Lianhua Nushen

Lianhua Nushen
Perlawanan Meighui Yinxing


__ADS_3

"Kenapa dia bisa datang kemari? Apa aku harus melawan iblis itu?" Meighui Yinxing tidak percaya ketika merasakan aura kehadiran sosok iblis yang sangat kuat. Bahkan melebihi kekuatannya sendiri.


Sejak awal mustahil untuk mengalahkan iblis yang berawal dari seorang dewa. Apalagi kalau dari bangsa dewa yang sudah dianggap punah sejak lama. Dewa Feniks yang kini sudah menjadi iblis berwajah merah, datang setelah beberapa hari tidak muncul. Karena merasakan ada sesuatu yang janggal.


"Sepertinya aku datang di tempat yang sangat tepat. Selain itu, bisa menyerap kekuatanmu untuk dijadikan kekuatan milikku. Tak pernah menyangka, siluman yang memiliki kultivasi lebih dari dua ribu tahun berada di depan mataku."


Shie Feng Hao atau yang biasa disebut dengan iblis berwajah merah, merupakan seorang dewa yang memilih jalan iblis. Berkultivasi dengan menyerap kekuatan iblis, binatang langit dan terutama siluman. Mereka sangat membantu demi meningkatkan kultivasinya.


Setelah wanita itu mengalahkan pemburu siluman, selanjutnya harus berhadapan dengan iblis berwajah merah yang jauh hebat dibandingkan dirinya. Namun tidak ada jalan untuk lari dari situasi seperti saat ini. Satu-satunya cara adalah dengan melawan atau bertahan menerima setiap serangannya.


"Mati ... mati-mati aku. Bagaimana mungkin mengalahkan iblis itu? Api miliknya terakhir kali membakarku dan membuatku hampir mati. Apalagi sekarang kekuatannya sedang dalam kondisi prima," gumam Meighui Yinxing.


"Ho ... ada seorang wanita cantik di sini?" Shie Feng Hao berjalan dengan sebuah senyuman kecil. Saat itu ia tidak dapat membunuh siluman bunga tersebut. Kini ia yakin mampu membunuhnya.


Saat keadaan tubuh dan kekuatan primanya, tidak akan ada yang mampu mengalahkan dirinya.


"Aku adalah Shie Feng Hao. Iblis Feniks yang kalian sebut sebagai iblis berwajah merah. Memang apa yang membuat kalian menyebutku berdasarkan wajahku? Ah, sayang sekali," decak Shie Feng Hao.


Tatapan iblis berwajah merah itu tertuju pada sebuah bangunan di belakang Meighui Yinxing. Ia merasakan ada dua energi besar lainnya. Apalagi energi besar itu lebih besar dari milik siluman wanita di depannya.


Meighui Yinxing tidak berani menatap mata iblis berwajah merah. Ia terlalu takut berhadapan dengannya. Apalagi porsi kekuatan di hadapannya bukan untuknya. Seharusnya ada orang lain yang mampu menahan iblis di depannya. Yang semakin dekat dan siap untuk membunuh.

__ADS_1


"Kau ... kau adalah siluman yang kutemui beberapa hari lalu? Setelah kultivasiku mencapai sepuluh ribu tahun, kau bukanlah lawanku. Dan sekarang sudah lebih dari itu. Maka kau bisa merasakan kekuatanku."


Iblis berwajah merah menunjuk siluman bunga mawar dengan kalimat ejekannya. Sebentar lagi akan memiliki banyak manfaat setelah menyerap seluruh kekuatan siluman di depannya. Apalagi ia juga akan mendapatkan kekuatan lain yang di belakang wanita lemah itu.


"Kau tidak pantas mengatakan itu!" sergah Meighui Yinxing. Lantas ia menyerang dengan taburan bunga mawar yang dapat menyertai energi qi dari setiap makhluk yang memilikinya.


"Lancang! Kau pikir kau siapa? Berani lancang di depanku? Maka akan kupercepat kematianmu." Dengan mudahnya, Shie Feng Hao menahan serangan Meighui Yinxing.


Keduanya terlihat pertarungan sengit. Meski perbedaan kekuatan mereka sangat jauh, membuat para warga berlarian. Gelombang kejut yang keluar, menyebar dan memukul banyak orang hingga menghempaskan mereka ke tempat yang jauh. Sebagian orang langsung mati ketika merasakan kekuatan keduanya.


Pukulan Shie Feng Hao membuat tangan Meighui Yinxing bergetar. Sensasi panas dirasakan tubuhnya yang hampir terbakar. Bagi iblis berwajah merah, hanya menggunakan sebagian kekuatan. Namun bagi siluman bunga mawar, telah menggunakan kekuatan penuhnya.


"Kau cukup hebat karena mampu menahan pukulanku, siluman lemah. Namun itu baru setengah dari kekuatanku. Kau jangan senang hanya karena berhasil menahan pukulan setengah kekuatanku ini."


Meski hanya pisau, dengan adanya racun mayat yang telah ditambahkan ke dalamnya, membuat repot iblis berwajah merah. Ia bahkan tidak berani menghadang pisau beracun tersebut.


Bukan hanya satu pisau yang dikeluarkan. Melainkan puluhan pisau beracun dilepaskan oleh siluman tersebut. Karena tidak mungkin menghindar terus, membuat Shie Feng Hao mengeluarkan api feniks dan membuat pedang dengan itu.


"Pedang api ini adalah bentuk ke dua dari pengendalian elemen. Untuk bentuk pertama hanya berbentuk api. Dan pengendalian level kedua adalah benda yang bisa digunakan sebagai senjata. Dan aku sudah melatih di tingkat ketiga. Yaitu bisa membuat api feniks milikku menjadi bentuk hidup."


"Sialan. Kenapa kau sangat sombong? Rasakan pisau beracunku!" Meighui Yinxing menggerakan pisau-pisau terbangnya menyerang lawan.

__ADS_1


Tak dipungkiri, gerakan pisau terbang beracun itu semakin membuat Shie Feng Hao kewalahan. Pedang api di tangannya menahan gerakan pisau-pisau kecil.


"Kalau begini terus, bisa kena racun itu. Baiklah, kuakui hebat dalam pengendalian senjata. Sekarang kau bisa merasakan kekuatanku ini."


Shie Feng Hao mengeluarkan api besar dan membentuk perisai besar untuk melindungi dirinya. Perisai berbentuk setengah bola besar, membuatnya aman dari serangan. Selanjutnya ia membalas serangan dengan membuat tombak dan melemparkan ke arah wanita siluman itu.


"Perisai bunga mawar!" Selanjutnya giliran Meighui Yinxing yang membuat perisai untuk menahan serangan. Namun ia sadar itu saja tidak cukup. Maka ia juga melesat meninggalkan titik serangan.


"Kau tidak bisa kabur dari sini. Sekarang pisau-pisau milikmu tidak ada yang menggerakannya, bukan?"


Pisau-pisau beracun dibakar dengan api feniks. Karena sudah tidak dikendalikan lagi, membuat gerakannya melambat dan mudah dihancurkan. Saat pisau-pisau itu semakin dekat dengan Shie Feng Hao, terbakar oleh api yang menyelimutinya. Membuar racun yang dibawa menguap. Selanjutnya api itu berubah menjadi palu besar dan menghancurkan pisau-pisau tersebut.


"Aku akan menghisap seluruh kekuatanmu sampai mengering." Shie Feng Hao melesat sangat cepat dan memukul keras Meighui Yinxing.


Wanita itu pun tersungkur ke tanah dan batuk darah. Ia tidak bisa bergerak akibat pukulan itu mengenai dadanya. Mengakibatkan jantungnya tertekan dan sulit untuk memulihkan diri. Apalagi tidak ada Lianhua yang kemungkinan bisa menyembuhkan dirinya dengan cepat.


Shie Feng Hao menyerap kekuatan Meighui Yinxing dengan memegang kepalanya. Ia menyerap dengan cepat dan tidak ada yang menolongnya.


Selesai menyembuhkan orang-orang dari racun mayat, Lianhua dan Huo Feng Huang keluar dari restoran yang dipenuhi pemburu siluman. Keduanya melihat Meighui Yinxing yang tidak berdaya. Sementara Huo Feng Huang sudah merasakan ada kekuatan besar yang ada di depan. Dan itu benar adanya, ada sosok iblis berwajah merah.


"Kukira sedang terjadi apa, ternyata ada seorang iblis yang datang. Nah, kau datanglah untuk bertarung denganku," ujar Huo Feng Huang. Meski saat ini kekuatannya berada di bawah iblis yang tengah menghisap energi Meighui Yinxing.

__ADS_1


"Heh, bocah. Kukira siapa, ternyata di alam semesta ini masih ada Dewa Feniks yang masih hidup. Kebetulan sekali, kita adalah satu keturunan. Mungkin dengan menyerap kekuatanmu, aku bisa menghancurkan alam dewa."


***


__ADS_2