Lianhua Nushen

Lianhua Nushen
Resep Dari Lianhua


__ADS_3

Mendengar perkataan Dong, Li Ning tidak bisa berkata apa-apa. Ia juga tahu pria berbadan besar itu bukanlah seorang pembohong. Jika itu dilakukan oleh Lianhua, maka bisa jadi dia lebih hebat dari seorang pria.


"Aku akan menemuinya nanti. Aku harus memastikannya sendiri. Jika saja dia bisa mengobati anak ini, sudah pasti dia lebih baik dariku."


"Tabib Li? Apa yang kamu katakan? Ini tidak seperti yang kau katakan, bukan?" Pria tua melihat tak ada keraguan dalam ucapan Li Ning. Namun ia juga tidak bisa percaya dengan perkataan gadis tersebut.


"Tabib Li, sebenarnya apakah kau belum menemukan obatnya?" tanya Dong dengan hati-hati. Meski begitu, ia juga tidak tahu apapun soal ilmu medis.


"Sebenarnya aku pun tidak tahu jenis penyakit apa ini. Meskipun banyak buku yang aku baca tentang pengobatan, aku pun tidak menemukannya di buku yang kumiliki."


Sebagaimana seorang manusia, Li Ning tidak ada bedanya dengan yang lainnya. Adakalanya mendapati penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Adakalanya mendapati penyakit yang tidak tahu jenisnya. Seperti yang dialami anak yang ia rawat saat ini.


"Baiklah, untuk sementara kau bisa melewati malam ini. Kakek, biar aku periksa badanmu. Aku tidak tahu, pengobatan dari gadis itu benar-benar baik atau tidak," pinta Li Ning.


Pria tua itu pun mendekat dan membiarkan dirinya diperiksa oleh tabib Li. Li Ning memeriksa nadi dan aliran darah. Ia memeriksa dengan teliti dan bahkan penuh dengan rasa takjub.


"Bagaimana mungkin? Kakek, sebenarnya obat apa yang diberikan oleh gadis itu? Aku tidak pernah mendengar ada pengobatan yang seperti ini. Jelas-jelas terakhir aku periksa, kondisimu sudah sangat lemah. Namun sekarang–"


"Apa yang kau katakan, Tabib Li? Gadis itu hanya merebus obat yang ada di tempatmu. Aku bahkan melihat sendiri dia meracik dan merebusnya. Bukankah seperti itu, Dong?"


"Benar. Aku sendiri juga bingung. Saat kami menaiki bukit, bahkan tidak tahu bagaimana dia mengobatiku. Setelah aku bangun dan meminum obat darinya, aku merasa sudah sembuh total."

__ADS_1


"Biar ku periksa kamu juga, Kakak Dong." Li Ning memeriksa Dong juga. Dan merasakan sesuatu luar biasa dari tubuh pria tersebut. "Hemm, ini tidak ada tanda-tanda kau sakit. Bahkan tubuhmu terlihat lebih kuat dari biasanya. Nafasmu stabil dan otot dan darahmu sangat baik."


Li Ning melepaskan tangannya setelah memeriksa pergelangan tangan Dong. Jelas itu adalah ilmu pengobatan yang tidak bisa dibandingkan dengan dirinya. Ia harus melihat sendiri bagaimana cara Lianhua meracik obat dengan benar.


Untuk mengetahui bahwa Lianhua mengerti medis atau tidak, ia harus menemuinya segera. Ia bergegas membereskan barang-barangnya.


"Kalau begitu, cukup sampai di sini saja. Kakek, cucumu mungkin akan mengalami sakit lagi. Aku sudah menyiapkan obatnya. Kau hanya perlu merebusnya jika cucumu mengalami gejala lagi. Aku harus pulang dan berharap besok bisa membawa gadis itu ke sini."


Li Ning meninggalkan rumah yang dihuni seorang pria tua bersama cucunya. Ia bersama Dong berjalan bersama. Jelas berjalan memakan waktu yang lama. Karena menempuh jarak yang cukup jauh. Karena rumah kakek tua itu berada di ujung kota. Sedangkan rumah tabib Li juga berada di ujung kota lainnya.


***


Setelah sembuh, Huo Feng Huang telah diberi penjelasan oleh Lianhua. Keduanya duduk bersama di ruangan itu sambil menikmati makanan. Lianhua telah membeli banyak bahan makanan dan memasaknya sendiri.


"Apa aku belum menjelaskan semuanya padamu? Ah, sebenarnya malu mengatakannya. Tapi kurasa aku harus jujur padamu. Aku berlatih Kitab Dewi Lotus. Dan itu memiliki efek samping, kau tahu efek samping dari melatih itu?"


"Ahaha! Sebenarnya aku sudah tahu sebelum kita bertemu di ibukota. Ibumu memberitahu semuanya padaku. Apakah aku belum cerita juga? Atau kau sudah lupa?"


Mereka tertawa bersama. Memang keduanya adalah orang yang ditakdirkan bertemu. Bahkan bisa dianggap sebagai teman sehidup semati. Keduanya telah melewati pertarungan yang hampir merenggut nyawa.


Lianhua makan banyak, sementara ada seorang pria di depannya. Seorang gadis yang terlihat malu tapi tidak bisa menahan rasa lapar terlalu lama. Melihat makan gadis itu, Huo Feng Huang malah tertawa.

__ADS_1


"Kau makan yang banyak. Lihatlah, tubuhmu sebenarnya kurus. Dan masih dalam pertumbuhan. Selanjutnya, kita akan menghadapi lebih banyak dewa yang lebih kuat."


"Uhh, kau banyak omong! Makan ini!" Lianhua kesal dan menyuapi pria itu dengan paha ayam yang sudah ia makan sebagian.


Terlambat bagi Huo Feng Huang untuk menghindar. Karena hal itu, membuatnya terpaksa makan paha ayam tersebut. Ia memakannya karena rasa masakan Lianhua sangat enak. Tepat saat itu, Li Ning baru pulang dan membuka pintu. Saat membuka pintu, ia melihat kedua tamu rumahnya sedang menikmati makanan.


Melihat cara mereka makan dengan bahagia, membuat Li Ning tersenyum kecut. Selama ia hidup, tidak pernah memiliki hubungan seperti itu dengan seorang pria. Padahal di usianya yang sudah dua puluh tahun lebih, sudah seharusnya memiliki suami dan melahirkan anak.


'Ah, aku iri dengan mereka. Di sini aku yang masih sebagai jomblo selama dua puluh lima tahun. Sedangkan gadis itu, terlihat masih berusia belasan tahun. Sedangkan suaminya juga tampan.'


Li Ning tidak tahu hubungan mereka berdua. Sehingga menganggap keduanya memiliki hubungan rumah tangga. Sehingga ia hanya bisa menyaksikan hal tersebut.


"Eh, Tabib Li? Maafkan aku karena lancang memasak di rumah ini." Lianhua yang menyadari kepulangan Li Ning, langsung bersikap lebih ramah dan bersahabat. Ia tidak ingin diusir dari rumah yang terasa nyaman itu.


"Ah, tidak apa-apa. Bagaimana keadaan suamimu? Bukankah tadi pagi tidak sadarkan diri? Bahkan aku tidak tahu bagaimana menyelamatkannya." Li Ning berjalan mendekati keduanya. Lalu merasakan aura Huo Feng Huang tidak panas lagi.


Dilihat dari wajahnya yang tampan dan terlihat baik-baik saja, sudah cukup bagi Li Ning mendiagnosa keadaan. Itu berarti Huo Feng Huang sudah tidak apa-apa lagi.


"Namamu Lianhua, bukan? Aku sudah mendengar dari kak Dong. Kau menyelamatkan dia di bukit dan telah memberikan obat pada orang tua yang datang ke rumah ini. Kalau boleh tahu, obat apa yang kau racik?"


Li Ning harus tahu secepatnya, yang dilakukan oleh Lianhua untuk menyelamatkan orang tua yang sudah sakit-sakitan. Sebenarnya ia juga memiliki resep untuk membuat orang lanjut usia memiliki stamina yang lebih. Namun masih terlalu berbahaya karena efeknya. Namun setelah memeriksa pria tua itu, sudah dipastikan tidak akan ada efek samping.

__ADS_1


"Oh, aku hanya merebus obat-obatan yang ada di sana. Akar manis dari pohon buah longgua, ada juga jamur kering seribu hari. Ada juga jahe dan kunyit hitam. Aku merebusnya selama setengah dupa dengan satu setengah gelas air."


***


__ADS_2