
"Ohh, kau mau menghancurkan pagoda ini? Mana mungkin kau bisa melakukannya? Hanya dengan dirimu? Ketahuilah, di atas sana masih ada sepuluh orang yang bahkan tidak bisa kau kalahkan salah satunya."
Siluman kucing tidak membiarkan Huo Feng Huang menghancurkan tempatnya. Dengan cara menyergap sebelum membuat api besar. Namun serangan yang ia lakukan sia-sia karena Huo Feng Huang memiliki tubuh yang sangat keras.
"Kenapa tubuhmu seperti ini? Apakah kau memiliki baju pelindung atau apa?" Siluman kucing yang kecewa karena tidak bisa menghancurkan tubuh Huo Feng Huang. Karena tidak bisa dihancurkan, ia akan membakar saja dengan api yang ia miliki.
"Meskipun kau sudah menggunakan cermin ini, kau tidak mungkin menyamai apiku. Dan pertahanan yang kumiliki ini bukanlah pertahanan biasa. Apa kau tahu artinya apa?" Huo Feng Huang memfokuskan apinya dan segera menyerang siluman kucing dengan cepat.
Siluman kucing mengira pertahanannya sama dengan yang dimiliki oleh Huo Feng Huang. Namun nyatanya tubuhnya langsung jebol karena serangan itu. Membuatnya mati seketika tanpa tahu bagaimana bisa kalah.
"Api milikku bukan api yang sembarangan ditiru oleh makhluk rendahan sepertimu." Huo Feng Huang pun membakar siluman kucing sampai menjadi debu. Debu yang langsung lenyap karena saking panasnya api yang dikeluarkan olehnya.
Setelah membunuh musuhnya, pria itu menatap ke atas dan mengumpulkan energi api yang sangat besar di tangannya. Ia mengolah api dan menelannya sampai mengecil dengan tekanan yang ia berikan. Namun ia terus menambah jumlah api di tangannya hingga api itu kembali membesar. Saat kembali membesar, ia kembali menekannya agar lebih padat dan menjadi ukuran lebih kecil.
Butuh waktu baginya mengeluarkan api dari tangannya lalu dipadatkan dengan kecepatan tinggi. Dengan menekan menjadi bentuk yang lebih kecil terus menerus. Hingga tidak bisa tertahan oleh tangannya yang merasa bola api itu semakin berat.
"Pertama harus mencari letak potongan rohku. Di mana keberadaannya sekarang?" Sambil mengolah api yang sangat hebat itu, Huo Feng Huang juga mendeteksi keberadaan rohnya yang berada di dalam Pagoda Langit Seribu Bintang.
Nama Pagoda Langit Seribu Bintang menurutnya terlalu panjang dan mengada-ada karena memiliki keanehan. Ia tidak tahu siapa yang mengurung rohnya di tempat ini.
__ADS_1
"Nah, kalau begini kan enak. Saatnya untuk menghancurkan tempat ini." Setelah mendapatkan lokasi di mana rohnya berada, pria itu pun langsung menghancurkan tempatnya berada.
Ledakan dahsyat terjadi dan terdengar sampai jarak jauh. Itu adalah ledakan yang bisa menghancurkan gunung sekalipun. Namun karena ada sesuatu kekuatan yang luar biasa dari menara itu, membuatnya mengalami kejadian luar biasa.
"Siapa yang menghancurkan pagodaku? Dia harus mati sekarang juga!" Seorang pria tua muncul dengan terbang dari reruntuhan pagoda.
Orang-orang yang disekitarnya menonton apa yang terjadi. Berkerumun dalam lingkaran besar, agak menjauh dari menara yang megah tiba-tiba hangus terbakar.
"Jadi benar, ada seorang dewa yang menunggunya di sini. Tidak disangka, seorang dewa bahkan memerlukan bantuan siluman untuk menjaga tempat ini. Maksudnya menjaga rohku. Sekarang aku akan merebut roh itu darimu."
Huo Feng Huang terbang ke atas dan berhadapan dengan dewa tua yang sedang menunggu. Ia memiliki pecahan roh yang disimpan dalam sebuah artefak berbentuk botol. Dewa itu merasakan adanya orang yang sangat hebat dalam reruntuhan itu.
"Aku adalah raja iblis yang suatu hari nanti menghancurkan alam langit dengan kekuatanku! Hei, kau Dewa Tua! Berikan pecahan roh yang ada di tanganmu! Maka akan ku biarkan kau mati tanpa penyesalan!" teriak Huo Feng Huang dengan suara lantang.
"Raja Iblis? Maksudnya mau adalah Huo Feng Huang? Hahaha! Kau sudah bebas dari belenggu Formasi Bintang? Sayang sekali, formasi seperti itu tidak mudah dihancurkan. Apalagi raja iblis Huo Feng Huang tidak memiliki kekuatan lagi. Jangan becanda kau anak muda!"
Dewa tua itu pun mengeluarkan sebuah sinar yang diarahkan ke arah Huo Feng Huang. Sang raja iblis pun menghindar dengan cepat. Membuat sayap dari api yang keluar dari punggungnya. Ia melesat dengan kecepatan tinggi untuk langsung menyerang.
"Kecepatanmu sangat hebat, anak muda. Jika kau dapat kesempatan lagi, mungkin bisa berkultivasi selama seribu tahun, ku jamin kau akan lebih hebat dan berpotensi menjadi dewa."
__ADS_1
"Jangan banyak bicara. Sekarang terima ini!" Huo Feng Huang menyerang dengan pedang apinya ke arah dewa tua di depannya. Namun serangannya tidak ada yang berhasil mengenai dewa tua itu.
Tubuh dewa yang berhadapan dengan raja iblis pun tembus. Hal itu membuatnya semakin kesal dan ingin kembali menyerang dengan cepat. Serangan demi serangan tidak ada yang bisa menembus tubuh dewa yang bagaikan bayangan.
"Kau juga seorang dewa? Aku merasakan ada jiwa dewa, iblis dan manusia dalam dirimu. Namun kau lebih seperti ... aaaa, apa yang terjadi? Mengapa ada hal seperti ini?" Dewa itu merasakan sesuatu yang tidak asing dari diri Huo Feng Huang. Meski terasa mustahil itu akan terjadi.
Dewa Penjaga Roh adalah seorang dewa yang ditugaskan oleh Kaisar Langit untuk menjaga potongan roh Huo Feng Huang. Dengan kekuatan cahaya, dapat bergerak dengan kecepatan tinggi dan mampu membakar atau membunuh hanya dengan menunjukkan jarinya.
Melihat aura yang dimiliki oleh Huo Feng Huang, sudah terlihat jelas ada tiga jiwa dan roh yang bersemayam di tubuhnya. Yaitu jiwa Naga Kuno dan jiwa Iblis bencana. Selain itu ada juga roh Huo Feng Huang.
"Kemungkinan kau adalah Huo Feng Huang ada benarnya. Tapi aku tidak ada alasan untuk menyerah padamu. Tidak peduli apa, kau yang sekarang tidak bisa menghadapiku sebelum mendapatkan rohmu kembali. Mustika Naga Kuno dan Mustika Iblis Bencana tidak ada apa-apanya bagiku."
Dewa tua itu pun menyerang dengan jarinya. Mengeluarkan sinar yang bisa menghancurkan gunung sekalipun. Jika tidak menghindar, bukan tidak mungkin Huo Feng Huang masih bisa lolos. Namun tetap saja serangannya sangat berbahaya jika kena. Bahkan dewa pun belum memperlihatkan kekuatan aslinya.
Dewa tua itu terbang dengan kecepatan tinggi dan memukul mundur Huo Feng Huang dengan tangan kosong. Bahkan hanya terkena efek kejut, membuatnya terlempar jauh. Menembus beberapa tembok rumah.
"Ketahuilah kau, Huo Feng Huang. Kau tidak bisa mengalahkanku dengan dirimu yang sekarang. Jika kau bisa lolos dari Formasi Bintang, bukan berarti kau bisa lolos dariku."
Dewa tua itu sedang melihat kembali dengan mata batinnya. Apakah yang ada di hadapannya memanglah Huo Feng Huang. Namun ia dibuat terkejut dengan sosok di depannya. Yang ia serang sama dengan dirinya. Huo Feng Huang berubah menjadi dewa tua yang berkekuatan tinggi.
__ADS_1
***