Lianhua Nushen

Lianhua Nushen
Huo Feng Huang Vs. Siluman Burung


__ADS_3

"Anggap saja kau beruntung karena melihat kehebatan seratus tahun kultivasiku. Karena kau yang pertama melihatnya." Siluman burung mulai berkonsentrasi mengumpulkan semuanya. Ia sudah sangat jengkel karena diremehkan terus oleh siluman-siluman lain. Namun kali ini ia tidak ingin lari.


"Keputusanmu memang tepat karena sebentar lagi akan mati. Sebelum menyentuh para gadis di sana, mungkin kau akan bisa menemukannya di neraka."


Huo Feng Huang sengaja menunggu sampai siluman burung selesai. Karena ingin mengukur kekuatannya saat ini. Karena yang dilawan adalah siluman seratus tahun, ia merasa bisa mengalahkannya.


"Kurang ajar kau. Sebaiknya kau siap-siap untuk mati! Hiiiyyyaaa!" teriak siluman burung. Udara panas mengelilingi tubuh sang siluman. Dan membuat rumput di sekitarnya gosong.


"Sepertinya itu batasanmu. Untuk siluman yang bahkan belum mencapai bentuk manusia, masih berani melawanku. Lupakan saja kalau tadi aku memujimu."


Huo Feng Huang merasa masih sanggup melawan siluman di bawahnya. Walau ia sendiri masih cukup lemah untuk ukuran raja iblis. Setelah siluman burung berhasil meningkatkan kekuatan seratus tahunnya, ia sudah menjadi lebih kuat seratus kali lipat.


Selanjutnya, siluman burung terbang dengan kecepatan tinggi. Memotong udara dengan kepakan sayapnya. Sehingga apapun yang di depannya akan terpotong. Kekuatan dahsyat itu, nyatanya berhasil menumbangkan beberapa pohon dalam satu kepakan sayap.


Huo Feng Huang juga harus menghindari serangan. Walaupun merasa kekuatan siluman burung masih di bawahnya, serangannya cukup berbahaya. Kena sekali saja, bisa melukai tubuhnya. Pria itu menghindari setiap serangan pemotong udara yang digunakan siluman burung.


"Kau cukup hebat bisa menghindari serangan udaraku. Sekarang terimalah ini!" teriak siluman burung. Ia mengeluarkan jarum-jarum yang terbuat dari bulunya. Dengan ukuran yang kecil dan tajam, jika ditembakan ke segala arah, akan sulit dihindari.


Berbeda dengan serangan pemotong udara, serangan jarum bulu sulit untuk dihindari karena menyebar. Dengan kecepatan tinggi, dengan jangkauan luas. Huo Feng Huang menghindari serangan dengan bersembunyi di balik pohon.


Jika serangan pemotong udara yang serangannya terfokus ke area tertentu, serangan jarum bulu bisa menembus kayu sekalipun. Meski langsung hancur setelah mengenai targetnya. Saat bersembunyi di pohon, pohon itu yang terkena tembakan jarum. Namun tidak sampai ke arah Huo Feng Huang.


"Daya serang lebih berbahaya serangan pemotong udara. Tapi tingkat keakuratan, lebih tepat menggunakan jarum dari bulunya. Tapi jarum-jarum yang dibuat dari bulunya akan segera habis. Siluman memerlukan waktu lebih lama tumbuh bulu, daripada burung asli."

__ADS_1


Walau demikian halnya, tidak membuat sang siluman menyesal. Ia menyesal jika tidak bisa mengalahkan orang yang menghalanginya. Jika orang itu kuat, ia juga bisa mengambil kekuatannya dengan memakannya.


"Apa yang kamu katakan, hah? Entah kamu manusia atau siluman sepertimu, setidaknya kamu lebih lemah dariku sekarang."


Tiba-tiba siluman burung berada di belakang Huo Feng Huang. Fisik siluman itu layaknya seekor burung dengan tambahan bulu dan tangan. Sementara fisiknya juga sebesar manusia. Sayapnya yang lebar digunakan untuk memberi tekanan udara. Sehingga membuat raja iblis tertekan dan sulit bergerak. Selanjutnya cakar yang di kakinya bisa menahan serta mencabik-cabik tubuh pria itu.


Siluman burung mengulas senyum ketika melihat kematian lawannya ada dalam kendalinya. Ia berpikir bahwa dirinya adalah yang terkuat di kota Chunfeng. Tidak tahu bahaya yang di depan mata, ketika sebuah tinju ditujukan ke arahnya.


"Bagaimana dengan ini?" Huo Feng Huang telah mendaratkan pukulan telak ke punggung siluman burung.


"Akhh! Bagaimana bisa?" Terlambat menyadari adanya serangan, membuat siluman itu mengalami luka serius. Setelah terkena serangan di punggung, ia muntah darah dan tersungkur di tanah.


"Hanya ini saja kekuatanmu? Jika tidak ingin mati, seharusnya kau terbang dan tidak muncul lagi di hadapanku. Tapi takdirmu adalah kematian. Karena akan sulit untukmu kabur dari sini."


"Dasar siluman burung. Ternyata kau memiliki sesuatu yang menarik." Huo Feng Huang menelisik tajam pada siluman burung.


Segel yang digunakan oleh siluman burung adalah sebuah formasi teleportasi. Sebuah formasi berbentuk lingkaran yang dibuat dengan darah siluman burung, membuatnya bisa memanggil rekan-rekannya dari alam roh.


"Ada yang memanggil kami? Ohh, ternyata siluman seratus tahun kita. Hahaha! Sebelum mati, malah memanggil kami." Siluman burung wanita lain, muncul dan melihat pemanggilnya sudah hampir mati.


"Sebaiknya kau istirahat untuk selamanya. Percuma menjadi siluman burung tapi sangat lemah dan tidak tahu arti dari kecantikan abadi." Siluman burung dengan kultivasi dua ratus tahun muncul dengan kepala terlebih dahulu.


"Hanya siluman bodoh yang menggunakan pemanggilan seperti ini. Keputusan ini telah membawamu ke dalam keputusasaan." Siluman burung satu-satunya pria di antara mereka menginjakan kakinya. Juga menghapus darah pemanggilan.

__ADS_1


"Oh, ada tiga siluman burung lain? Lebih baik aku harus berhati-hati." Menyadari jumlah mereka yang ada tiga, membuat Huo Feng Huang waspada. Ia tidak bisa menganggap remeh ketiga siluman yang baru datang dengan tiba-tiba.


"Ohh, seorang sepertimu bisa mengalahkan siluman burung seratus tahun kami? Siapa sebenarnya kamu ini? Manusia atau siluman?"


"Kau tanya siapa aku ini? Biarkan ku beri tahu pada kalian. Aku adalah raja iblis, Huo Feng Huang!" Dengan percaya diri, ia memperkenalkan dirinya. Biarpun tidak ada yang akan percaya, tidak mengapa. Karena tujuannya memperkenalkan diri hanya sebagai basa-basi.


Entah bisa menang atau tidak, yang jelas harus kembali hidup-hidup tanpa membuat tiga siluman mendekati Lianhua. Keselamatan gadis itu adalah hal yang harus dijaga olehnya.


"Hei, Pria Tampan ... apakah kau berpikir untuk kabur dari sini? Tapi sepertinya kau hanya manusia biasa. Atau setidaknya seorang pemburu siluman. Hanya saja, di mana perlengkapan yang biasa dipakai pemburu? Kemungkinan lain kamu adalah siluman juga."


"Hey, saudaraku. Mungkin dia hanya kebetulan membunuh siluman lemah kita. Tapi aku tidak mencium aura siluman ataupun manusia dari tubuhnya. Kemungkinan dia seorang dewa?"


"Apapun itu, mungkin kita akan mengetahuinya ketika bertarung. Ayo kita selesaikan segera." Siluman burung pria mengajak kedua saudarinya untuk menghadapi Huo Feng Huang.


Ketiganya maju bersamaan dengan terbang ke atas. Membuat serangan dengan jurus yang sama dengan siluman burung yang sudah mati. Huo Feng Huang sulit menghindari serangan yang dua kali lipat lebih cepat. Juga jumlah musuhnya ada tiga, membuat serangannya menyebar ke tiga arah.


"Setidaknya ini masih bisa diatasi. Tapi jangan sampai ketiganya putus asa seperti sebelumnya. Malah semakin merepotkan."


"Hahaha! Ternyata dia sangat lemah. Hanya bisa menghindari serangan kita. Sampai kapan akan terus begini?" Rasa jumawa dalam diri siluman burung pria. Karena merasa kekuatannya di atas segalanya.


"Yang paling berbahaya ada di sini." Tiba-tiba Huo Feng Huang sudah berada di belakang siluman pria. Karena tidak ingin pertarungan semakin lama, maka ia langsung memberi serangan terkuatnya.


"Si-al! Sejak kapan?" Terlambat. Siluman itu sudah terkena serangan terkuat raja iblis. Membuatnya tersungkur ke tanah dengan tulang sayap patah.

__ADS_1


***


__ADS_2