dari mereka.


Hidup dalam kemiskinan, membuat mereka tidak tahu membaca dan menulis dengan lancar. Penolakan mereka juga didasari dengan rasa tahu diri dan posisi mereka yang pantasnya hanya menjadi orang kasar.


"Baiklah, aku mengerti dengan yang kalian katakan. Kalau begitu, mungkin kita tidak bisa memiliki orang yang bisa membaca di sini. Sayang sekali kalau begitu. Baiklah, kita segera kembali dulu. Di sana kami akan membayar kalian terlebih dahulu. Karena menunggu bayaran dari istana kemungkinan menunggu satu minggu lagi."


Para pekerja berat itu saling berpandangan dan saling berbisik. Mereka yang baru pertama kali masuk ke dalam istana. Pantas tidak tahu tentang peraturan yang begitu ketat. Yang mereka tahu, setelah bekerja, harus mendapatkan upah yang setimpal.


"Kalian tenang saja, saya akan membayar sesuai perjanjian awal. Kalau begitu, mari kita kembali ke mansion." Meighui Yinxing mengingat orang yang membawa kereta kuda yang paling depan. "Kau, sepertinya kau tahu banyak tentang istana ini. Dan sikapmu juga lain dari pekerja lain. Apakah kita pernah bertemu sebelumnya?"

__ADS_1


"Maaf, maksud Nyonya? Bukankah Nyonya sendiri yang memintaku datang ke mansion milik Nyonya ini? Saya juga memerlukan pekerjaan. Jadi saya datang juga. Apapun pekerjaan, aku kerjakan dengan baik."


"Baguslah ... sepertinya kamu orang yang berpendidikan. Atau setidaknya kau bisa menulis dan membaca? Karena kulihat auramu juga tidak biasa. Maukah kau bekerja untukku?"


Ini yang diinginkan oleh Huo Feng Huang. Ia langsung menyetujuinya tanpa syarat. Niatnya ingin membawa Lianhua pergi dari wanita siluman itu dan berencana meningkatkan kemampuan bersama.


"Karena semua sudah selesai, marilah kita pulang. Kau bisa membawa kereta kami. Dan untuk yang lainnya, kalian semua bisa naik kereta kuda. Karena sudah tidak ada obat lagi di dalamnya. Jadi tidak perlu dijaga di samping kanan dan kiri."


Setelah menyelesaikan pekerjaan mereka, pada akhirnya mereka meninggalkan gudang istana. Mereka pun keluar dengan membawa kembali kereta kuda setelah mengantar Lianhua satu kereta kuda dengan Meighui Yinxing dan kedua pemuda itu. Sedangkan Huo Feng Huang yang mengendalikan kereta kuda. Sedangkan yang lainnya juga naik ke dalam kereta di belakang. Karena tidak ada barang-barang di dalamnya lagi.


Sesampainya di mansion Nyonya Yin, mereka mendapatkan upah seperti yang telah dijanjikan. Setelah itu mereka pun pamit kecuali Huo Feng Huang dan kedua pemuda yang hari ini mulai bekerja di sana.


Kedatangan utusan Kekaisaran disambut dengan baik oleh mereka. Setelah mendengar bahwa Lianhua merupakan seorang tabib hebat, membuatnya penasaran dan membuat Dekret khusus untuknya.


"Dekret Kaisar! Lianhua Nushen dari mansion Nyonya Yin, terima Dekret dari Kaisar! Mohon untuk memberi hormat dengan tunduk di hadapan Dekret!"


"Baiklah, Yang Mulia Kaisar." Mereka berlima menunjukan hormat dengan menunduk di depan utusan Kekaisaran. Mereka sebenarnya tidak tahu mengapa Lianhua mendapatkan Dekret, padahal tidak tahu dia sama sekali.


"Saya mendengar langsung dari menteri perdagangan kita, Lou Zhuzho. Bahwa Lianhua adalah seorang gadis yang baik, kompeten dan cerdas dalam ilmu pengobatan. Untuk itu, saya Zhang Bei Wei, kaisar di Kekaisaran Wei, menunjuk Lianhua untuk mengikuti kontes pencarian tabib istana. Untuk itu, kami mengharap nona Lianhua untuk mempersiapkan diri untuk mengikuti kontes tersebut. Dekret selesai, ucapkan terima kasih untuk kaisar."

__ADS_1


"Terima kasih Yang Mulia Kaisar." Mereka menjawab bersamaan. Sambil menunduk ke bawah. Setelah itu Lianhua menerima Dekret dengan kedua tangannya.


"Selamat Nona Lianhua. Kamu adalah satu-satunya yang mendapatkan Dekret ini. Dan tolong jangan menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan yang mulia."


Niat hati ingin meninggalkan kota Jiangsu secepatnya. Namun harus menerima perintah untuk mengikuti kontes tersebut. Tentu saja ia akan kesulitan dalam rencananya. Apalagi jika memang tidak bisa bebas bepergian. Sedangkan jika kalah, ia bisa dianggap menghina kaisar. Maka tidak ada jalan lain lagi. Ia harus memikirkan cara agar tidak terjadi masalah nantinya.


"Wah, selamat Nona Lianhua. Kau bisa menjadi tabib kekaisaran. Sungguh jika bekerja di sana, nama baik keluargamu juga akan terangkat. Kau akan menjadi tabib terhebat di Kekaisaran Wei." An Xiang sangat senang. Setelah para utusan pergi, ia hendak langsung memeluk gadis itu.


Lian Fen tidak tinggal diam dan menyingkirkan An Xiang karena batas antara pria dan wanita tidak bisa dilanggar. Karena Lianhua masih seorang gadis. Tidak bisa dipeluk sembarangan kecuali siapa yang nanti menjadi pendamping hidupnya.


"Yoo ... kau mendapatkannya, Lianhua. Bagaimana kamu bisa mendapat kesempatan langka ini? Kita harus merayakan semua ini. Bagaima jika saya traktir makan di restoran? Kalian bertiga ikutlah ke restoran sekarang!" ajak Meighui Yinxing pada ketiga pria yang masih ada di mansion.


Keputusan Kaisar membuat Lianhua dan Huo Feng Huang kecewa. Pasalnya mereka juga harus menghindari pengejaran dari dewa. Ingatan mereka juga sudah perlahan kembali. Ingatan tentang kehidupan mereka saat berada di istana langit.


"Baiklah, Nyonya. Kita akan senang karena bisa makan. Sekali lagi selamat, Nina Lianhua." An Xiang kembali memberi selamat. Namun ia harus melihat kemurungan gadis itu.


"Kalau begitu, kau simpan dulu dekretnya, Lianhua. Setelah ini kita makan sampai puas." Niat Meighui Yinxing mentraktir semua orang, hanya karena rasa haus akan darah semakin kuat. Sehingga harus memiliki banyak cadangan darah lagi untuk berkultivasi.


***

__ADS_1


__ADS_2