My Angel Wife

My Angel Wife
Bab 60


__ADS_3

Seperti yang dikatakan oleh Zico sebelumnya jika ia akan mandi setelah Fanya selesai. Dan saat Zico melakukan aktivitas membersihkan tubuhnya, Fanya yang sudah selesai semuanya hanya duduk bersandar disandaran ranjang. Entah kenapa matanya belum juga bisa ia pejamkan alias mengantuk padahal waktu saat ini menunjukkan pukul 1 dini hari. Namun Fanya tak ambil pusing tentang hal tersebut, ia beranggapan tidak mengantuknya ia karena habis mandi tadi. Dan untuk menghilangkan kejenuhan yang tiba-tiba melanda dirinya, Fanya mengambil ponselnya. Dengan iseng-iseng sekaligus penasaran dengan acara pernikahannya tadi, ia mulai membuka beberapa tautan berita yang memberitakan tentang pernikahan dirinya dan Zico.


Fanya sesekali terkekeh geli saat membaca beberapa komentar yang menyatakan para netizen tengah patah hati masal gara-gara pujaan hatinya alias Zico sudah sold out. Namun tak urung Fanya hanya bisa menggelengkan kepalanya saat melihat ada beberapa komentar negatif yang diberikan kepadanya yang menyatakan tidak cocok lah, ini lah itulah. Tapi Fanya mencoba untuk tidak membawa komentar negatif itu kedalam hatinya. Toh mau jempol mereka lepas dari tangannya sekalipun, tidak menampik kenyataan bahwa Zico sudah menjadi suaminya, sudah menjadi miliknya sepenuhnya. Dan yang berkomentar negatif tadi yang kebanyakan membandingkan Fanya dengan mereka sendiri, tidak akan bisa memisahkan hubungan suami-istri yang baru terjalin ini.


Fanya kembali men-scroll tautan berita pernikahannya itu meninggalkan para komentar negatif tadi sampai dimana matanya melihat satu postingan yang membuat dirinya menghentikan pergerakan jarinya. Ia membaca judul berita itu dengan hati-hati takut ia salah membaca.


"Seorang perempuan diseret keluar dari ruang acara pernikahan Zico dan Fanya lantaran cemburu?"


Fanya membaca judul berita itu dengan kening yang berkerut sebelum ia mulai membaca seluruh isi dari berita tersebut. Dan ia juga sempat melihat foto maupun video yang menampilkan seorang gadis tengah di seret keluar oleh laki-laki paruh baya yang tak ia kenali sama sekali keduanya.


"Siapa mereka?" tanya Fanya dalam hatinya.

__ADS_1


Karena rasa penasarannya yang sangat tinggi, Fanya kembali mencari berita dengan topik yang sama. Sampai ia menemukan sebuah berita yang lebih akurat lagi. Didalam berita itu menyebutkan siapa gadis yang di seret tadi.


"Cheasea? Siapa Cheasea? Apa dia mantannya Mas Aka?" Fanya tambah penasaran. Dan untuk menjawab rasa penasarannya itu, ia kembali menyibukkan dirinya untuk mencari siapa gadis yang memiliki nama Cheasea itu.


Sampai akhirnya, Fanya menemukan sebuah berita yang menyantumkan akun Instagram milik Cheasea. Fanya dengan gerakan cepat mencari nama akun tersebut. Saat mencari akun milik gadis tersebut jantung Fanya berdetak begitu cepat. Dan saat ia menemukan akun milik Cheasea lalu membukanya jantungnya hampir copot kala melihat postingan foto yang berada di dalam akun tersebut. Foto-foto itu tampak romantis bagi Fanya. Bagaimana tidak romantis coba jika foto itu hanya memperlihatkan dua manusia berjenis kelamin berbeda dengan pose yang berbeda-beda entah itu saling berpelukan, saling pandang satu sama lain, Cheasea yang terlihat menyandarkan kepalanya di bahu Zico, Cheasea yang digendong Zico dan masih banyak lagi postingan Cheasea dengan Zico yang semakin Fanya melihatnya hatinya semakin sakit saja ditambah caption di setiap postingan menggunakan emoticon love dan yang semakin membuat hati Fanya sakit saat melihat postingan Cheasea yang paling atas dimana foto itu di postingan 6 bulan yang lalu yang artinya ia dan Zico belum bertemu. Dan di postingan itu memperlihatkan keduanya tengah berpelukan di sebuah tempat yang Fanya yakini adalah bandara karena terlihat ada beberapa koper yang ikut terfoto dan di postingan itu terdapat sebuah caption yang berbunyi, "Mine❤️ and I Miss you, love."


Demi apapun Fanya ingin menangis saat itu juga. Namun sebisa mungkin ia tahan.


Dan saat Fanya terus fokus dengan ponsel yang ada di tangannya, sampai-sampai ia tak menyadari Zico yang sudah keluar dari dalam kamar mandi. Laki-laki itu tampak mengeryitkan keningnya kala melihat istrinya masih terjaga dengan ponsel yang ada ditangannya.


"Lihat apa sih? Kok kayaknya semenarik itu sampai-sampai kamu gak ngelirik aku sama sekali," ucap Zico. Fanya buru-buru mematikan ponselnya. Ia tak ingin Zico mengetahui apa yang barusan ia lihat. Kemudian ia menatap Zico sembari menggelengkan kepalanya. Namun sayangnya gerak-gerik Fanya itu justru membuat Zico curiga.

__ADS_1


"Sayang, apa yang barusan kamu lihat? Aku juga mau lihat dong. Jadi coba siniin ponsel kamu. Kita lihat bareng-bareng," ujar Zico. Tangan laki-laki itu kini terulur untuk mengambil ponsel Fanya yang masih berada di genggaman perempuan itu. Tapi dengan cepat Fanya menjauhkan ponselnya dari jangkauan Zico.


Zico menatap Fanya dengan salah satu alisnya yang terangkat.


"Apa kamu menyembunyikan sesuatu dariku?" tanya Zico. Tentunya dijawab gelengan oleh Fanya.


"Kalau memang kamu tidak menyembunyikan apapun dariku, kenapa kamu langsung menjauhkan ponselmu dariku? Padahal aku hanya mau lihat apa yang kamu lihat barusan lho sampai-sampai kamu mengabaikanku tadi."


"Aku tidak menyembunyikan apapun darimu. Lagian apa yang aku lihat tadi juga tidak penting. Jadi daripada kamu mau lihat apa yang aku lihat tadi, lebih baik kita tidur saja. Sekarang juga sudah pukul setengah dua dan kita besok pagi sudah harus cek out dari hotel ini. Jadi udah ya, kita istirahat saja." Fanya membalas ucapan dari Zico tadi dengan bahasa isyaratnya. Dan diam-diam tangannya yang membawa ponsel tadi ia gerakkan keatas nakas di samping tubuhnya. Ia menaruh ponselnya diatas sana. Berharap Zico tak melihatnya karena laki-laki itu kini sudah ia bawa berbaring di sampingnya.


Namun sayangnya harapan Fanya pupus seketika kala melihat Zico justru kembali bangkit dan dengan cara laki-laki itu mengurung Fanya di bawahnya, tangan Zico meraih ponsel milik istrinya itu.

__ADS_1


Fanya hanya bisa pasrah, ia ingin memberontak pun juga percuma karena Zico benar-benar mengunci pergerakannya di bawah tubuh laki-laki tersebut.


Sedangkan Zico, ia dengan cepat membuka ponsel milik Fanya. Dan untungnya ponsel milik istrinya tak dikunci yang memudahkan dirinya langsung meluncur, membuka riwayat terakhir apa yang istrinya itu lihat. Dimana di riwayat itu menunjukan sebuah aplikasi Instagram yang tampak ba-bi-bu lagi, Zico langsung membuka aplikasi itu dan saat aplikasi itu terbuka, langsung menampilkan sebuah akun yang tak ia kenal karena ia tak mengikutinya. Tapi saat ia melihat foto pemilik akun, tangannya menggenggam ponsel milik istrinya itu dengan sangat erat. Apalagi saat melihat postingan-postingan diakun tersebut. Rasanya Zico ingin meninju wajah pemilik akun tersebut.


__ADS_2