Lianhua Nushen

Lianhua Nushen
Cakram Penghancur Gunung


__ADS_3

"Sebaiknya kau simpan senjatamu terlebih dahulu. Gadis cantik ini tidak ada hubungannya dengan balas dendam kita." Zhuque Shen menghentikan pergerakan Long Kongque. Karena bisa mengganggu pertarungan dua pria sejati. Tidak ada yang boleh terganggu oleh masalah sepele.


Kedua dewa yang datang bersama Long Kongque memang memiliki dendam pribadi pada Raja Iblis. Bahkan mereka sudah menantikan pembalasan dendam dari seribu tahun lalu.


Saat ada kesempatan, membalas dendam tetap bisa dilakukan. Apalagi kondisi saat ini memang cocok bagi mereka untuk membunuh lawan. Niat kedua dewa memang ingin membunuh secara adil. Tentu dengan pertarungan hidup dan mati sebagai seorang dewa sejati. Bukan memanfaatkan kesempatan yang ada. Menggunakan orang lain dalam pertarungan.


"Mengapa kau menggangguku? Apakah kau tahu, siapa yang akan ku bunuh? Dia adalah Lianhua Nushen! Dia yang diramalkan akan bersama dengan dia!" Long Kongque menunjuk ke arah Feng Huang yang tengah bertarung. "Jadi sebelum ramalan itu menjadi nyata, kita harus segera membununya," imbuhnya.


"Hah? Apa yang kamu katakan? Lianhua Nushen? Bukankah dia adalah Dewi Bunga Lotus yang dihukum beberapa hari yang lalu? Bukannya dia dibawa ke kolam kelupaan, yah? Mengapa dia bisa ada di sini? Dan lihatlah, dia sudah sebesar ini."


Zhuque Shen tidak percaya pada Long Kongque. Karena sangat mustahil, Dewi yang mendapat hukuman dari alam langit dengan dimasukan ke kolam kelupaan, akan langsung turun ke bumi dengan bentuk yang utuh.


Setidaknya membutuhkan waktu belasan sampai puluhan tahun untuk menjadi seorang gadis. Waktu yang tercepat adalah ketika seorang bayi dalam kandungan beberapa bulan, masuk jiwa reinkarnasi seorang dewi atau dewa. Jika langsung bisa tumbuh dengan cepat, sangat mustahil terjadi.


"Apa kau tidak bisa mengenali dia? Lihatlah dia seperti Lianhua yang mendapat hukuman langit beberapa hari yang lalu. Mungkin saja dia mengunakan trik tertentu agar menjaga tubuhnya tetap utuh."


"Mana bisa begitu! Kau adalah putri dari ratu Klan Burung Dewa. Mengapa masih bicara omong kosong belaka? Lagipula aku tidak kenal dengan Lianhua. Mana kutahu wajahnya mungkin sama. Tapi orangngnya berbeda."


"Kau sangat kurang ajar! Tidak menuruti perintah. Harus menerima hukuman langsung." Long Kongque kesal ketika bawahan ibunya tidak menurut padanya. Namun ia juga tidak mungkin bisa mengalahkannya.


"Kau hanya beruntung saja, menjadi anak dari ratu kami. Hanya saja kami berdua tidak pernah menuruti siapapun. Jika kami tunduk, kami hanya mengikuti aturan yang berlaku. Kamu hanya Dewi kecil yang bahkan tidak memiliki sebagian kecil kekuatan ibumu."

__ADS_1


"Kau!" tunjuk Long Kongque geram. "Aku tidak akan memaafkanmu! Kamu sudah mengeluarkan semua yang ada di hatimu, bukan? Kalau begitu, lebih baik kamu mati saja!"


Keluar sebuah benda berbentuk piringan dari telapak tangan Long Kongque. Sebuah artefak langit yang seharusnya tidak ia gunakan. Karena benda itu memiliki kegunaan untuk membunuh dengan kejam. Dengan dikeluarkannya piringan hitam, membuat Dewa Vermilion waspada.


"Kau menyalahgunakan artefak langit. Lihat, bagaimana jika Kaisar Langit tahu. Mungkin kamu akan dihukum mati!" ancam Zhuque Shen seraya menunjuk ke arah Long Kongque.


"Tidak ada gunanya kamu mengatakan itu. Karena sebentar lagi kau akan mati. Maka tidak ada yang tahu, aku memakainya untuk membunuhmu."


Piringan hitam bergerak dengan pengendalian penggunanya. Piringan berwarna hitam itu mengeluarkan sinar hijau yang dapat menghancurkan gunung batu berukuran besar. Karena berbahayanya senjata itu, hanya digunakan sebagai senjata pemusnah atau perang.


Ketika artefak langit sigunakan, langit akan menunjukkan kehadirannya. Para Dewa yang melihat fenomena alam di awan, akan tahu jika ada seseorang yang menggunakan artefak langit.


Seharusnya tidak ada yang bisa membawa artefak langit sembarangan. Meskipun seorang kepala kurator sekalipun, ia harus memiliki alasan kuat dan harus mendapat izin dari Kaisar Langit. Namun dengan gegabah, Long Kongque membawa beberapa. Awalnya tidak ingin mengunakannya saat ini. Namun emosi telah mengalahkan segalanya. Bahkan sampai mengeluarkan sesuatu yang seharusnya tidak dibawa.


"Sebaiknya kita pergi dari sini! Hei, gadis kecil. Siapa namamu? Kau harus pergi dari tempat ini sebelum semuanya terlambat." Tanpa diduga Zhuque Shen tidak takut pada artefak langit yang dipegang Long Kongque. Ia bahkan bisa bersantai sejenak sebelum melarikan diri.


Huo Feng Huang dan Bianfu Shen merasakan aura mencekam. Mereka tahu akan adanya bahaya. Melihat seorang sedang mengendalikan artefak langit. Piringan Hitam atau yang biasa disebut Cakram Penghancur Gunung. Merupakan artefak kuno yang keberadaannya dirahasiakan. Bahkan disimpan dengan keamanan tinggi agar tidak ada yang bisa membawanya.


"Lianhua, kita pergi dari sini. Ibumu tidak ada di sini." Feng Huang bergerak cepat membawa Lianhua untuk meninggalkan bukit. Ia juga tidak tahu apakah Hua Tianzhi masih hidup atau tidak. Namun jika masih hidup, kemungkinan berada di dasar ngarai.


Tanpa mendapat persetujuan, Lianhua dibawa pergi dengan kecepatan tinggi. Tujuannya pergi sejauh mungkin agar tidak terkena ledakan nanti. Ia juga tidak mungkin menghentikan yang dilakukan oleh Dewi Merak Hijau dengan mudah. Karena Feng Huang berpikir, Dewi itu memiliki dua penjaga yang akan mengikutinya.

__ADS_1


Saat mengaktifkan Cakram Penghancur Gunung, Long Kongque memerlukan basis kultivasi. Semakin tinggi kultivasi seseorang, semakin besar daya ledaknya. Untuk Long Kongque yang memiliki basis kultivasi seribu tahun, ia hanya mengunakan setengahnya untuk menghancurkan bukit. Ia tidak bisa mengendalikan lonjakan energi yang terus tersedot oleh cakram tersebut.


"Aaakkhh! Aku tidak bisa menghentikannya! Tolong!" jerit Long Kongque. Saat ini kultivasinya terus tersedot oleh Cakram Penghancur Gunung. Ia tidak bisa mengendalikannya.


Setelah artefak diaktifkan, hanya sedikit yang bisa mengendalikannya. Setidaknya harus setingkat dengan Kaisar Langit atau dewa yang telah berkultivasi sepuluh ribu tahun. Dengan kultivasi seribu tahun Long Kongque, mustahil untuk mengendalikannya.


Karena tidak bisa mengendalikan kekuatan Cakram Penghancur Gunung, membuatnya meledak dengan dahsyat. Bahkan tidak bisa mengendalikan arah serangan. Sehingga Long Kongque menyerang secara acak. Sebuah sinar keemasan menjadi awal terjadinya ledakan dahsyat. Dengan melesatnya sinar itu ke arah bukit, menghancurkan semua yang ada.


"Aaa! Tidak!" jerit Long Kongque ketika ledakan itu tepat di depan matanya. Karena cahaya yang terlalu terang, ia mengalami kebutaan. Tubuhnya pun terhempas jauh ke belakang karena efek ledakan. Tubuhnya terbakar dan terasa seluruh tubuhnya kesakitan. Dengan darah yang langsung membeku hitam, nyawanya sudah di ujung tanduk.


"Dasar gadis bodoh. Menggunakan artefak langit tanpa izin, sudah pasti akan mendapat hukuman berat dari Kaisar Langit. Kalau saja dia tidak memiliki hati kejam, mungkin tidak akan seperti ini. Bahkan tidak peduli dengan nyawanya hanya ingin membunuh seorang gadis dari alam manusia."


"Hahaha! Mungkin dia cemburu karena kalah cantik. Mungkin kalau kau menjadi seorang gadis, kau akan merasakannya juga, Bianfu Shen." Zhuque Shen tertawa setelah mengatakan hal itu.


"Bagaimana dengannya? Kita serahkan pada Kaisar Langit atau pada ratu?" ujar Bianfu Shen, membawa Long Kongque yang sudah sekarat.


Pakaian Long Kongque sepenuhnya menjadi abu dan tubuhnya gosong dan hampir mati. Karena tidak bisa menghindari ledakan. Beruntung karena ia masih memiliki bagian tubuh yang utuh. Meski sudah rusak seluruhnya.


"Kita bawa ke ratu saja. Ini lebih baik daripada kita terlihat, kita tidak bisa menghindari hukuman langit dari Kaisar," jawab Zhuque Shen.


***

__ADS_1


__ADS_2