
"Kurasa kedatanganmu bukan hanya ingin menjadikannya asistenmu. Mengapa kau tidak memilih orang lain saja?" Huo Feng Huang menyadari, wanita yang mendatanginya adalah seorang siluman. Tentu saja karena auranya berbeda dari manusia maupun dewa.
Tidak mudah bagi Huo Feng Huang mengetahui kebenarannya. Akibat kekuatannya masih belum sempurna, memerlukan waktu untuk berpikir. Ia juga memeriksa dengan teliti.
"Kurasa kau terlalu banyak tahu, anak muda. Tetapi aku tidak ingin melukaimu dan memperlihatkan kekuatanku. Jadi ... kuharap kau bisa mengerti apa yang aku inginkan."
Gaya bicara Meighui Yinxing menjadi serius dan waspada. Ia langsung memperlihatkan aura pembunuh untuk mengancam. Namun itu tidak akan mempan bagi Raja Iblis. Tapi tetap saja tekanan luar biasa membuatnya merasa ragu. Ia tidak tahu bisa mengalahkannya atau tidak.
"Siluman Bunga Mawar Merah. Dengan basis kultivasi dua ribu tahun. Kurasa dengan kultivasiku saat ini, aku tidak mungkin bisa mengalahkanmu."
"Wah wah wah ... kurasa kau sudah mengetahui semuanya. Sayang sekali ..." ungkap Meighui Yinxing sambil bertepuk tangan. Tentu saja ia merasa lebih hebat dari siapapun. Dengan kultivasinya saat ini, mustahil ada yang mampu mengalahkannya. Bahkan di kota Chunfeng, mungkin dirinya yang paling hebat.
"Meski begitu, kau tidak akan bisa membawanya." Meski tahu tidak bisa melawan siluman itu, Huo Feng Huang tetap bersikeras akan melindungi orang yang telah membebaskannya dari belenggu seribu tahun.
Meski harus bertarung dan menghadapi siluman yang kultivasinya lebih hebat dan sangat jauh dibandingkan dirinya yang hanya memiliki kultivasi empat ratus tahun. Tingkat kultivasi belum tentu menentukan siapa pemenang dalam pertarungan. Karena ada beberapa cara agar yang memiliki kultivasi rendah bisa mengalahkan yang lebih hebat. Salah satunya adalah penggunaan senjata dan artefak langit. Tentu saja Feng Huang memiliki satu artefak langit yang diambil dari Long Kongque.
"Kalau begitu, kita bisa mencobanya ... hehhh, daripada lama-lama, lebih baik begini saja." Meighui Yinxing menghela nafas lalu mengibaskan selendangnya. Membuat udara sekitar berbau bunga mawar.
Aroma bunga mawar dapat membuat lawan tidak berdaya. Bisa menjadi korban jurus halusinasi atau bisa dikendalikan seperti Hua Shui sebelumnya. Siapapun yang berada dalam jarak dekat, langsung mendapatkan efeknya.
__ADS_1
Qionglin yang manusia biasa dengan mudah terpengaruh. Ia tidak bisa menahan rasa senangnya ketika dalam halusinasi. Halusinasi juga bisa dikendalikan untuk membuat bahagia ataupun membuat kesedihan. Kali ini wanita siluman itu membuat aroma bunganya untuk kebahagiaan.
"Ahh, tidak mungkin ini bisa terjadi, bukan? Kenapa kalian berdua tidak mempan pada efek bunga mawarku? Berarti kalian orang-orang spesial. Atau ... apakah kalian tidak memiliki hal yang membahagiakan?"
Meighui Yinxing tidak pernah gagal sebelumnya. Kecuali jika yang dihadapi olehnya adalah dewa, mustahil bisa lolos dari jerat halusinasi. Jika Huo Feng Huang, wajar jika tidak kena halusinasi. Namun lain halnya dengan Lianhua. Gadis itu masih terlihat wajahnya yang polos dan tidak melihat apapun kecuali siluman bunga mawar yang nengibas-ibaskan selendangnya. Meski mencium aroma mawar, nyatanya tidak membuatnya halusinasi.
"Untuk mencapai kultivasi level ini, mustahil hanya dengan cara biasa. Meskipun siluman berusia sering tahun sekalipun, tidak mesti kultivasinya mencapai seribu tahun juga. Namun sepertinya ada metode khusus bagimu, meningkatkan kultivasi."
"Anak muda yang tidak tahu malu. Apakah kau tahu usiaku sekarang? Aku berusia tiga ribu tujuh ratus tahun. Meskipun kau dewa sekalipun atau raja iblis, tidak mungkin bisa menghadapiku."
"Apakah kau benar-benar tahu, saya adalah raja iblis? Sayang sekali, kau hanya siluman yang akan segera musnah." Feng Huang mengambil artefak langit yang dapat menyerap jiwa.
Setidaknya dengan Tongkat Jiwa di tangan Feng Huang, bisa menyerap sebagian kecil kultivasi Meighui Yinxing. Karena daya tampung artefak itu sangat terbatas. Meski begitu, efek yang dirasakan cukup besar.
"Kurang ajar! Apa yang kau lakukan padaku? Sekarang, matilah!" Meighui Yinxing menyerang dengan selendang sebagai senjata. Dengan melemparkan ke depan, selendang itu memanjang dan meliuk-liuk mengejar musuh.
Huo Feng Huang tidak ingin bertarung dengan siluman yang lebih hebat. Karena kesenjangan di antara mereka masih sangat jauh. Api dari tangan keluar dan membentuk senjata pedang. Lalu dilemparkan ke arah selendang.
Selendang yang meliuk-liuk pun terpotong dengan mudah. Namun semakin lama semakin panjang. Membuat Feng Huang kewalahan. Sementara Meighui Yinxing fokus menyerang dengan jarak jauh. Namun tidak ingin kehilangan pria itu.
__ADS_1
Lianhua yang masih berada di dekat siluman bunga mawar yang, menghunuskan pedangnya. Mengarahkan ke arah sang siluman. Namun serangan itu tidak berarti bagi siluman yang memiliki basis kultivasi dua ribu tahun itu. Meski sudah diserap sebagian kecil, nyatanya ia masih kuat dan tidak merasakan efek apapun ketika terkena pedang bahkan tidak ada satu goresanpun saat pedang mengenainya.
"Gadis bodoh ... bagaimana mungkin tubuhku tergores hanya dengan pedang sampah itu? Setidaknya kau memiliki artefak langit untuk mengalahkanku. Sama seperti praktisi kecil itu. Setidaknya dia bisa membuat pedang dari elemen api di tangannya. Sedang kamu? Kurasa kau tidak tahu batasan kekuatanmu."
"Meski begitu, kita belum tahu sebelum kita mencobanya, bukan? Bagaimana dengan ini?" Lianhua memanggil kupu-kupu, kumbang dan lebah madu.
Saat dalam keadaan lemah, setelah kehilangan ingatan, Lianhua bisa berbicara dengan serangga. Namun khusus serangga pemakan nektar dan madu. Tentu saja ia berpikir untuk terus melakukan percobaan beberapa kali. Saat berada di bukit, beberapa kali menemukan bahan obat-obatan. Dengan bantuan serangga pemakan madu, mudah mencari bahan yang diperlukan.
Saat ini dengan lebah, Setidaknya bisa memperlambat Meighui Yinxing. Lianhua tahu, akan mengalami kesulitan jika ingin kabur. Namun sebelum meninggalkan tempat itu, selendang merah telah mengikatnya. Menjadi seorang tahanan yang tak bisa kabur dari jerat.
'Sial. Aku tidak bisa menolong kamu, Lianhua. Maafkan aku yang sudah berbuat jahat padamu. Jika kita dipertemukan lagi, aku siap menjadi bawahanmu seumur hidupku,' ikrar Qionglin dalam hati.
Saat tidak bisa bergerak dan berbicara, Qionglin tidak sanggup menanggung kesalahan lagi. Sudah cukup dirinya berbuat buruk pada Lianhua selama ini. Padahal gadis itu adalah penyelamat nyawa Shaoshang.
"Ugh ... sangat sulit dilepaskan. Aku tidak mau mengikutimu. Meski kau membunuhku," tangkas Lianhua. Sudah kehabisan senjata dan tidak bisa lolos dari kematian. Kecuali ada keajaiban datang tiba-tiba.
"Tentu tidak mudah kamu lepaskan diri. Mungkin kekasihmu yang barusan, mungkin sudah mati setelah melompat ke jurang." Meighui Yinxing menatap tajam ke arah Lianhua.
Selanjutnya tangan wanita siluman itu ditunjukkan ke arah Lianhua. Menyentuh dagu dan lekuk wajahnya dengan jemarinya. "Kau Paling cantik dan sempurna. Datangah ke tempatku dan akan kubunuh kekasihmu."
__ADS_1
***