
Suasana ramai dengan orang-orang yang mulai berisik. Dan saat melihat Lianhua dan Huo Feng Huang bersama, membuat mereka iri. Bagaimanapun juga, mereka adalah orang asing yang membuat dengan masyarakat kota yang berada di pinggiran.
Tak ada banyak harta yang mereka punya. Hanya mengandalkan kemampuan untuk mendapatkan sesuatu dan menyelesaikan misi yang diberikan oleh orang-orang kaya. Seperti mencari tanaman obat, mencari hewan buas atau membantu pekerjaan lainnya.
Para petualang di pinggiran kota itu sangat sederhana. Namun kesederhanaan itu malah menyatukan semuanya. Setelah acara makan besar kemarin, barulah mereka tahu siapa yang telah menyiapkan makanan tersebut.
Banyak hal yang bisa dibicarakan oleh dua orang yang bersama. Namun momen itu harus ditahan terlebih dahulu. Di langit terlihat asap berwarna merah pekat. Dan aura iblis yang sangat mengerikan. Pertanda akan datangnya seseorang memiliki kultivasi yang tinggi.
Shie Feng Hao, sesosok iblis Feniks berwajah merah. Ia adalah iblis dengan kultivasi dua puluh ribu tahun. Itu merupakan sesuatu yang sangat mengerikan bagi seorang iblis yang berusia lebih dari tiga belas ribu tahun.
Iblis berwajah merah atau yang bernama Shie Feng Hao ini telah mencari keberadaan Huo Feng Huang dan Lianhua. Karena memiliki kultivasi yang cukup besar. Di sepanjang perjalanan, ia telah membunuh banyak Dewa-dewa kecil terdekat. Juga para siluman dan praktisi yang mempelajari jalan kultivasi. Mereka mati mengenaskan dan tubuhnya beberapa dibuang atau dibakar. Namun tubuh yang kuat akan dimakan sampai tulang belulang.
"Akhirnya menemukan kalian di sini, hehehe. Setelah membunuh siluman bunga itu, aku tidak mendapatkan lawan yang kuat. Namun kali ini aku akan panen besar, hahaha!"
Shie Feng Hao tertawa dengan keras. Ia langsung menyerang dengan kekuatan apinya yang besar. Lianhua dan Huo Feng Huang kesulitan untuk menghadang api yang menyerang mereka. Sementara ada manusia biasa yang harus mereka selamatkan.
"Apa yang terjadi? Panas sekali! Iblis? Iblis! Itu iblis!" teriak semua orang. Karena melihat wajah yang menakutkan dengan wajah merahnya.
Penampilan Shie Feng Hao sangat menakutkan. Begitu juga kekuatannya yang tidak terukur. Bahkan membuat orang-orang ketakutan sampai tak tahan dan menunduk ketakutan.
Nyawa di ujung tanduk dengan kekuatan penekanan yang sangat dahsyat. Huo Feng Huang dan Lianhua sendiri pun kesulitan berdiri. Setelah terkena satu serangan yang membuat mereka jatuh bersimbah darah di tanah.
Hua Tianzhi dan Huaxia Nushen yang berada jauh dari Lianhua dan Huo Feng Huang pun merasakan kehadiran iblis berwajah merah itu. Mereka panik dan segera mendatangi tempat di mana mereka meninggalkan Lianhua dan Huo Feng Huang.
__ADS_1
"Istriku, kau merasakannya juga? Sepertinya ada yang mengincar putri kita. Aku tidak tahan lagi untuk menghajarnya."
"Kau tenang saja. Tubuhmu masih terluka. Tidak bisa menyelamatkan siapapun. Aku akan coba menyembuhkan mu dengan cepat. Kitab Dewi Lotus, aku mohon bantuanmu."
Hua Tianzhi telah mempelajari Kitab Dewi Bunga Lotus. Ia harus cepat menyembuhkan suaminya. Ia berharap semuanya belum terlambat hingga mereka sampai di tempat putri mereka.
Huaxia tidak bisa menerima jika putrinya kenapa-kenapa. Ia akan menghancurkan siapa saja yang berani menyentuhnya. Bahkan jika harus menghabiskan seluruh kultivasi yang dimiliki, ia akan tetap membunuhnya.
"Aku tidak kuat lagi. Tekanan ini sangat kuat," keluh Lianhua yang mencoba menahan tekanan Shie Feng Hao.
"Bertahanlah, Lianhua. Kita tidak boleh mati di sini. Aku akan melakukan apapun untuk membuatmu aman. Sialan! Iblis kurang ajar! Hadapi aku, haaa!" teriak Huo Feng Huang.
"Hihihi. Bagaimana aku menghadapimu, anak bodoh? Kau adalah orang yang kucari-cari selama ini. Keturunan terakhir klan Feniks. Setelah meminum darahmu, memakan daging hingga tulangmu, tentu saja aku akan kembali menjadi Feniks yang sesungguhnya."
"Apanya yang tidak bermoral? Kalau begitu, kau tanya saja pada para Dewa di alam langit. Apa yang dimaksud moral itu? Tidaklah kau juga merasakannya? Hidup sebagai pecundang itu, sangat menyenangkan bukan? Hahaha!"
"Iblis! Lepaskan putriku! Akulah lawanmu!" teriak Huaxia Nushen. Meskipun belum sepenuhnya sembuh, ia ingin segera membebaskan Lianhua dari penderitaan.
"Kamu belum sembuh. Putri kita masih akan sekarang. Jangan impulsif!" Hua Tianzhi mencoba menghentikan suaminya. Namun ia tidak dapat melakukan itu. Ia hanya bisa mengikuti di belakang.
"Tidak bisa! Kau tenang saja. Kita hadapi bersama. Aku yakin, kita akan menang jika bersama." Huaxia meyakinkan Hua Tianzhi. Segera ia menggunakan kekuatannya untuk mengeluarkan Lotus Es.
Lotus Es, merupakan serangan yang mematikan. Di mana ia akan menyerap energi spiritual penggunanya dengan sangat cepat. Bergerak dengan lambat tapi serangannya akan menimbulkan sensasi dingin yang teramat. Bahkan dapat membekukan daratan.
__ADS_1
"Dasar sialan! Datang pengganggu lain. Kekuatan ini ... ternyata kau masih hidup, Huaxia Nushen! Aku akan membunuhmu juga!"
"Ternyata iblis Feniks! Aku rasa kau salah paham padaku. Aku tidak pernah berurusan denganmu. Tapi kau menyakiti putriku. Maka hanya bisa mati!"
"Kurang ajar! Tidak sempat." Shie Feng Hao meringis kesakitan. Rasa dingin yang tiba-tiba menghadang membuatnya hampir membeku. "Api Neraka Feniks!"
Dengan kekuatan Api Neraka Feniks, Shie Feng Hao memungkinkan mencairkan tubuhnya. Namun ia harus rela meninggalkan Huo Feng Huang dan Lianhua untuk sementara. Fokus utamanya adalah menghentikan Lotus Es tersebut.
"Akhirnya kita selamat. Tapi orang-orang ini pingsan semua. Dan, siapa yang menolong kita? Kenapa rasanya sangat dingin?" Huo Feng Huang membakar dirinya untuk membuatnya tidak membeku.
"Dingin sekali. Apa yang terjadi?" Sementara Lianhua juga menggigil kedinginan. Ia tidak bisa menahan lebih lama lagi.
"Tidak. Aku akan membawamu pergi menjauh." Huo Feng Huang menangkap Lianhua dan menyalurkan energinya untuk menghangatkannya. Lalu melesat dengan cepat meninggalkan tempat itu.
Huo Feng Huang terbang menjauh dari area yang sangat dingin. Ia melihat Shie Feng Hao hampir membeku. Sementara di depannya ada es berbentuk bunga lotus. Meskipun tidak terlalu besar, itu memiliki kekuatan spiritual yang sangat kuat. Bahkan api Feniks sangat sulit untuk mencairkannya.
"Uhukk! Ini adalah batasanku. Sekarang putri kita sudah menjauh. Tolong habisi iblis ini." Huaxia menyuruh istrinya untuk membunuh iblis yang semena-mena itu. Berharap bisa menjauhkan diri dari marabahaya.
"Teratai Penghabisan! Seribu Teratai Penghancur!" teriak Hua Tianzhi. Ia mengeluarkan ribuan teratai dan mengarahkan semuanya ke arah Shie Feng Hao.
"Kalian! Kalian bermain kotor! Aku tidak terima mati tanpa membawa kalian! Matilah bersamaku, haaa!" Shie Feng Hao mengerahkan seluruh kekuatannya, bersiap meledakan diri.
Saat keadaan putus asa, Shie Feng Hao memikirkan cara penyelesaiannya. Ia tidak rela jika mati sendiri dalam pertarungan. Dengan meledakan diri, maka ia bisa menghancurkan satu daratan.
__ADS_1
***