
Sebuah tempat yang ditemukan oleh Huo Feng Huang adalah pantai indah, banyak orang beraktivitas di sana. Banyaknya para nelayan dan pedagang berada di pantai itu. Karena tidak ingin memperlihatkan kekuatannya, ia menghilangkan sayap di punggungnya. Ia meluncur ke dalam laut dan berlari di atas air.
Berlari di atas air merupakan hal yang wajar bagi para praktisi. Dengan qinggong miliknya, tidak mustahil bisa dengan bebasnya berlari tanpa takut jatuh. Namun ia merasakan ada yang mendekat. Sosok yang sangat besar dari dalam laut.
"Monster! Ada monster dari dalam laut! Monste!" teriak seorang warga yang kebetulan melihat sosok besar dari dalam laut.
Sosok itu seperti ikan yang berukuran sangat besar. Namun memiliki tangan dan kaki yang masih berbentuk sirip. Monster itu berukuran lebih besar dari perumahan warga. Bahkan hampir sebesar gunung. Membuat kepanikan orang-orang yang beraktivitas.
"Hehh, baru saja ingin beristirahat. Tapi sudah ada monster yang sebesar ini. Kau mengganggu saja!" Huo Feng Huang memukul monster itu dengan sekuat tenaga dan membuatnya terhempas ke udara.
"Kurang ajar! Kalau berani, hadapi aku! Manusia biasa tidak ada yang berani memukulku seperti ini." Monster itu pun kembali ke dalam laut dan mencari kesempatan untuk mengalahkan orang yang memukulnya.
Sementara di pantai, orang-orang yang tadinya berkerumun pun akhirnya berlarian menyelamatkan diri. Namun ada beberapa orang yang malah mendatangi bahaya. Mereka adalah orang-orang yang sedang mencari keberadaan monster yang dipercaya mendatangkan keberuntungan. Karena nilai jualnya sangat tinggi dan bisa membeli gunung sekalipun.
"Jangan biarkan monster itu lari. Akhirnya kita memiliki kesempatan juga. Pastikan dia tidak kabur." Pria yang menjadi pemimpin, memberi komando pada anak buahnya. Ia sangat bernafsu ingin mendapatkan monster itu.
Dengan membawa sebuah kapal besi, membuatnya semakin yakin akan kemenangan. Apalagi mereka juga memiliki senjata modern. Dengan meriam berukuran besar juga anak panah sebesar tombak telah disiapkan. Mereka hanya tingga mendekat dan menyerang secara brutal.
"Kali ini kita akan mendapatkan banyak hadiah. Setelah menangkap ini, saya berjanji pada kalian semua, akan mendapatkan kehidupan tak terhingga sampai tujuh turunan. Cepat serang!"
__ADS_1
Mereka mulai menembakan senjata ke arah monster laut yang buas. Sementara Huo Feng Huang yang melihat orang-orang nekat itu hanya bisa menghela nafas. Ia tidak tahu mengapa ada orang-orang nekat yang tidak sayang nyawa sendiri. Padahal monster laut itu sangat berbahaya.
Benar saja, monster laut tidak mempan dengan senjata mereka. Bahkan tombak dan senjata lainnya terpental kembali ke arah kapal besi. Monster laut yang sudah berada di dalam lautan telah bangkit karena merasakan kekuatan besar yang datang. Namun bukan dari manusia biasa seperti yang dilihatnya. Namun berasal dari belakangnya.
"Manusia-manusia bodoh. Aku akan memakan kalian semua!" teriak sang monster laut. Namun dengan bahasa yang hanya dirinya yang tahu. Karena itu bahasa dari bangsanya.
"Hei, tidak mungkin kau akan membunuh mereka, kan? Lawanmu ada di belakangmu. Jadi, hadapi aku saja. Jangan orang-orang bodoh itu." Huo Feng Huang tidak ingin terjadi korban manusia. Ia menarik ekor siluman itu agar menjauh dari para manusia lemah itu.
"Hehh, tidak kuduga, ternyata kau mengerti bahasaku. Dan kau akan ku kalahkan. Aku bisa mengambil kekuatan besar darimu." Monster laut pun menoleh ke arah Huo Feng Huang.
Dan monster laut membebaskan ekornya lalu menghempaskannya ke air laut. Sehingga membuat kapal besi itu mengalami dampaknya. Kapal oleng dan membuat orang-orang itu kewalahan. Beberapa orang bahkan terjatuh ke laut dan senjata mereka ikut tenggelam.
"Ini salah kalian sendiri karena melawanku." Monster laut telah membuat kapal hampir tenggelam dengan hentakan ekornya yang membuat air laut bergelombang.
Kini giliran sang raja iblis yang menghadapi monster berukuran besar itu. Pertarungan mereka dimulai dengan serangan bola api yang dihempaskan ke tubuh monster laut. Selanjutnya pria itu membuat pedang dari api untuk menebas ekor monster laut.
"Ekornya sangat keras." Huo Feng Huang tidak bisa memotong ekor yang terus bergerak itu. Bahkan kecepatan serangannya sulit untuk dikejar. Monster laut juga membiarkan Huo Feng Huang mencoba ekornya yang sangat keras. Bahkan bukan hanya ekornya saja, melainkan kulitnya sangat keras seperti baja.
"Ada aura panas dari tebasan pedangmu. Kau adalah keturunan Dewa Naga atau Dewa Feniks? Tidak kusangka kau bisa datang untuk menjadi makanan lezatku."
__ADS_1
"Tidak semudah itu. Kau yang akan menjadi makananku. Mungkin kau memiliki sesuatu yang dapat menambah kekuatanku. Karena itulah kau ditakdirkan menjadi mangsaku." Huo Feng Huang melesat dengan kecepatan tinggi dan kali ini ia mengincar matanya.
"Bodoh sekali! Kau pikir aku tidak tahu?" Monster laut pun memukul keras Huo Feng Huang yang ada di hadapannya. Namun ia kaget karena mengenai tubuh bayangan. "Sial!"
"Kau terkecoh dengan bayangan apiku, bukan? Asal kau tahu, aku bisa merubah api menjadi bayanganku." Huo Feng Huang menjadi banyak dan terlihat sama persis.
"Bayangan api? Luar biasa. Aku bisa melihat langsung kehebatan bangsa Feniks atau naga? Ah, kurasa kau berasal dari bangsa Naga Kuno." Monster laut menyerang seluruh bayangan Huo Feng Huang di depan matanya.
Tidak disangka, semuanya adalah bayangan. Sementara itu tidak terlihat Huo Feng Huang. Karena ukuran tubuhnya yang sangat besar, membuatnya kesulitan melihat pergerakan Huo Feng Huang. Ia juga tidak menemukan aura raja iblis itu. Karena Huo Feng Huang telah berhasil menyembunyikan auranya.
"Tidaklah mungkin kau bisa mengalahkan raja iblis. Monster rendahan sepertimu hanyalah mangsa bagi makhluk lain yang lebih kuat," kata Huo Feng Huang dengan sombongnya.
Huo Feng Huang mengeluarkan sayap api dan terbang dengan kecepatan tinggi l. Sehingga tidak terlihat oleh monster laut. Ia bisa menjadi orang yang lebih kuat setelah mendapatkan dua Mustika Naga Kuno. Kultivasinya sekarang sudah meningkat ribuan tahun.
"Di mana kau? Jangan bersembunyi dariku kalau berani!" tantang Monster laut dengan suara sangat keras. Bahkan suaranya menggetarkan bumi. Suara yang sangat keras terdengar sampai membuat manusia biasa mengalami gangguan pendengaran.
"Aku ada di sini. Rasakan ini!" Huo Feng Huang telah membuat sebuah pedang berukuran besar dan menebas leher monster laut. Namun pedang itu tidak sepenuhnya membuat monster laut kalah. Karena hanya berhasil menggores kulit yang sangat keras.
Kembali serangan beruntun ditujukan ke arah yang sama berkali-kali. Sehingga luka kecil itu perlahan melebar. Maka hanya itu yang harus dilakukan oleh Huo Feng Huang untuk menghadapi monster laut itu.
__ADS_1
"Kena kau!" Monster laut memukul Huo Feng Huang dengan tangannya yang berbentuk sirip. Karena siripnya sangat tajam, membuat perut Huo Feng Huang luka menganga lebar.
***