Lianhua Nushen

Lianhua Nushen
Bayangan Pembalik Situasi


__ADS_3

"Berpikir, ayo berpikir, Lianhua. Kamu pasti bisa melakukannya." Dengan menyemangati diri sendiri, Lianhua mendapatkan energi yang lebih besar.


Untuk menaklukan api yang memiliki tingkat kesulitan itu, tidak mudah untuk didapatkan. Namun sekarang ia sudah memiliki beberapa elemen yang ia coba. Pertama ia mengeluarkan tanah dan air. Membentuk perisai dan memadatkannya dengan angin. Membuat putaran sehingga air dan tanah bisa menyatu dengan sempurna.


Kobaran api dari kelopak bunga lotus telah menjadi bentuk naga. Maka Lianhua membuat penjara dari tanah yang dicampur dengan air. Memutar dan mengaduk dengan elemen angin. Apalagi jika berhadapan dengan api, maka itu bahkan dapat memperkuatnya lagi.


Dengan langkah yang sempurna, terciptalah penjara yang mengurung naga api yang terbentuk dari kelopak bunga lotus. Kesempatan bagi Lianhua untuk mengambil kelopak tersebut. Setelah mendapatkannya, yang tersisa adalah rasa lapar seperti biasanya. Bahkan ia bisa menelan gunung untuk membuat rasa laparnya reda.


Kembali ke alam dunia, Lianhua berhadapan dengan Long Kongque yang menyerang dengan kekuatan penuh. Sementara Lianhua yang sudah sadar, kini mulai membuat perisai seperti yang dilakukan saat berada di alam bawah sadarnya.


Dalam waktu singkat, bukan hanya membuat perlindungan, bahkan Lianhua dapat menyerang balik. Meski kekuatannya sudah kembali, rasa laparnya semakin meningkat drastis. Ia tidak menemukan makanan apapun di sekitarnya. Sehingga ia harus segera menyelesaikan pertarungannya.


"Hahaha! Kau lihat itu Lianhua! Sekarang kau sudah pasti mati!" Long Kongque masih menghujani Lianhua dengan duri-duri tajam yang terbuat dari bulu-bulunya. Belum menyadari mangsanya telah berbuat sesuatu.


Sementara Huo Feng Huang yang telah kembali mendapatkan kekuatannya, telah bersiap menyerang balik. Ia sudah menyerap cukup energi spiritual. Meski tidak bisa mengembalikan kondisi seratus persennya. Itu sudah cukup karena meski lawan bertarungnya memiliki kultivasi lebih tinggi, juga akan kesulitan menghadapi api Dewa Feniks.


"Aku tidak berpikir untuk membunuh kalian semua. Namun niat kalian adalah membunuhku. Tidak peduli apa, aku hanya membela diriku sendiri."


Menciptakan sebuah artefak dari sisik iblis bencana. Dengan api Feniks yang sangat panas, membuatnya tertempa dengan baik. Apalagi Huo Feng Huang memiliki dua jenis api yang sama-sama memiliki suhu yang sangat panas.


Huo Feng Huang membuat tiruan dirinya dengan apinya. Bayangan api miliknya sama persis dengan aslinya. Juga menggunakan perisai dari sisik iblis bencana yang diamilnya. Kemudian dari setiap bayangan, ia menciptakan pedang berukuran besar.

__ADS_1


"Sekarang giliranmu membalikan situasi. Bayangan Pembalik Situasi, sepertinya cocok untuk nama jurusku ini. Kalian sudah main-mainnya, bukan?"


"Bagaimana mungkin? Apa yang kau lakukan? Mengapa kau menjadi banyak begini?" Zhuque Shen yang berada di barisan depan bergidig ngeri. Ia bahkan tak bisa bergerak untuk beberapa saat.


Sementara tiga dewa lainnya begitu melihat bayangan yang terlihat sangat nyata pun tak kalah terkejutnya. Mereka tidak bisa berkata-kata, hanya bisa menyaksikan tekanan dalam pertarungan.


Huo Feng Huang asli bergegas meninggalkan pertarungan. Fokus utamanya adalah menyelamatkan Lianhua. Ia juga menghancurkan formasi yang mengurung gadis itu bersama dengan Long Kongque.


Di dalam formasi, Lianhua juga sudah memiliki perlindungan sendiri. Namun tidak baik jika terus mengandalkan perlindungan dari tanah yang dipadatkan.


Huo Feng Huang kembali membuat lima bayangan untuk mencabut bendera yang tertancap di tanah. Untuk membatalkan formasi, tentu harus menghancurkan titik formasi berada. Tak butuh waktu lama, kelima bayangan telah membakar bendera formasi yang dipasang Long Kongque.


Serangan yang dilakukan oleh Long Kongque masih berlanjut. Meski tidak melukai Lianhua, ia juga menganggapnya sudah mati. Namun setelah formasinya hancur, membuatnya sadar, tidak bisa mengalahkan Huo Feng Huang.


Menyadari kedatangan Huo Feng Huang, membuat Long Kongque kabur. Ia tidak bisa menandingi lawannya. Ia juga merasa kesal karena mengira teman yang ia bawa tidak berguna. Karena membiarkan raja iblis lolos dari pertarungan.


Kekecewaan belum selesai sampai tahap seperti itu. Tepatnya lima bayangan Huo Feng Huang mengepung Dewi Merak Hijau tersebut. Sedangan kekuatan spiritualnya sudah dihabiskan untuk mengalahkan sasaran utamanya.


"Kurang ajar! Kenapa kamu bisa menjadi banyak? Tidak ada cara lain. Harus menggunakan artefak lagi. Cermin Pembuat Bayangan."


Sebelum Cermin Pembuat Bayangan digunakan, terlebih dahulu bayangan Huo Feng Huang membakarnya. Dengan api Feniks digabungkan dengan api naga, membuat kualitasnya bertambah. Sehingga meski dihadapkan dengan artefak langit, hanya bisa menghancurkannya saja.

__ADS_1


"Ceroboh sekali. Berapa banyak artefak yang kau miliki? Sebagai seorang Dewi kecil, bagaimana mungkin bisa memiliki banyak artefak sekaligus? Keluarkan semuanya!"


"Kau! Aku akan membunuhmu! Huo Feng Huang, lawan aku sampai mati! Kepompong Kura-kura!" Sebuah artefak langit yang dikeluarkan kali ini, adalah artefak yang dapat menahan segala jenis serangan.


"Ouh, aku sepertinya tertarik dengan artefak itu. Bagaimana jika kau berikan padaku?" Huo Feng Huang tiba-tiba sudah ada di belakang Long Kongque.


Lianhua sudah lolos dari bahaya. Ia langsung meninggalkan pertarungan bersama Huo Feng Huang asli. Sisanya hanyalah beberapa bayangan yang terbuat dari api. Meski tidak bertahan lama, sudah membuat mereka bisa kabur.


Keempat Dewa masing-masing harus melawan sepuluh bayangan Huo Feng Huang. Mereka kewalahan karena staminanya terkuras dengan drastis. Meski memiliki kemampuan masing-masing bangsa Dewa, mereka sejatinya bukan lawan Huo Feng Huang.


"Kau sangat tidak masuk akal, Huo Feng Huang! Mengapa kau melakukan trik kotor seperti ini?" Zhuque Shen menolak adanya pertarungan yang ia anggap tidak adil.


Sayangnya kelima bayangan tidak peduli. Mereka membakar dewa Vermilion dengan mengepungnya. Meski tidak langsung bisa mengalahkan, bayangan api setidaknya dapat menahan.


Bianfu Shen yang tidak tahu apapun, harus mengalami hal buruk. Ia sebenarnya memiliki kultivasi lebih tinggi. Namun saat ia menyerang salah satu bayangan api, bayangan api lainnya menyerangnya dengan efek panasnya. Sehingga dapat membuat luka dalam.


"Apakah kau gila? Kenapa dengan kekuatan tak masuk akal ini?" Begitu juga dengan Shan Yin Shen. Ia sudah mencoba terbang dengan kecepatan tinggi. Namun kecepatannya dapat diikuti oleh lima bayangan api.


Serangan pedang api membuat luka gores terasa panas. Para Dewa kini sudah tak berkutik lagi menghadapi bayangan api. Karena saat mereka berhasil menyerang pun, bayangan api hanyalah bayangan api yang hanya akan tertembus jika terkena serangan. Sebaliknya, malah saat menyerang, menimbulkan efek panas yang melebihi panas api dewa pada umumnya.


Waktu yang telah dimiliki semakin menuju pada batasnya. Sehingga kekuatan bayangan api melemah. Sebagai serangan terakhir, mereka meledak secara bersamaan. Membuat para dewa itu mengalami luka serius. Meski tidak dapat membunuh mereka.

__ADS_1


Long Kongque yang tak dapat menahan emosinya pun tak dapat berkutik. Ketika belasan artefak yang dibawanya berakhir hancur sebelum digunakan. Luka bakar telah membuat Long Kongque kehilangan banyak energi spiritual. Terjatuh di atas tanah dengan posisi terlentang.


***


__ADS_2