Lianhua Nushen

Lianhua Nushen
Iblis Berwajah Merah


__ADS_3

"Bisa-bisanya manusia ini santai seperti ini. Padahal nyawanya sudah terancam. Apakah dia berpikir, pemburu siluman dapat menolongnya? Kurasa tidak akan pernah."


Siluman wanita itu terus menyerang Xun'er dengan beringas. Serangan beruntun membuat perempuan itu hampir gagal merapalkan mantra. Namun dengan cepat ia kembali mengibaskan pedangnya. Dengan menahan serangan siluman penghisap roh.


Lianhua mundur ke belakang agar tidak menggangu pertarungan mereka. Namun ia merasakan ada kekuatan lain yang sedang menuju ke arahnya. Ada kekuatan besar dengan aura hitam pekat.


'Apakah di sini masih banyak silumannya? Padahal ini adalah ibukota.' Lianhua memperhatikan sekitarnya. Ada serangan mendadak ke arahnya. Namun ia menangkis dengan jarum kecil. Ia belajar di alam bawah sadarnya, bukan hanya mengambil kekuatan kelopak bunga lotus saja. Di dalam alam bawah sadarnya ia juga belajar banyak.


"Firasatku tidak pernah meleset. Aku dari pagi sudah melihatmu makan terlalu banyak. Tidak disangka, ini adalah sebuah kejutan besar bagiku. Ada kemungkinan kau adalah siluman atau iblis kecil." Seorang pria dengan wajah berwarna merah dan memiliki dua tanduk di dahi.


"Aku tidak mengenalmu sama sekali. Kurasa kita tidak ada urusan sama sekali. Maaf, aku harus meninggalkan tempat ini. Ada banyak pekerjaan yang ingin ku lakukan."


Dengan tubuh bergetar, Lianhua memejamkan matanya. Terlalu sulit bagi Lianhua untuk menghadapi pria yang memiliki tampilan berbeda dari manusia biasa. Tentu saja pria itu adalah seorang iblis.


"Heheheh ... untuk ukuran seorang gadis kecil sepertimu, rasanya tidak mungkin memiliki keberanian seperti ini. Hanya saja aku tidak menyangka, ternyata ada makhluk lain yang ada di sekitar sini. Kurasa kita pernah bertemu di suatu tempat, Lianhua Nushen."


Mendengar namanya disebut, membuat Lianhua semakin gemetar. Ini juga karena aura yang terpancarkan pria itu begitu kuat dan mengintimidasi. Kekuatan pria misterius itu masih jauh di atas Lianhua. Sementara ia tidak tahu ada hubungan apa antara dirinya dengan pria yang memanggil namanya.


"Aku tahu juga rasanya dikhianati oleh seseorang. Dan bagaimana kau tidak mengingatku di masa lalu? Ahh, aku melupakan sesuatu itu." Pria itu menjulurkan lidahnya yang panjang. Ia tidak perlu mengikat atau menahan Lianhua karena tentu saja tidak ada yang bisa lari darinya.


"Sebenarnya ... kau ini siapa? Dan bagaimana kau mengenalku? Atau mungkin aku yang sudah lupa. Lupakan semuanya." Lianhua berpikir, pria itu ada hubungannya dengan masa lalu saat masih menjadi seorang dewi. Namun ia masih belum mengingat semuanya.

__ADS_1


"Ohh, bukan hanya kau saja yang terkejut, Dewi Lianhua. Begitu mendengar kau dihukum oleh Kaisar Langit, aku kira kau akan dilahirkan beberapa bulan lagi. Tapi nyatanya kau masih diturunkan menjadi manusia biasa seperti ini. Sayang sekali, kau tidak bisa melihat matahari terbit lagi esok hari."


"Aku belum mau mati. Tapi aku tidak mungkin mengalahkanmu. Sebenarnya ada dendam apa kau padaku?" tanya Lianhua berhati-hati.


"Tidak. Kau tidak punya salah apapun. Dan sebenarnya kita juga tidak pernah bertemu. Aku hanya ingin mengundangmu ke suatu tempat. Bolehkah? Oh, aku hampir lupa. Namaku adalah Shie Feng Hao."


"Shie ... Feng ... Hao?" ulang Lianhua perlahan. Ia bahkan tidak ingat pernah mendengar nama itu. Bahkan tidak tahu niat sebenarnya dari pria yang memiliki kekuatan besar itu.


"Iya, mungkin kau tidak pernah mendengar namaku. Baik di dunia manusia ini ataupun di alam langit sekalipun. Kau juga tidak bisa lari dariku. Jadi untuk apa kau menolak undanganku? Kau hanya tidak melihat matahari terbit sampai beberapa hari ke depan."


"Kau ingin merebut orangku? Sepertinya firasatku memang benar. Lianhua, sebenarnya siapa kau sebenarnya?" Meighui Yinxing tiba-tiba muncul dengan gayanya yang anggun.


"Kau siapa? Ah, kurasa aku pernah mendengar ada siluman yang memiliki kekuatan besar. Katakan, kau lawan atau kawan?" tanya Shie Feng Hao. Ia tidak menduga, wanita yang ia anggap lemah itu ternyata memiliki kekuatan cukup besar. Bahkan ia tidak bisa mengukur kekuatannya.


"Ouhh ... aku tidak sengaja membunuh dua tikus yang menyerangku duluan. Tapi rasanya cukup enak. Jadi, semua sudah berlalu. Aku hanya ingin mengambil gadis kecil ini."


"Gadis kecil yang kau maksud adalah orangku sekarang. Tidak ada yang bisa mengambilnya dari tanganku. Jika tidak–"


"Gadis kecil, bisakah kau menungguku membereskan harimau nakal ini terlebih dahulu?" Shie Feng Hao berbisik pada Lianhua. Lalu menatap Meighui Yinxing.


Sementara pertarungan siluman melawan pemburu siluman masih berlanjut. Yang Guo dan Xun'er masih kesulitan melawan siluman yang terus menyerang dengan membabi buta. Bahkan mereka sudah sama-sama terluka.

__ADS_1


"Aku tidak akan membiarkan kalian lolos! Tidak ada siluman yang bisa lari dariku!" kata Xun'er sambil menyerang siluman wanita di hadapannya.


"Manusia kurang ajar! Mengapa kau menggangguku saja? Rasakan ini!" Siluman wanita pun kembali menyerang dengan kekuatannya. Ia melesat ke arah Xun'er yang sudah melemah. Namun ia juga sudah mulai melemah.


"Kurang ajar!" Xun'er menahan serangan siluman wanita dengan pedangnya. Ia membalas dan mencoba menggunakan kertas segel. Namun ia selalu gagal menyegel siluman tersebut. Membuatnya semakin kesal.


Siluman itu melesat ke belakang Xun'er dan menyerang. Namun pemburu siluman itu segera menangis dengan tangannya. Sementara pedang di tangannya sulit digerakkan.


"Jangan harap bisa mengalahkanku. Siluman penghisap roh? Kau menyebut kami sebagai siluman penghisap roh, bukan? Maka akan ku keringkan seluruh tubuhmu."


Sementara Yang Guo pun mengalami kesulitan melawan siluman yang jadi lawannya. Namun ia masih memiliki semangat tinggi. Kedatangan iblis dan siluman yang ada di hadapan Lianhua, membuatnya gagal fokus. Beberapa kali ia mendapatkan luka.


"Kau jangan lengah! Kita sedang bertarung, bukan? Sepertinya kau memikirkan gadis itu? Tapi aku juga kehilangan mangsaku karena ulahmu. Maka kau sebagai gantinya."


"Tidak akan ku biarkan para siluman dan iblis berkeliaran di dunia ini." Yang Guo kesal dan menyerang dengan pedangnya. Melukai siluman yang telah berbuat keonaran di ibukota.


Suatu gelombang kejut meledak dengan kekuatan dahsyat. Membuat area sekitar bergetar dengan hebat. Itu karena dua kekuatan luar biasa saling bertabrakan. Antara Shie Feng Hao dan Meighui Yinxing, sama-sama mengeluarkan kekuatan terbesarnya.


"Siapapun yang berencana mengambil orangku, akan ku hancurkan sehancur-hancurnya. Aku juga akan membalas dua bawahanku yang tewas di tanganmu." Meighui Yinxing sangat emosi dan membuat serangan beruntun.


"Hahahaha! Ternyata kau siluman bunga mawar? Ah, ku kira kau adalah siluman harimau. Namun kultivasimu sangat besar, tidak akan ku biarkan hidup." Shie Feng Hao bahkan kewalahan saat menangkis serangan siluman bunga itu.

__ADS_1


Pertarungan siluman tingkat tinggi dan iblis, membuat Yang Guo dan Xun'er juga terpental. Karena kedahsyatan gelombang kejut yang sangat besar, bahkan bisa menghancurkan benda-benda di sekitarnya.


***


__ADS_2