
Luka menganga di dada, membuat Huo Feng Huang harus menjauhi monster laut terlebih dahulu. Namun sebelum pergi, terlebih dahulu terkena hantaman dari ekor berukuran besar. Belum habis, monster itu terus menyerang dengan sengitnya.
"Raja iblis apanya? Yang langsung terluka seperti itu? Hah, kau tidak mungkin bisa melewati hari esok karena harus mati." Monster Laut yang ternyata adalah sosok iblis lautan, merupakan makhluk yang selalu menunggu kekuatan besar menghampiri. Ia sudah menunggu orang-orang yang dianggapnya kuat untuk bertarung.
Pertarungan masih berlanjut dengan keadaan yang tidak seimbang. Dimana tubuh Huo Feng Huang telah mengalami luka cukup serius. Sementara lawannya memiliki tubuh yang sangat besar dan keras. Bekas serangan tidak berarti bagi makhluk sebesar dan seganas itu. Meskipun tetap saja serangan pedang yang terbuat dari api dewa Feniks atau dewa Naga adalah hal yang paling dihindari.
Satu serangan saja sudah membuat luka kecil. Jika saja kultivasi ribuan tahun Huo Feng Huang kembali, ia memiliki banyak kesempatan untuk menang. Sayangnya masih belum bisa menghadapi iblis laut terkutuk itu.
"Bukannya sombong, aku bukanlah monster laut seperti yang kalian manusia katakan. Aku adalah raja iblis laut dalam. Karena kalian para manusia mengganggu, maka harus menjadi santapan makan siangku."
"Sudah kuduga, kau juga seorang iblis! Tidak heran, kekuatanmu sangat besar dan memiliki pertahanan yang kuat. Namun kau tidak bisa sepenuhnya bisa menghadapiku."
Huo Feng Huang telah membuat bayangan api kembali. Kali ini ia membuat bayangan api miliknya sangat nyata. Sementara tubuhnya yang asli, sudah masuk ke dalam laut.
Pria itu membuat formasi api untuk melindungi dirinya. Meskipun di dalam air laut, api di tubuh Huo Feng Huang tidak mungkin bisa padam. Karena api miliknya adalah api surgawi. Atau terkadang orang mengatakan itu adalah api dari neraka.
"Kau pikir bisa menghadapiku dengan seperti itu, hah? Konyol sekali bocah kemarin sore." Iblis berpikiran besar melanjutkan dengan tertawa riang. Ia sudah menyerang orang-orang yang masih di dekatnya.
Mereka yang selamat dari ombak besar yang menerjang, pada akhirnya tidak bisa keluar dari kesulitan. Mereka masih harus berhadapan dengan iblis yang telah mendiami lautan yang sangat dalam. Menjadi monster mengerikan dan menimbulkan bencana. Bahkan kerap kali terjadi bencana tsunami saat kemunculannya.
Huo Feng Huang yang terluka parah, menyembuhkan sakitnya dengan memasuki alam bawah sadar Naga Kuno. Ia berharap bisa diselamatkan di sana namun wanita berkulit putih itu mengatakan hal yang tidak diduga.
__ADS_1
"Ini adalah terakhir kali kamu bisa masuk ke alam bawah sadar Naga Kuno. Karena kesadarannya sudah semakin memudar dan aku juga ikut mati bersamanya. Lain kali, kau harus berhati-hati dan mencari penyembuhan sendiri."
"Terima kasih atas semua yang kau lakukan. Itu sudah lebih dari cukup. Semoga saja aku tidak bertemu dengan musuh yang sangat kuat sepertinya."
Beberapa saat Huo Feng Huang memejamkan mata, membiarkan tanaman merambat itu menutupi dadanya. Ia lihat wanita yang terlahir dari alam bawah sadar Naga Kuno. Namun ia masih penasaran, mengapa hanya bisa didatangi satu kali lagi. Namun ia tidak banyak bertanya.
Yang menjadi fokus saat ini adalah kesembuhannya sendiri. Setelah sembuh dari luka besar yang menganga, ia pun membuka matanya. Api pelindung masih belum hancur di dalam lautan. Ia kemudian muncul di permukaan laut. Melihat kekacauan besar bahkan sampai ke pulau terdekat.
Jelas-jelas sudah terjadi bencana akibat ulah iblis bencana. "Aku adalah Iblis Bencana. Siapapun yang mendekat, akan mengalami bencana ribuan tahun. Aku akan membuatmu mengalami bencana hidup atau mati!"
"Kau sudah keterlaluan, Monster Laut bi-adab!" Huo Feng Huang kembali mengeluarkan api dari yang melindungi dirinya. Menjadi bentuk raksasa, berukuran sama dengan makhluk besar itu
"Sudah kuduga, api yang kau miliki memang bisa dibuat seperti itu. Huahh!" Iblis Bencana menyerang Huo Feng Huang kembali dengan seluruh kekuatan yang dimiliki.
"Jika ku biarkan kau mengacau, akan membuat bencana di mana-mana. Jadi akan ku musnahkan saja kau!" gertak Huo Feng Huang. Ia membuat pedang dan terbang dengan sayap ciptaannya.
Zirah api yang berukuran hampir sama dengan lawannya, membuatnya bisa mengimbangi serangannya. Meski tidak bisa digerakkan dengan cepat, sudah cukup untuk menekan monster laut itu.
"Mengandalkanmu? Hahaha! Jangan membuatku tertawa! Kau hanya makhluk kecil yang tidak memiliki cukup kekuatan untuk bertanding melawanku. Selama ribuan tahun, sudah jutaan orang seperti mu yang mati setelah melewati tempat ini. Dan semua telah mati di tanganku."
"Ku pikir kau hanya monster laut atau iblis bencana. Ternyata kau hanya bisa membual. Lihatlah posisimu sekarang." Huo Feng Huang telah mengunci pergerakan Iblis Bencana atau monster laut itu.
__ADS_1
Baik itu Iblis Bencana atau Monster Laut, sudah melekat menjadi julukannya. Meski ia berasal dari bangsa iblis, ia suka membuat bencana dan wujudnya seperti monster menyeramkan dan tidak ada yang membunuhnya sampai sekarang.
"Aaa! Lepaskan! Lepaskan ikatan ini!" Iblis Bencana dirantai dengan rantai api. Membuatnya kepansan. Namun ia mencoba melepaskan belenggu yang mengikatnya.
"Tidak akan ku biarkan kau melepaskan dirimu. Mati kau!" Huo Feng Huang lalu mengikat semakin erat. Pada akhirnya ia mengeluarkan api yang mengalir ke rantai.
Teriakan Iblis Bencana atau Monster Laut itu pun terdengar sangat keras. Bahkan langit sampai mendatangkan petir yang kuat. Angin kencang tiba-tiba membawa sebuah kabar tentang kengerian Huo Feng Huang dalam membunuh musuhnya.
Kematian Iblis Bencana membuat alam langit merasakannya juga. Hal itu menyebabkan kekacauan dan ketidakseimbangan kehidupan tiga alam. Kabar kematian Iblis Bencana sampai ke telinga Kaisar Langit.
Setelah alam langit mendapatkan serangan dari Ratu Iblis, membuat alam langit tidak stabil. Banyaknya Dewa dan Dewi yang mengalami kematian dan luka berat. Menghancurkan hampir setengah dari kerajaan Dewa Merak.
"Apa? Iblis Bencana sudah mati? Pertanda apa lagi ini? Mengapa langit mengeluarkan petir yang sangat mengerikan? Siapa yang mampu membunuh Iblis Bencana? Bukankah dengan kekuatannya, mampu memporak-porandakan alam langit. Tapi mati begitu saja?"
Zhou Tianhuang sampai tidak percaya dengan kabar yang disampaikan oleh dewa yang mengawasi alam langit. Ia bertanya-tanya, siapa yang mampu mengalahkan iblis sekuat itu.
"Yang Mulia. Hamba mendengar, bahwa ada manusia yang entah dari mana. Tapi yang membuat hamba berpikir, mengapa orang itu memiliki atribut api yang sangat ganas? Seperti Dewa Naga Kuno yang dulu menjadi biang bencana."
"Tahu apa kamu tentang Naga Kuno? Kau belum lahir saat kekacauan dengan Naga Kuno. Ah, awasi orang yang mencurigakan itu. Laporkan padaku kapan saja."
"Baik, Yang Mulia. Hamba mohon pamit." Dewa lantas meninggalkan Kaisar Langit. Terbang untuk memberitahu kabar itu dan kembali ke tempatnya berasal.
__ADS_1
***