Lianhua Nushen

Lianhua Nushen
Hubungan Nyonya Yin Dan Bawahan


__ADS_3

"Tuan Lin, Tuan Lin. Apakah anda sedang sibuk? Ini, di luar diadakan acara rutin. Bisa melihat tari dan musik khas dari rumah bordir kami. Bukankah anda melihat keluar?"


Hua Tianzhi yang bertugas menjaga Lianhua yang sedang berlatih pun menjawab, "Aahhh ... malam ini? Sepertinya lain kali. Kasihan gadis ini sudah sangat lelah. Jadi saya akan temani gadis cantik ini."


"Kalau begitu, saya akan menyampaikan ini pada nyonya Yin. Anda bisa beristirahat malam ini. Selamat malam, Tuan Lin."


Tidak bisa membawa Lianhua bersama Hua Tianzhi yang menyamar menjadi Guan Lin, pelayan segera kembali untuk melapor Meighui Yinxing. Tidak ada kecurigaan pada ruangan yang digunakan oleh kedua orang itu.


Saat menyampaikan apa yang terjadi, pemilik rumah bordir pun hanya bisa mendesah pelan. Meskipun suasana meriah, rasanya sudah tidak menarik lagi. Seperti saat ini, hanya orang-orang yang tidak berguna yang datang. Jika harus menghadapi orang tua, lebih sulit bagi Meighui Yinxing.


"Jadi begitu? Ooohh ... baiklah. Aku mengerti. Sekarang lanjutkan saja acaranya." Meighui Yinxing tampak kecewa dan mengurut keningnya.


Pesta berjalan dengan lancar hingga malam hari. Sebagian dari mereka ada yang sudah pulang dan ada juga yang tergeletak di lantai. Ada beberapa yang menyewa kamar dan tidak sedikit orang kelelahan.


"Kelihatannya semua orang sudah tidak kuat lagi. Saatnya beristirahat dan mengambil sesuatu yang menjadi milikku." Dengan menghirup udara sekitar, ia juga telah menghirup energi kehidupan manusia.


Setiap malam ia selalu menunggu energi kehidupan yang sangat berguna untuk meningkatkan kultivasi. Meskipun tidak membuat orang langsung mati. Usia korban selalu berkurang seiring energi kehidupannya diambil secara perlahan.


Yang aneh adalah energi kehidupan Lianhua dan orang yang satu ruangan dengannya. Meighui Yinxing bisa membedakan energi kehidupan setiap orang. Namun sama sekali tidak merasakan energi kehidupan Guan Lin ataupun Lianhua. Maka mereka tidak meminum araknya sama sekali.


"Bagaimana mungkin, mereka tidak meminum araknya? Heh, sungguh kerugian ini tidak bisa dicegah. Tidak masalah, setelah berhasil kerjasama, mungkin akan mendapatkan banyak jiwa manusia."

__ADS_1


Meski kecewa, ia masih belum menyerah. Karena merasakan aura Guan Lin menarik baginya, ia akan segera mendapat kekuatannya dari jiwanya yang ia hisap kelak. Para siluman yang sudah melakukan tugasnya pun sudah beristirahat. Keesokan harinya baru mereka akan bersihkan semuanya. Dengan kekuatan mereka sendiri, dapat menyelesaikan dengan cepat.


Para siluman yang sudah beristirahat di kamar pelanggan, di lantai dan beberapa lainnya yang berada di atap rumah bordir. Apalagi untuk tipe siluman yang lebih suka di tempat yang gelap. Hanya bertugas menjaga atau melayani tamu sampai selesai. Setelah itu mereka memiliki privasi masing-masing.


Setelah malam semakin larut dan sudah hampir semua orang mabuk atau sudah tidur karena efek arak yang diminum. Dua siluman kelelawar sedang duduk di atap. Mereka sudah menghabiskan waktu melayani Meighui Yinxing. Bahkan wanita itu yang mengajari banyak hal.


"Ahh, manusia-manusia ini sangat merepotkan. Tapi setidaknya bisa menikmati malam ini dengan senang. Meningkatkan kultivasi memang menyulitkan. Tapi dengan bantuan nyonya Yin, kita sungguh diuntungkan."


"Itulah kehebatan nyonya Yin. Meski kita tidak tahu, sebenarnya dia siluman atau manusia? Kita mengikuti dia juga tidak ingat sejak kapan. Bukankah ini aneh?"


Meskipun sudah mengikuti Meighui Yinxing, para siluman tidak dapat mendeteksi aroma siluman dalam dirinya. Tentu saja mereka bisa saja menganggap sebagai manusia biasa. Wanita itu juga mengatakan kalau ingatan para siluman telah diambil oleh raja siluman karena hukuman yang diberikan atas kejahatan.


"Hahaha! Kita ini hanyalah siluman yang terjebak dalam dunia manusia. Yang bodohnya kita hanya bisa menikmati hal seperti ini setiap malam." Pandangan menunduk dan meratapi nasib yang mengikatnya.


"Kau jangan mengeluh begitu. Kita beruntung ada yang mau menampung kita. Setidaknya manusia di sini tidak ada yang tahu siapa kita. Dan kita semua hidup dengan layak di sini. Yah, walau kadang harus melayani wanita jelek yang datang ke tempat ini."


"Hey, teman ... nama saja kita tidak punya. Kita hanya siluman yang tidak punya identitas sama sekali. Itulah mengapa kita tidak tahu bagaimana kita saling menyapa."


"Yoohh ... kalian perlu nama? Kalau begitu, kenapa kalian tidak saling memberi nama? Kau, beri nama temanmu dan kau juga beri nama untuk temanmu." Tiba-tiba Meighui Yinxing ada di depan mereka berdua dan menunjuk satu persatu dari mereka.


"Nyonya," ucap mereka bersamaan. Keduanya kaget karena tidak merasakan aura majikan mereka. Padahal sudah puluhan tahun mengikuti wanita itu. Tapi sampai sekarang tidak tahu aroma siluman atau manusia. Terkadang aroma jiwanya juga berubah-ubah.

__ADS_1


"Kalian ini ... mungkin ini salahku yang membawa kalian ke tempat ini. Tapi kita hanya bisa hidup di dunia manusia ini. Hanya mengandalkan diri sendiri. Mau minum ini?" tawar Meighui Yinxing membawa tiga botol arak. Namun bukan arak yang biasa diberikan pada pelanggan.


"Kami akan melakukan apapun untuk Nyonya Yin. Kami akan membalas jasa anda pada kami. Terima kasih telah menampung kami para siluman."


"Benar. Kami akan menjadi bawahanmu selamanya. Mohon maaf jika kata-kata kami menyinggung Nyonya Yin."


"Heyy ... bukankah kalian ingin bebas? Aku tidak akan melarang kalian dari dulu. Bukankah sudah ku katakan, kalian boleh pergi ke manapun? Asalkan setiap malam harus kembali? Ayolah, kita sama-sama orang yang menderita. Kita minum arak ini sampai habis."


Hubungan Meighui Yinxing dengan bawahannya memang terlihat canggung. Apalagi para siluman pria yang jarang dekat dengannya. Sejak dulu memang mereka terbiasa hidup seperti itu. Pada malam hari melayani manusia dan akan mendapat sedikit kekuatan.


"Kalian harus bersantai malam ini. Setidaknya malam-malam berikutnya. Hanya itulah hari-hari kalian bisa menikmati hidup." Meighui Yinxing memberikan masing-masing botol arak pada keduanya.


"Terima kasih, Nyonya Yin. Kami memang membutuhkan ini untuk menenangkan diri." Siluman kelelawar menerima botol arak dan langsung meminumnya.


Malam hari yang tenang, ketiganya menikmati arak yang dibeli dari tempat lain. Karena arak khusus buatan Meighui Yinxing adalah arah yang bisa menguapkan energi kehidupan manusia. Juga berlaku bagi para siluman. Maka dari itu, ia melarang bawahan untuk tidak ikut minum. Meskipun terkadang harus terpaksa minum dan kehilangan sedikit energi kehidupan mereka.


Meski sudah larut malam, ada pergerakan anergi besar dari sebuah kamar. Tepatnya di kamar Lianhua berada saat ini. Melatih diri dan dijaga oleh Hua Tianzhi yang menyamar menjadi Guan Lin.


"Ini tidak pernah kuduga. Sudah lama kau berlatih tahap pertama. Apa terjadi sesuatu padamu? Lian'er, jawab ibu. Kumohon kau baik-baik saja." Hua Tianzhi berharap putrinya bisa keluar dari alam bawah sadarnya.


***

__ADS_1


__ADS_2