Lianhua Nushen

Lianhua Nushen
Perwujudan Mustika Naga Kuno


__ADS_3

"Di mana ini?" Huo Feng Huang bangun di tempat yang asing. Di sekelilingnya tanaman merambat yang sudah mengikatnya. "Akhh, sakit."


Pria itu mengingat kejadian yang membuatnya mengalami semuanya. Saat menghancurkan Gunung Merah yang dihuni oleh para Dewa Vermilion. Ia yakin sebagian Gunung Vermilion sudah mengalami kehancuran.


Tubuhnya tidak berdaya dan tanaman merambat itu merayap menyusuri tubuhnya. Anehnya tidak ada lagi rasa sakit di tubuhnya. Seharusnya jika terjatuh dari tempat yang sangat tinggi, tubuhnya hancur. Namun ia tidak merasakan sakit berarti. Hanya tubuhnya yang tidak bisa bergerak.


"Kau sudah bangun? Istirahatlah dengan tenang di sini. Dalam satu hari lagi, kau akan pulih. Dan jangan melawan apa yang dilakukan tanaman merambat itu. Karena dia sedang menyembuhkanmu."


"Jadi kau yang menyelamatkanku? Sebenarnya tempat apa ini?" tanya Huo Feng Huang pada seorang wanita yang tampilannya berbeda dari manusia. Karena memiliki telinga yang panjang dan wajah yang putih.


"Kau berada di alam bawah. Kau mungkin hanya tahu ada tiga alam. Alam langit, alam roh dan alam fana atau yang disebut alam manusia. Dan sekarang kau berada di alam bawah."


"Alam bawah?" Huo Feng Huang masih belum memahami tempat itu. Ia baru bangun dan tiba-tiba berada di tempat yang berbeda. Tempat itu gelap dengan cahaya berwarna biru kehitaman.


"Kau bodoh sekali. Berarti kau dalam keadaan hidup dan mati. Kau bisa ke tempat ini karena memiliki mustika biru di tubuhmu. Jadi kau bisa memasuki alam bawah. Setiap orang memiliki alam bawah sadarnya sendiri. Saat ini kau berada dalam alam bawah sadar Naga Kuno."


Kini Feng Huang mengerti apa yang dimaksud oleh wanita itu. Namun ia masih belum mengerti tentang apa yang sebenarnya terjadi. Di alam bawah sadar itu, memiliki tempat yang luas. Ada berbagai jenis tanaman yang asing baginya.

__ADS_1


Di alam bawah sadar itu, langit seakan sangat dekat dengan warna biru kehitaman. Dengan bintang-bintang berwarna sian, menyala dengan terang. Berada di alam bawah sadar Naga Kuno tapi tidak melihat wujud naga itu. Membuat Huo Feng Huang berpikir, wanita itu adalah sang Naga Kuno.


Tapi yang membuat Huo Feng Huang ragu, karena sifat Naga Kuno dan wanita itu jauh berbeda. Tidak tahu bagaimana Naga Kuno bisa berubah seperti itu. Karena sebelumnya ia merasa Naga Kuno adalah seekor naga jantan.


"Apakah kau adalah Naga Kuno?" tanya Huo Feng Huang. Bahkan seorang wanita yang tampilannya aneh itu dianggap sebagai sang Naga Kuno yang sebenarnya. Atau sudah berubah wujud.


"Ah? Hahaha ... kau memang tidak tahu tentang Naga Kuno. Baiklah, akan ku jelaskan kepadamu. Naga Kuno yang sebenarnya adalah tanaman yang merambat itu. Karena dia kehilangan banyak kultivasi, akibat ulah para dewa langit. Mereka adalah yang paling jahat dari tiga alam."


"Tidak! Tidak mungkin Naga Kuno adalah tumbuhan, bukan? Seharusnya Naga Kuno itu adalah seekor naga yang besar. Tidak mungkin hanya sebatas ini."


Huo Feng Huang masih belum percaya dengan yang dikatakan oleh wanita itu. Jika yang sedang melilitnya adalah sang Naga Kuno, lalu siapa wanita itu? Tidak mungkin di dalam alam bawah sadar ada makhluk lain, bukan? Meski ada makhluk lain juga bukan hal yang mustahil.


"Mungkin ini adalah hal yang mustahil. Tapi baiklah ... mungkin ini sudah menjadi takdir. Kau memiliki kesadaran sendiri, aku tidak peduli. Tapi yang ku pedulikan, bagaimana caranya keluar dari sini?"


Berada di tempat asing yang tidak tahu kebenarannya, membuat Feng Huang frustasi. Sudah sejak lama ia mengalami hukuman langit. Dan sekarang kasusnya hampir sama. Tubuhnya tidak bisa bergerak dan rasa sakit itu sudah tidak berasa. Namun kali ini berbeda. Meski tubuhnya tidak bisa bergerak, ia merasa kekuatannya mulai membaik. Meski sangat lambat proses penyembuhannya.


"Kau tenang saja. Tubuhmu aman di dalam samudra. Karena tubuhmu diambil alih oleh Naga Kuno, jadi kau sekarang berubah wujud menjadi setengah naga. Meski kau adalah feniks api, bukankah apimu tidak akan mempan terhadap air? Maka dari itulah, untuk sementara kau aman. Selama tidak ada yang mendekat."

__ADS_1


Naga juga ada yang bisa hidup di samudera. Tidak heran jika Huo Feng Huang sekarang tidak mengalami masalah meski sedang berada di dalam samudera yang tidak diketahui kedalamannya. Jika mengandalkan tubuh Dewa Feniksnya, tidak mungkin bisa bertahan. Karena pada dasarnya, burung Feniks api tidak bisa hidup di air.


"Biar ku jelaskan, mengapa kau bisa masuk ke dalam alam bawah sadar Naga Kuno. Ini karena dia menggantikan posisimu sekarang. Dan tanaman yang merambat itu adalah arteri di dalam tubuhnya. Itu mengalirkan darahnya untuk menyembuhkanmu secara perlahan."


Pandangan Huo Feng Huang mengarah pada wujud Mustika Naga Kuno. Entah ia harus percaya atau tidak, bahkan tidak ada waktu untuk khawatir. Jika akan mati di tempat itu, ia hanya berharap masih punya kesempatan bereinkarnasi. Meski itu mustahil baginya.


"Seandainya ada Dewa penyembuhan terhebat, mungkin bisa membuatmu sembuh dengan cepat. Tapi sayangnya kita berada di dasar lautan sekarang. Kau hanya akan kembali setelah sembuh. Dan bisa berenang ke dasar lautan. Setelah itu, kau bisa terbang menuju daratan."


"Ini memang mustahil. Tapi apa salahnya aku percaya. Satu-satunya yang bisa ku lakukan, bukan? Mungkin kau ada benarnya. Baiklah, aku akan bersabar menunggu sembuh."


"Bagaimanapun, kamu adalah makhluk darat yang tidak bisa bernafas di dalam air. Setidaknya kau masih punya sisa waktu hingga besok. Setelah esok hari, sembuh atau tidaknya dirimu, kau sendiri yang menentukan hidup dan matimu. Apakah kau bisa berenang ke permukaan atau tidak. Jika tidak bisa, kau akan mati di samudera yang dalam ini."


"Kita akan melihat besok. Kuharap aku masih bisa bertahan." Feng Huang menutup matanya untuk menenangkan diri. Ia ingin memiliki kemampuan regenerasi saat itu juga. Namun sadar diri, ia bukanlah seorang dewa pengobatan atau yang bisa mengobati diri sendiri.


Jika ada Lianhua atau Hua Tianzhi, mungkin dia akan cepat sembuh. Namun mereka tidak mungkin berada di laut tiba-tiba. Karena itu adalah hal yang sangat tidak mungkin. Harapan terakhirnya hanyalah percaya pada Naga Kuno yang melakukan penyembuhan. Meski Naga juga bukan makhluk yang bisa mengobati.


"Hidup dan matiku juga tergantung padamu. Jika kau tidak selamat, kita akan selamanya berada di samudera. Mungkin kita akan sama-sama mati di sini. Aku tidak khawatir dengan diriku karena tidak ada alasanku tetap hidup. Tapi kau akan kehilangan kesempatan untuk mejadj kuat. Dan dengan menjadi kuat, bukankah kau ingin menghancurkan alam langit?"

__ADS_1


***


__ADS_2