Pangeran Impian Gadis Malang

Pangeran Impian Gadis Malang
Episode 78 Malam pengantin yang tertunda


__ADS_3

Berbeda dengan Rendy dan Rania Nabila dan Rangga lebih memilih menghabiskan malam Minggu mereka di rumah.


Saat ini Nabila sedang sibuk membalas beberapa chat di toko onlinenya sambil menyandarkan tubuhnya di bahu kasur.


Atensinya teralihkan saat pintu kamarnya mulai terbuka , sosok Rangga terlihat memasuki kamar berjalan menuju tempat tidur menghampiri istrinya yang tengah sibuk dengan ponselnya.


"Kamu lagi apa sayang?, Kamu chat an dengan siapa itu?, coba lihat!". Rangga merebut ponsel Nabila takut kalau kalau istrinya berbalas pesan dengan pria lain.


"Ya ampun mas, aku lagi bales pesan customerku, kemarikan ponselku!". Nabila mengulurkan tangannya untuk meraih ponselnya namun ditepis oleh Rangga.


"Tunggu biar aku cek dulu!". Rangga mengecek satu persatu pesan masuk dan keluar di aplikasi pesan, dan pesan masuk dan keluar di toko online milik Nabila.


"Silahkan cek aja!". Seru Nabila kesal melipat kedua tangan di dada lalu membuang muka sembarang, Rangga selalu saja curiga dengannya.


Rangga tersenyum puas saat tidak menemukan pesan yang mencurigakan, memang benar semua pesan masuk dan keluar yang ada di ponsel Nabila adalah pesan dari customernya, pesan transaksi jual beli bunga di toko onlinenya.


"Iya betul balas chat customer, ini sayang ponselnya". Rangga mengembalikan ponselnya namun wajah Nabila sudah membrengut kesal.


Nabila meraih ponselnya dengan kesal, ia kesal karena Rangga tidak menpercayainya dan selalu curiga kepadanya.


"Kamu marah yank?, maafkan aku ya". Rangga menggeser duduknya merapat ke Nabila namun dengan cepat Nabila menggeser duduknya menjauh.


"Yank sini dong nanti kamu jatuh loh". Rangga menarik pinggang Nabila.


"Jangan marah ya". Lanjutnya.


"Aku kesal sama kamu mas, kenapa kamu ngga pernah percaya sama aku kamu selalu saja curiga sama aku!". Seru Nabila.

__ADS_1


"Iya maafkan aku sayang, itu karena aku terlalu cinta sama kamu yank aku ngga mau kamu dekat dengan laki laki lain selain aku". Tutur Rangga.


"Seharusnya kamu percaya sama aku mas, dari dulu aku sudah sering bilang aku ngga mungkin khianatin kamu mas". Nabila membuang mukanya ke sembarang arah, merasa malas untuk bertatapan dengan suaminya.


"Iya maaf sayang, jangan marah lagi ya". Rangga mencoba meraih dagu Nabila dan menatap lekat wajah istrinya itu, menyibakkan beberapa rambut yang tersulur menutupi pandangan gadis itu.


Huuummpp...


Tiba tiba saja Rangga mulai mencium bibir Nabila dengan lembut, m****** dan m*ng*ksplor mulut Nabila dengan lembut, ciuman yang begitu lembut pun kini berubah menjadi p*nas.


Dengan nafas terengah engah Rangga berbisik, "Sayang apa tamunya sudah pergi?, aku rasa ini sudah satu minggu". Bisik Rangga, matanya sudah dipenuhi kabut gairah.


Nabila mengangguk pelan sambil menggigit bibir bawahnya, tubuhnya mulai gemetar, jantungnya tiba tiba berdetak kencang, ia gugup sangat gugup, bagaimana jika Rangga meminta haknya sekarang?.


Nabila memundurkan tubuhnya menjauh dari sambil meremas kain sprei namun Rangga malah terus memajukan tubuhnya hingga menghimpit Nabila di sandaran tempat tidur mereka, Rangga memegang tengkuk Nabila lalu kembali m****** bibir istrinya dengan lembut.


Rangga membaringkan tubuh Nabila perlahan tangannya mencoba melucuti baju tidur yang dikenakan istrinya itu secara perlahan.


Dengan satu tarikan baju tidur itu sudah terlepas dari tubuh Nabila lalu melemparkannya ke lantai, kini tubuh Nabila sudah terlihat polos tanpa sehelai benangpun, Nabila menyilangkan tangannya menutupi bagian d*danya yang terlihat menggoda di mata Rangga.


"Jangan di tutupi sayang". tuturnya sambil menyingkirkan kedua tangan Nabila darisana.


Ia mulai m*nciumi setiap inci tubuh polos istrinya, dengan cepat ia pun menanggalkan baju tidur miliknya dan melemparnya ke lantai.


Dan terjadilah pergumulan hebat itu, malam ini akan menjadi malam panjang untuk mereka berdua, menikmati malam pengantin yang tertunda.


****

__ADS_1


Sensor yaa Readers... adegan berbahaya🤭


Terimakasih sudah mampir ke novel ini, jangan lupa dukung novel ini, like dan vote serta rate bintang limanya kak..


Tinggalkan komentar kalian untuk semangat author yaa, Terimakasih 🙏😁


Author post lagi ya visual Rangga dan Nabila untuk mengobati rasa kangen kalian..


Nabila Ramadani Gunawan






Rangga Pramudita





__ADS_1



__ADS_2