Lianhua Nushen

Lianhua Nushen
Teman Lama


__ADS_3

"Turunkan aku," pinta Lianhua pada Huo Feng Huang. Ia sadar hanya menjadi beban jika terus berada dalam lindungan pria itu.


Orang-orang baik di sisinya dalam bahaya dan dirinya tidak ingin hanya berpangku tangan. Ada sesuatu yang bisa dilakukan, maka harus dilakukan sampai tuntas. Tidak ada waktu banyak berpikir tentang kematian yang sudah dialami oleh Meighui Yinxing.


"Aku akan menurunkan kamu nanti. Kita harus segera meninggalkan tempat ini. Berbahaya jika kau meninggalkanku." Huo Feng Huang hanya tidak ingin gadis di gendongannya lari darinya. Jika itu terjadi, maka telah melanggar perjanjian untuk membawanya bersama.


Lianhua hanya diam setelah mendengarkan pria yang membawanya terbang menjauh. Mereka lari dari pertarungan yang tidak akan mungkin bisa dimenangkan dengan kultivasi mereka saat ini.


"Setidaknya kita tunggu sampai kekuatanku kembali dan menemukan potongan roh yang tersisa. Selain itu, aku memiliki mustika naga kuno yang membuatku lebih kuat."


"Mustika ... Naga ... Kuno?" Lianhua bahkan tidak tahu apa yang dikatakan pria di hadapannya. Namun ia tahu itu adalah hal yang baik dan juga buruk.


Mustika Naga Kuno dapat memberikan dampak yang baik karena meningkatkan kekuatan. Bisa juga efek buruk dari mustika tersebut, kemungkinan besar juga akan buruk. Maka dari itu, mereka akan menghadapi hari-hari yang sulit.


Perjalanan panjang masih menanti Lianhua dan Huo Feng Huang. Disaat seperti sekarang, hanya bisa melakukan peningkatan kekuatan. Itu adalah persiapan untuk masa depan yang lebih baik.


Kedamaian, kesejahteraan dan kesehatan selalu yang diimpikan oleh Lianhua. Ia berharap seluruh di tiga alam saling mengasihi satu sama lain. Tak ada konflik berkepanjangan seperti saat ini.


Alam langit yang mendominasi; alam roh yang ditinggali oleh para roh, siluman dan iblis; alam manusia yang sejatinya adalah tempat tak ada kedamaian. Namun alam manusia bisa menghubungkan antara alam langit dan alam roh.


Semua telah menjadi suatu perpaduan antara tiga alam yang tak bisa damai. Di tiga alam, aturan mutlak hanya tergantung siapa yang terkuat. Maka itulah yang mendominasi. Saat ini alam dewalah yang terkuat. Sehingga para dewa bertindak sebagai diktaktor yang semena-mena.


Alih-alih menjadi penengah dan memimpin dengan kepemimpinan yang adil, banyak di antara mereka yang tidak seperti itu. Masih saja banyak pemberontakan dan saling curiga antar dewa.

__ADS_1


Ketidakstabilan tiga alam telah membuat kekacauan di mana-mana. Rasi bintang dan ramalan telah disabotase oleh pihak tak bertanggung jawab. Membuat dewa tak bersalah menjadi sasaran ketidakadilan.


Seribu tahun yang lalu, Huo Feng Huang yang masih menjabat sebagai Jenderal Dewa Perang, serta Hua Tianzhi yang menjadi seorang Dewi Pengobatan, telah disingkirkan dari alam langit. Keduanya tidak ada hubungan apapun sebelumnya. Hanya saja keduanya menjadi incaran para Dewa dan Dewi yang menginginkan ketiadaan keduanya. Karena telah dianggap sebagai pengganggu dan pembalasan dendam tak berujung.


Kembali ke masa saat ini, Lianhua dibawa oleh Huo Feng Huang dengan melewati gerbang ibukota. Kehancuran restoran dan beberapa gedung di sekitarnya, cukup membuat orang tahu, iblis dan siluman adalah tersangka utama dalam kasus tersebut.


"Apa yang kau pikirkan?" tanya Lianhua yang melihat pria yang menggendongnya terlihat memikirkan sesuatu. Ia merasa ada yang disembunyikan oleh sang raja iblis yang berkali-kali menyelamatkan nyawanya.


"Tidak, ah. Ada apa denganmu? Apakah kamu masih sakit?" Huo Feng Huang merasa canggung ketika merasakan kulit Lianhua yang lembut itu mengenai tangannya.


Setelah terbang cukup lama, akhirnya mereka tiba di sebuah hutan jauh dari perkotaan. Kali ini kekuatan Huo Feng Huang telah mencapai batasnya dan sulit untuk meneruskan perjalanan. Luka-luka di tubuhnya juga masih terasa.


Dewa Feniks sejatinya memiliki daya tahan dan penyembuhan diri yang baik. Meski tidak secepat penyembuhan yang dilakukan oleh Lianhua. Saat ini gadis itu telah memberikan penyembuhan.


"Hari ini kita telah beruntung. Iblis itu tidak mengejar kita. Bagaimana jika kita bermalam di sini? Maaf telah membawamu ke tempat ini."


"Sepertinya keberuntungan kita sedang baik. Lianhua, lama tidak berjumpa." Tiba-tiba saja Long Kongque berada di udara. Mengenakan sayapnya yang membuat angin besar di sekitarnya.


Tanpa memberi waktu, Long Kongque menyerang Lianhua. Namun gadis itu pun membuat gerakan cepat. Membuat pertahanan dengan tembok tanah. Membuat Dewi Merak Hijau tidak bisa mengelak.


"Kurang ajar! Apa yang kau lakukan? Beraninya melawanku, Lianhua!" Dengan rasa kesal, Long Kongque kembali menyerang Lianhua yang ia anggap musuhnya. Meski musuh hanya dalam pikirannya.


Serangan Long Kongque berhasil merobohkan tembok tanah yang menghalangi. Apalagi kini ia sudah memiliki banyak artefak hanya untuk memusnahkan Lianhua.

__ADS_1


"Kau siapa?" Lianhua masih belum mengingat semuanya. Selain itu, penampilan lawan bicaranya terlihat bukan seperti manusia maupun seorang Dewi.


"Beraninya tidak mengingatku. Akan ku buat kau mati dengan tragis, Lianhua. Formasi Lima Bintang." Long Kongque melemparkan lima bendera yang digunakan sebagai formasi.


Ruang formasi yang dapat mengurung musuh, menjadi tempat pertarungan yang membuat lawan tak bisa lari. Meskipun tidak sekuat Segel Bintang, itu sudah cukup untuk mengurung sementara waktu.


Lianhua dan Long Kongque saling berhadapan. Long Kongque sang Dewi Merak Hijau sudah tidak terlihat seperti seorang Dewi lagi. Dengan penampilan menyeramkan, kepala yang memiliki paruh panjang layaknya burung. Serta tangannya yang memiliki cakar dan sayap membentang di belakang lengannya.


"Kau siluman atau iblis, kah?" Karena melihat penampilan yang menyeramkan, Lianhua menganggap wanita di depannya adalah iblis atau siluman. Ia tidak tahu sosok sebenarnya dari lawan yang akan dihadapi.


Dengan rasa kesal, Long Kongque menyerang dengan cakar-cakarannya. Membuat gadis itu terpojok dan mengeluarkan segenap kekuatannya untuk menahan serangan. Sementara Huo Feng Huang berada di luar formasi.


"Sial! Kekuatanku belum pulih sepenuhnya. Tidak bisa menghancurkan formasi ini dengan cepat. Tunggulah Lianhua, aku akan membebaskanmu."


Dengan cemas, Huo Feng Huang melihat pertarungan di dalam formasi. Sekarang sudah jelas lawannya tidak sembarangan. Meski kultivasinya lebih rendah dari iblis berwajah merah, memiliki banyak artefak di tangannya.


"Tunggu dulu, sepertinya pernah bertemu sebelumnya. Apakah dia adalah Dewi Merak Hijau?" Huo Feng Huang mengingat sedikit masa lalu. Namun tidak ingat pernah melihat wujud asli dari Dewi Merak.


"Perhatianmu ke arah mana, Huo Feng Huang? Atau harus kusapa dengan sebutan Raja Iblis? Aku akan membawamu kepada Kaisar Langit."


"Zhuque Shen? Kenapa Dewa Vermilion sepertimu datang ke sini juga? Aku tidak punya banyak waktu sekarang." Saat ini kekuatan Huo Feng Huang melemah. Dan jelas kultivasi yang ia miliki terlalu lemah.


Kedatangan Zhuque Shen, Dewa Vermilion memiliki kultivasi 13.500 tahun, membuat Huo Feng Huang waspada. Apalagi di belakangnya juga ada tiga dewa lainnya. Bahkan memiliki kultivasi lebih tinggi lagi.

__ADS_1


"Baiklah, mungkin kau sudah lupa dengan kami. Apakah kau lupa dengan teman lama?" Zhuque Shen melirik tiga rekan di belakangnya.


***


__ADS_2