Lianhua Nushen

Lianhua Nushen
Permintaan Hua Tianzhi


__ADS_3

"Kau sudah bisa tenang sekarang. Kita sudah pergi jauh dari dewa tua itu." Sosok Jin Shi Shen yang membawa Huo Feng Huang meletakan Huo Feng ke atas batu. Ia berubah menjadi wujud yang sebenarnya.


Hua Tianzhi bernafas lega setelah menolong Huo Feng Huang yang berada di tangan Dewa Penjaga Roh. Ia menyamar menjadi Jin Shi Shen untuk menyelamatkan nyawa raja iblis. Setelah berhasil selamat, Huo Feng Huang mendapatkan pengobatan langsung.


"Untungnya aku datang tepat waktu sebelum kau benar-benar mati. Setelah kau mati, mungkin tidak bisa hidup kembali sebelum mendapatkan seluruh rohmu." Hua Tianzhi lalu menggunakan ilmu pengobatan. Dengan mengeluarkan aura berwarna hijau dari telapak tangannya. Mengobati dengan Penyembuhan Nirwana.


Setelah beberapa lama, Huo Feng Huang akhirnya sadar. Tubuhnya kini sudah lebih baik. Begitu membuka mata, melihat Hua Tianzhi yang berada di dekatnya. Membuatnya memiliki banyak hutang dalam hidupnya. Ia berkali-kali diselamatkan oleh Hua Tianzhi dan juga Lianhua. Membuatnya harus membalas perbuatan baiknya.


"Kau sudah banyak menyelamatkanku. Bagaimana aku bisa membalasnya? Sekali lagi kau sudah membuatku selamat dari tangan besar itu."


"Kau tidak perlu banyak berpikir. Aku hanya berpikir, kita bisa bekerja sama saja. Karena kita berada di nasib yang sama. Bukankah kau masih punya rencana untuk menghancurkan alam langit?"


Menghancurkan alam langit adalah tujuan mereka berdua. Namun kekuatan keduanya masih belum cukup. Huo Feng Huang juga belum menemukan seluruh kekuatannya. Sedangkan Hua Tianzhi sangat lemah sebagai seorang manusia biasa sekarang. Ia kesulitan jika harus menghadapi semua itu.


Sementara Huo Feng Huang menatap ke atas. Langit begitu biru dan sedikit awan terlihat. Hanya dengan melihatnya saja, langit sangat indah dengan warna birunya. Namun tidak dengan para penghuni langit. Mereka bertindak sesuka hati melebihi iblis sekalipun.


Julukan Raja Iblis bagi Huo Feng Huang hanyalah masa lalu. Ia mengingat saat ia diberi julukan itu oleh iblis yang bertarung dengannya seribu tahun lalu. Ia bahkan sudah menjadi dewa paling hebat di antara para dewa di usia yang tergolong muda. Jika diteruskan, kemungkinan bisa setara dengan Kaisar Langit. Namun karena rasa iri hati dan dendam pribadi, membuatnya tersingkir dari alam langit.


Tuduhan lebih dahsyat daripada pembunuhan yang dilakukan. Akibat tuduhan itu, membuat banyak kematian yang sia-sia. Bahkan para iblis yang telah bertaubat pun dimusnahkan oleh para dewa. Kini sudah banyak kaum iblis tidak bersalah yang menjadi korban pembantaian para dewa.

__ADS_1


"Di antara iblis dan dewa, sebenarnya siapa yang baik dan siapa yang jahat? Kurasa iblis adalah yang terjahat karena dianggap menjadi pengganggu. Namun kenyataannya para dewa yang bertindak sewenang-wenang. Bahkan tidak memiliki hati nurani. Kurasa julukan iblis yang paling pantas untuk para dewa itu.


"Berarti kau sudah mengingat beberapa kenangan masa lalumu? Kalau begitu, kau juga bisa mengingat lebih banyak lagi. Dengan ini, kau bisa lebih kuat lagi. Mungkin bisa mengembalikan beberapa ingatanmu di alam langit." Hua Tianzhi memberikan roh milik Huo Feng Huang yang berada dalam bola kecil.


"Kau juga mendapatkannya? Bagaimana kau melakukan ini semua? Bukankah kekuatanmu terbatas sebagai manusia biasa? Bagaimana kau mengalahkan dewa tua itu?" tanya Huo Feng Huang penasaran. Bagaimanapun juga, Hua Tianzhi adalah manusia biasa yang lemah sekarang.


Hua Tianzhi berdiri lalu menjelaskan, "Aku tidak mungkin bisa mengalahkannya. Namun di atas kekuatan, masih ada ini." Hua Tianzhi menunjuk kepalanya yang digunakan untuk berpikir.


"Kau benar-benar hebat dalam berpikir. Bagaimana kau melakukannya? Kurasa ada strategi khusus yang kau miliki. Kau selalu penuh kejutan, hehehe."


"Kau tidak perlu memujiku seperti itu, Huo Feng Huang. Aku sudah mengalami hidup dan mati berkali-kali. Aku ingin kau membantuku untuk menjaga putriku."


Huo Feng Huang menggenggam bola kecil yang menjadi tempat rohnya dikurung. Tentu saja itu adalah sesuatu yang berharga. Lalu ia menatap ke arah wanita yang terlihat tenang. Meski ada rasa khawatir dalam dirinya, masih saja terlihat kuat dan tegar.


"Karena ada sesuatu yang harus kulakukan. Dia sekarang ada di kota Jiangsu bersama siluman bunga mawar. Kau bisa menemukan Lianhua dengan ini. Ini adalah daun lotus milikku. Ini juga terhubung dengan Lianhua. Kau bisa merasakan keberadaan Lianhua dengan memasukan energimu ke daun ini."


"Baiklah ... aku tidak akan banyak bertanya padamu. Kau juga sudah memberikan ini padaku. Aku akan membawanya bersamaku. Tapi bagaimana dengan niat kita menghancurkan alam langit?"


"Kau bisa meminta bantuan Lian'er. Dia sudah berlatih Kitab Dewi Bunga Lotus. Mungkin saat ini dia masih lemah. Tapi dengan pengalamanmu, kau bisa membuatnya mengerti bagaimana harus berbuat. Dia juga lebih hebat dariku karena memiliki sesuatu yang luar biasa dari dirinya."

__ADS_1


Huo Feng Huang tidak tahu yang dimaksud Hua Tianzhi. Namun ia juga bisa membawa Lianhua bersamanya. Setidaknya gadis itu bisa memberikan pengobatan padanya ketika diperlukan. Ia juga harus menjaganya dari marabahaya.


"Aku akan melakukan semuanya. Baiklah, sekarang kita sudah berada di tempat yang aman, kan? Aku ingin mengambil kembali rohku di dalam bola kecil ini."


"Kau tenang saja. Kita sudah sangat jauh dari kota Yucheng. Aku akan menjagamu dari sini. Akan lebih baik jika kau menggunakan penghalang."


Huo Feng Huang membuat penghalang dengan api yang besar. Membuat perlindungan yang tebal agar tidak ada yang bisa yang menembusnya. Lalu ia menyerap potongan rohnya yang berada dalam bola kecil.


Menyerap roh miliknya sendiri masih mengalami kesulitan dan ia merasakan rasa sakit luar biasa seiring masuknya potongan rohnya. Namun usahanya akhirnya berhasil dan meningkatkan tingkat kultivasinya.


Setelah mendapatkan rohnya, ia berdiri dan sudah bersiap untuk menjalani perintah dari Hua Tianzhi. Ia akan mengambil Lianhua dari Meighui Yinxing yang pernah mengalahkan dirinya dulu.


"Apakah kau akan berangkat sekarang?" tanya Hua Tianzhi yang melihat Huo Feng Huang bersiap terbang dengan sayapnya.


"Aku akan melakukan apa yang kau minta. Dengan membawa Lianhua, setidaknya dia juga ada manfaatnya. Sekarang kekuatanku lebih dari cukup untuk menjaganya. Kuharap kita bisa bertemu kembali, Hua Tianzhi."


Setelah mengatakan perpisahan, Huo Feng Huang terbang menggunakan sayap api di punggungnya. Ia juga mendapatkan ingatannya kembali setelah menerima potongan rohnya. Meski masih tersisa potongan roh yang berada di tiga alam, secara perlahan pasti akan menemukannya.


"Kau pergilah Huo Feng Huang. Kuharap kau bahagia dengan Lianhua. Hehehehe, memiliki menantu yang kuat, membuatku sangat senang." Hua Tianzhi membayangkan Lianhua dan Huo Feng Huang yang mengadakan pernikahan di depannya. Namun itu hanyalah khayalan semata. Ia juga tidak tahu, apakah bisa melihat hari itu atau tidak.

__ADS_1


Sebagai orang tua, harus mendukung keputusan putrinya. Mau dengan siapa dan mau menjalani kehidupan yang seperti apa, ia tidak bisa melarang atau mengendalikannya. Namun ia bisa mengusahakannya agar bisa bersama Huo Feng Huang. Raja Iblis yang memiliki kekuatan besar.


***


__ADS_2