
Para warga dalam kebingungan. Satu sisi melihat seekor rusa guling yang terlihat lezat. Satu sisi lainnya khawatir kalau anak bangsawan itu membawa bawahannya untuk membuat keributan. Mereka yang kelaparan juga harus menunggu orang-orang selesai makan dan berharap makanan sisa. Untuk para pengemis dan gelandangan, mereka hanya berharap diberi sedikit.
"Kalian terlalu menganggap remeh diriku. Aku akan datang untuk merebut itu semua. Awas saja nanti!" kecam Chu Ming. Ia pun pergi karena kehilangan semua prajuritnya. Ia juga tak luput dari luka di sekujur tubuhnya.
Ada rasa takut di hati warga yang melihat kejadian sekejap mata itu. Mereka tidak melihat dengan jelas kejadian yang menimpa para prajurit kelas atas itu. Meskipun seorang pendekar hebat, tidak mungkin dapat mengalahkan semuanya.
Huo Feng Huang melempar para prajurit dibantu oleh Dong yang dengan semangatnya. Para warga yang melihat aksi Dong pun turut serta mengusir para prajurit yang dibawa Chu Ming.
"Setelah mengusir para sampah ini, kalian bisa makan sepuasnya! Kita sudah bisa makan sepuasnya sekarang!" seru Dong dengan senyuman bahagia terpancar di giginya.
Sementara Huo Feng Huang dan Lianhua merasakan sesuatu di sekitaran. Yah, ada sumber energi panas yang amat mengerikan di antara para warga yang sedang berkumpul. Pikiran keduanya pun tertuju pada satu orang yang memiliki aura tersebut.
"Anak itu, bagaimana dia masih hidup dengan kondisi seperti itu. Tubuhnya lemah dan wajahnya pucat. Setiap hari menderita sakit yang mengancam jiwanya. Tidak ada jalan lain, selain kematian." Lianhua mendekat ke sumber energi panas tersebut.
Tak hanya Lianhua, Huo Feng Huang juga sudah berdiri di depan anak lelaki itu. Ia merasakan sesuatu yang aneh dengan anak kecil di depan mereka. Melihat dua orang asing, membuat anak itu waspada.
"Tenanglah, Cucuku. Gadis baik hati ini adalah teman dari tabib Li. Dia juga orang yang telah menyembuhkan kakek waktu itu."
Lianhua mendekati anak kecil itu dan memeriksa keadaan. Ia menengok ke arah Huo Feng Huang yang penasaran dan terlihat menginginkan sesuatu. Huo Feng Huang merasakan aura yang tidak asing dari anak tersebut.
__ADS_1
"Lianhua. Aku bisa menghilangkan aura panas dari anak ini. Kau percayakan saja padaku. Setelah aku mengeluarkannya, kau bisa menyembuhkan dia, bukan?"
Melihat Huo Feng Huang yang terlihat meyakinkan, membuat Lianhua mengangguk setuju. Ia juga merasa memang Huo Feng Huang terhubung dengan aura panas tersebut.
"Kakek, dia adalah orang yang akan menyelamatkan cucu kakek. Kami akan membawa cucu kakek sekarang. Kakek dan yang lainnya bisa makan terlebih dahulu. Nak, apakah kamu mau mengikuti kami?"
Anak itu masih ragu karena tidak ada yang menjaminnya. Ia berharap ada bantuan dari Li Ning yang selama ini mengobatinya. Tapi tabib itu pun tidak bisa berbuat apapun.
"Ah, begini Nona. Anak ini selama ini diobati oleh tabib Li. Tapi dia bahkan tidak bisa menyembuhkan seluruhnya. Ia bisa melewati hari ini berkat tabib Li. Jadi mungkin cucuku hanya percaya pengobatan pada tabib Li."
Mendengar namanya disebut, Li Ning mendekat ke arah mereka. Ia sedang membantu orang-orang mengambil makanan. Tetapi merasa ada sesuatu yang mengharuskan kehadirannya. Saat mendengar ucapan terakhir pria tua itu, ia tahu maksud dari Lianhua.
"Kakek dan adik ini, aku percaya dengan nona Hua. Dia sudah membantuku mengobati kakek dan Dong. Bagaimana pun juga, aku sudah tidak bisa mengobati cucumu. Jadi mungkin ini cara terakhir untuk mengobati anak ini."
Lianhua membuat anak itu tidak sadarkan diri terlebih dahulu. Alih-alih membawanya ke dalam rumah Li Ning, mereka mendatangi bukit yang berada di belakang rumah. Di bukit itulah mereka akan fokus mengeluarkan sesuatu yang harusnya dilakukan.
"Tidak salah lagi. Ini adalah Mustika Naga Kuno yang sedang kucari-cari. Ini sebenarnya keberuntunganku. Dengan mengambil mustika ini dari tubuh anak ini, maka dia tidak akan menderita lagi."
Lianhua mengangguk setelah mengetahui kebenarannya. Ia tidak berpikir bahwa mereka menemukan sesuatu yang berguna. Setelah Huo Feng Huang mengambil mustika itu dari anak kecil yang menjadi wadahnya, ia harus mengobati juga.
__ADS_1
"Jika kamu mengambil mustika ini darinya, maka kita harus menyesuaikan suhu tubuhnya. Kita harus memastikan suhu tubuhnya tetap. Tidak bisa terus panas berlebihan ataupun tiba-tiba dingin. Maka aku harus mengontrol energi dingin dan panas dengan tetap."
"Aku pernah mengambil mustika ini dari seseorang. Dan aku tidak berpikir memerlukan hal itu. Aku bisa melakukan ini tanpa bantuan darimu." Huo Feng Huang sudah merasa telah tahu segala hal. Maka ia akan langsung mengambil mustika tersebut.
"Heh, apakah kamu mau mempertaruhkan hidup manusia tanpa dosa ini? Seharusnya kamu dengarkan aku kali ini. Saat ini kondisinya sangat berbahaya. Sumber panas ini sudah berada di tubuhnya sejak dalam kandungan. Dengan ini, aku bisa memastikan, pasti ini sudah turun temurun. Jika salah sedikit saja, ini sangat membahayakan nyawanya."
Tanpa mendengar ucapan Lianhua, Huo Feng Huang malah menyingkirkan tangan gadis itu. Ia merasa tindakannya sudah sesuai dengan yang seharusnya. Ia dulu juga pernah mengambil Mustika Naga Kuno dari tubuh seseorang. Nyatanya orang itu belum mati saat itu. Namun memerlukan pengobatan lagi untuk membuatnya sembuh.
Dalam kasus yang saat ini berlangsung, Mustika Naga Kuno sudah merasuk dalam setiap daging, setiap tulang, setiap darah hingga seluruh sel dalam tubuhnya telah terisi energi panas tersebut.
Lianhua tidak bisa membiarkan anak tak berdosa itu mengalami kematian. Tidakan kurang sabar dan kurang percaya dari sang raja iblis, membuatnya semakin tidak terkendali.
Mereka mulai berdebatan kembali karena perbedaan pendapat. Namun dari ilmu yang dalam pikiran Lianhua, tidak bisa dengan mudah mengurainya.
"Tunggu dulu! Kamu sebaiknya tidak gegabah seperti ini. Aku adalah tabib dan sudah mempelajari Kitab Dewi Lotus. Energi panas dari Mustika Naga Kuno telah menyatu di setiap selnya. Ini bukan terjadi selama puluhan tahun tapi mungkin lebih dari ribuan tahun. Umur anak ini tidak akan lebih dari sepuluh tahun."
"Lebih dari ribuan tahun? Tapi aku tidak bisa menyia-nyiakan semua usahaku. Aku tahu kamu tidak akan berebut ini denganku. Tapi aku rasa kamu tidak bisa memutuskannya. Aku tidak ada waktu untuk itu. Jadi tolong biarkan aku melakukannya."
"Tidak!" ucap Lianhua dengan tegas. "Kali ini coba dengarkan aku, Feng Huang. Jangan terlalu impulsif, yang hanya akan membahayakan nyawa. Sekarang tidak ada lagi yang dapat ku perdebatkan denganmu."
__ADS_1
Huo Feng Huang berharap tidak ada penolakan dari Lianhua. Di Hutan yang berada di sekitaran gunung, mereka harus mendapatkan mustika tersebut. Demi membuat tambah kuat.
***