
Mommy Della yang baru saja selesai makan siang, ia berjalan sendiri menuju ke ruang inap sang menantu. Untuk suami beserta kedua anaknya telah kembali ke pekerjaan mereka masing-masing yang tak bisa mereka tinggalkan terlalu lama. Sehingga berakhirlah Mommy Della seorang yang akan menemani Zico dan Fanya di rumah sakit ini.
Kala Mommy Della telah sampai di depan ruang inap sang menantu, ia dengan cepat membuka pintu di hadapannya itu. Namun saat ia melihat pemandangan di dalam ruangan itu membuat ia tak jadi masuk kedalam ruangan tersebut. Namun kala ia ingin menutup kembali pintu tersebut, dua orang yang ada di dalam sana menolehkan kepalanya yang membuat Mommy Della tersenyum canggung.
"Maaf, Mommy tidak bermaksud mengganggu kalian. Lanjutkan saja. Mommy akan keluar," ujar Mommy Della merasa tak enak.
"Siapa yang bilang Mommy ganggu kita? Perasaan gak ada yang bilang seperti itu. Toh kita juga tidak lagi romantis-romantisan, Jio cuma lagi suapin Fanya saja tidak lebih. Jadi Mommy tidak perlu sungkan seperti itu. Kita juga tidak ada yang keberatan dengan kehadiran Mommy di sekitar kita. Iya kan sayang?" ucap Zico diakhiri dengan ia meminta persetujuan dari sang istri. Tentunya Fanya yang memang setuju dengan ucapan sang suami pun ia menganggukkan kepalanya ditengah-tengah kunyahannya.
"Tuh lihat, Fanya juga tidak masalah. Jadi Mommy masuk aja sini. Jangan di luar karena Mommy bukan orang asing untuk kita berdua," ujar Zico yang membuat Mommy Della hanya bisa mengangguk pasrah. Lalu dirinya kini berjalan mendekati sang putra dan sang menantu yang kembali menyuapkan makanan kepada istrinya.
Dan saat Mommy Della sudah berada di sisi Fanya, tangannya bergerak mengusap lembut kepala wanita itu.
Fanya yang mendapat usapan pun, ia menengadahkan kepalanya dengan senyum yang mengembang di bibirnya. Tentunya senyuman itu dibalas senyuman oleh Mommy Della.
"Gimana keadaan kamu sekarang, sayang?" tanya Mommy Della.
__ADS_1
Tanpa melunturkan senyumannya Fanya menjawab, "Fanya baik-baik saja Mommy. Terimakasih telah mengkhawatirkan Fanya. Dan maaf karena Fanya gagal menjaga calon cucu Mommy sehingga membuat Mommy, Daddy dan yang lainnya kecewa."
Mommy Della yang melihat balasan dari Fanya seketika senyumannya luntur. Dan dengan gelengan kecil Mommy Della membalas, "Tidak. Jangan meminta maaf seperti itu. Kamu tidak salah sama sekali, sayang. Semua yang terjadi sudah kehendak dari yang maha kuasa. Mommy maupun yang lainnya juga tidak merasa kecewa sama sekali atas kejadian ini. Jadi Mommy minta jangan pernah berpikir seperti itu lagi. Jangan pernah merasa bersalah ataupun merasa kamu telah mengecewakan banyak orang. Ingat sayang semua yang terjadi sudah menjadi takdir untuk kita yang harus kita terima dan jalani dengan sebuah keikhlasan. Dan ingat anak itu merupakan bentuk dari rezeki dari Allah yang hanya dititipkan oleh kita para orangtua untuk di jaga ataupun diasuh sebaik mungkin, tapi kembali lagi jika sang pemilik ingin mengambil miliknya maka kita harus merelakannya dan juga kita harus selalu mengingat jika sesuatu yang telah diambil oleh sang pemilik segala pasti akan diganti yang lebih besar lagi. Contohnya Mommy sendiri. Mommy sama seperti kamu dulu. Mommy pernah kehilangan seorang calon buah hati Mommy dan Daddy padahal saat itu usia kandungan Mommy sudah hampir sembilan bulan. Tapi Mommy dan Daddy berusaha untuk ikhlas dan menerima takdir kita sampai akhirnya kamu lihat sendiri kan sekarang Mommy punya anak 6. Banyak kan?"
Fanya menganggukkan kepalanya.
"Nah Mommy rasa rezeki memiliki anak 6 ini karena buah atas kesabaran dan keikhlasan Mommy dan Daddy saat itu. Jadi Mommy yakin kamu dan Jio nanti akan mendapatkan ganti yang lebih dari yang telah kamu ikhlaskan saat ini. Bisa saja kamu malah dipercaya memiliki anak kembar langsung 10," sambung Mommy Della yang justru membuat Zico memelototkan matanya sedangkan Fanya yang sedari tadi menyimak ia tersedak makanan yang akan ia telan.
Zico yang mendengar suara batuk dari Fanya dengan cepat ia meraih segelas air minum yang terletak diatas nakas lalu ia sodorkan kearah Fanya. Tentunya langsung diterima oleh wanita itu kemudian ia tenggak sampai habis setengah.
"Hati-hati sayang. Mommy gak akan minta makanan kamu kok," ucap Mommy Della yang entah hanya bergurau saja atau memang tidak tau alasan Fanya sampai tersedak seperti itu.
Zico yang ikut menepuk-nepuk pelan punggung Fanya, ia mendengus kesal.
"Ck, Fanya tersedak bukan karena takut makanannya Mommy rebut tapi dia tersedak karena ucapan Mommy tadi." Mommy Della mengerutkan keningnya.
__ADS_1
"Ucapan Mommy? Memangnya ucapan Mommy kenapa? Dan ucapan Mommy yang mana yang bisa bikin Fanya tersedak?"
"Ucapan Mommy yang terakhir. Yang mengatakan kalau Fanya bisa saja hamil kembar 10." Mommy Della tampak mengangguk-anggukkan kepalanya.
"Oh yang itu. Memangnya apa yang salah sih? Perasaan biasa saja."
Zico yang merasa sedikit frustasi karena sang Mommy tidak kunjung paham juga, ia mengusap wajahnya.
"Ya mana mungkin Fanya sanggup melahirkan anak kembar 10 secara bersamaan Mom. Belum lagi mengasuh 10 anak sekaligus. Jio tidak bermaksud meremehkan Fanya, tapi sumpah demi apapun Jio tidak akan tega jika harus melihat Fanya melahirkan 10 bayi sekaligus yang tentunya itu sangat menyakitkan untuknya. Mungkin jika hanya kembar dua, masih bisa Jio terima bahkan mungkin Fanya akan senang jika memiliki bayi kembar hanya dua saja tidak lebih," ujar Zico yang mewakilkan Fanya menjelaskan alasan dirinya terkejut tadi. Dan tentu saja ucapan dari Zico mendapat anggukkan dari hanya. Dirinya juga tidak percaya jika ia bisa sanggup melahirkan 10 bayi sekaligus apalagi mengasuhnya. Ia takut jika hal itu terjadi, ia tidak bisa membagi kasih sayang kepada ke sepuluh anaknya yang menyebabkan mereka akan kekurangan kasih sayang atau lebih parahnya lagi mereka akan merasa iri satu sama lain.
Sedangkan Mommy Della, ia terlihat nyengir sembari menggaruk kepalanya yang tak gatal sama sekali.
"Hehehe ternyata seperti itu. Ya maaf jika ucapan Mommy tadi membuat kalian terkejut. Mommy kira kalian justru akan senang mendengar doa dari Mommy tadi. Tapi tak apa, jika kalian tidak sanggup mendapat 10 anak kembar sekaligus. Mommy akan mendoakan yang terbaik untuk kalian. Doa yang kalian panjatkan akan Mommy aamiinkan. Dan yang terpenting Mommy selalu berdoa agar kalian selalu bahagia," ujar Mommy Della dengan tulus.
Zico dan Fanya tentunya langsung tersenyum dan mengaminkan ucapan dari Mommy Della tadi. Mereka pun juga berharap agar rumah tangga mereka selalu diliputi akan kebahagiaan.
__ADS_1