Pasrahnya Lelaki Tangguh

Pasrahnya Lelaki Tangguh
* GARIS TANGAN * " Farewell maybe Forever "


__ADS_3

Bab 2.


Kakakku


" Tapi, Om akan sarankan kepada pihak tergugat, dalam hal ini pemilik Kapal, untuk menempuh jalan yang bijaksana." kata Don dengan dengan tenangnya.


Sementara kita tinggalkan Don, di sebuah ruang Khusus untuk kegiatan formal, diantaranya ialah rapat seperti saat ini sedang berlangsung.


Rapat Tingkat management level menengah keatas, di Kapal FSO. ini ( Floating Storage Oil Tanker ) bernama, MT. FORMOSA, sedang berlangsung rapat tertutup yang dipimpin langsung oleh Master on board, Kapten Hendrik Bossman Van Dijk, sehubungan dengan diterimanya sebuah berita melalui email resmi dari seorang Dokter yang bernaung dibawah payung hukum ' Ikatan Dokter Brazil '. tertanda, Dokter Umum/ Kandidat Spesialis Anestesi. Tertanda ; Josette Maria Cardoso.


Isi dari tulisan tersebut, menjelaskan, " Sebuah kejadian berupa tindakan yang berpotensi, kehilangan Jiwa, yang diakibatkan oleh kelalaian dan atau kurangnya pengawasan terhadap,... dan seterusnya.., dan seterusnya. email ini juga di CC ke Administrator Pelabuhan Santos.


Selanjutnya di jelaskan mengenai kewenangan Nakhoda Kapal alias kapten Kapal, tentang Hak dan Kewajibannya dengan sangat jelas dan Transparan.


Ketika sang Kapten menerima dan membaca, isi keseluruhan email yang di kirimkan ke alamat email Kapal, di telaahnya dengan seksama, dia berkesimpulan , yang mengirim email ini, bukan orang biasa, tampaknya tahu dalam pemahaman hukum kelautan dan pelayaran.


" Itulah alasan yang mendasar, kenapa saudara semua saya pinta untuk hadir." Tegas Kapten Bossman Van Dijk. Ditatapnya satu persatu, mulai dari perwira Deck ke Satu selanjutnya ke Dua terakhir yang ke Tiga, berlanjut ke Perwira Mesin pertama, kedua dan ketiga, termasuk Ahli Listrik dan yang terakhir pimpinan Katering. Keseluruhan yang hadir berjumlah 11 Orang, termasuk Kapten.


Dalam kesempatan ini, Kapten bertanya pula langsung kepada Aji, mengenai kepergiannya sepanjang malam itu, dan Aji menjelaskan kejadian demi kejadian yang sebenarnya, tanpa dia kurangi apalagi di tambah.


Kapten Bossman Van Dijk, menanggapi dengan gayanya, dan di sambut senyum lebar oleh seluruh anggota rapat ," Lekker ya Jong .? tanggapnya. dalam bahasa Belanda, yang maksudnya " Enak ya anak muda !?."

__ADS_1


Kapten Hendrik Bossman Van Dijk seorang Nakhoda Kapal Laut yang dikenal Bijaksana, namun tegas dalam setiap mengambil keputusannya. Dia salah seorang Kapten senior di perusahaan pemilik kapal MT.FORMOSA, salah satu dari sekian banyak perusahaan besar yang memiliki Armada kapal terbesar di penjuru Dunia saat ini, lebih dari 200 unit Kapal milik dan charter, dari yang ukuran ULCC ( Ultra Large Cargo Carrier ), yang berbobot mati


500.000 Ton , ataupun VLCC ( ( Very large Cargo Carrier ) berbobot mati 310.000 Ton, hingga Kapal pesiar milik pribadi baik untuk keperluan sendiri, ataupun untuk di Rental Kan.


Tidak serta merta Kapten Bossman mengambil Kesimpulan, apalagi mengambil keputusan.


Dalam hal ini, dia menekankan pesan kepada semua peserta rapat, untuk tetap menjaga kerahasiaan hasil rapat yang berisi bahasan dan kronologi kejadian, untuk tetap menjaga kredibilitas perusahaan maupun seluruh anggota yang terlibat langsung di Kapal yang dalam tanggung jawabnya.


" Kita harus tetap bersikap tenang menghadapi kasus ini, sebagai sebuah kejadian di luar dugaan semua personil yang saat itu pergi ke darat untuk tujuan Penyegaran ," Ungkap Kapten Bossman.


Beberapa lembar kertas berisi email hasil Lab tertera nama Aji Swakarsa, berikut penjelasan reaksi cairan kimia bernama Spanish fly tersebut terhadap organ tubuh Manusia, ada juga surat berupa Undangan secara pribadi dari kepala Syahbandar setempat , yakni Mr.Don Bosco Gonzales. yang di bubuhi Cap kedinasan dan tanda tangannya. Ini di tujukan kepada Kapten MV. FORMOSA .


*. Tanggung jawab setiap Nakhoda yang tidak sebatas keselamatan Nyawa, muatan , ataupun properti yang ada di Kapal berikut Kapal Itu sendiri, akan tetapi, dampak pencemaran lingkungan yang di akibatkan oleh pengoperasian kapal tersebut oleh personal yang mengoperasikannya, di saat kapal berlayar maupun labuh Jangkar, atau sandar di pelabuhan muat dan atau bongkar.


* Di saat Kapal mengalami kecelakaan baik yang disebabkan oleh unsur Kekeliruan Manusia, atau oleh sebab Alam, maka, sebelum di pastikan Jiwa yang ada di atas Kapal, selamat keseluruhannya tanpa kecuali, Nakhoda belum di perbolehkan untuk menyelamatkan Jiwanya.


Lihat sejarah kejadian beberapa Kapal yang karam, tenggelam, bagi seorang Kapten yang menjalankan undang-undang dan hukum kelautan, memilih untuk tenggelam bersama Kapal yang dia Nakhoda Nya, daripada dia selamat sementara ada nyawa di dalam Kapalnya belum terselamatkan, kenapa demikian Jose ?" sampai sini Don terdiam., lanjutnya lagi,


" Karena, walaupun dia selamat, manakala ketika di gelar sidang di Mahkamah Pelayaran di temukan bukti-bukti, bahwasanya di saat tenggelamnya Kapal Van Der Wijk misalnya, katakanlah Nakhoda Nya selamat tetapi ketika satu saja penumpangnya didapati masih terjebak di dalam lambung Kapal oleh berbagai macam sebab, maka bagi sang Kapten, akan mendapat Sanksi Hukum yang pasti menantinya. Itulah alasan yang mendasar kenapa waktu kuliah dulu, Om tidak mengambil Jurusan Nautika atau Tehnik Mesin Kapal.


Hening untuk beberapa saat, Josette mendengarkan nya dengan penuh Hidmat. Penuturan Don yang menarik, membuatnya ingin tahu lebih banyak lagi dunia Kemaritiman dengan beragam Problematiknya, betapa itu Tantangan yang sangat di minatinya.

__ADS_1


Hari mulai senja, terdengar suara pintu di ketuk beberapakali, ketika di buka oleh orang yang mengetuknya disusul oleh kemunculan seseorang yang tidak lain dari Adeline, yang baru pulang dari acara Gathering nya, dia bukan orang asing bagi Josette.


Begitu dilihatnya Josette, serta Merta, dihampirinya dengan setengah berlari setelah berhadapan satu sama lain, dengan serempak mereka larut dalam pelukan sebagai ekspresi rasa rindu diantara mereka.


Saling bertukar cerita pun berlangsung dan semakin semarak berkisah tentang beragam hal.


" Kak Jose, nginep di sini Ya !, ucap Adeline lebih mirip anjuran ketimbang sekedar bertanya, " Nanti malam kita pergi yuk !, ke tepi Pantai, ada Cafe yang belum lama di buka, dan begini," kata Adeline bernada promosi, sambil mengacungkan kedua jari Jempol tangannya, dan sambungnya lagi.,


" Nama Cafenya PARADISSO, ". kali ini di sampaikannya dengan bisikan ke Telinga Josette, sembari berlari kecil dan berlalu pamit, untuk segera menuju ke kamar mandi. Meninggalkan mereka. bertiga di ruang keluarga rumah tinggal, Keluarga Don.


Nyonya Don menganjurkan kepada Josette , untuk menyusul Adeline, beristirahat dengan di tunjukkan nya Kamar untuk Josette tempati, yang letaknya berdampingan dengan kamar Adeline, ada kamar mandi diantara kedua kamar tidur tersebut.


Tidak dikisahkan bagaimana Josette melewati malam di rumah keluarga Don.


Hari Senin pagi tepat pukul 08:00 waktu setempat, baik Don maupun Josette, juga anggota keluarga lainnya, mereka bersiap-siap untuk mengisi kegiatan rutinitasnya masing-masing. Sementara itu, di atas Kapal FSO MT. FORMOSA, disana Aji sedang menunggu motor but jemputan yang akan mengantarkannya ke Darat, untuk selanjutnya , Aji di pandu oleh agen perwakilan dari kantor, untuk menjalani MCU di RSU setempat yang di tunjuk oleh perusahaan.


Aji melangkah turun menggunakan Gangway ( tangga di atas Kapal ) menuju But penjemput yang telah tambat di bagian lambung Kapal, dengan di sertai Kapten Hendrik Bossman dan beberapa orang Anak buah Kapal lainnya yang mendampingi sang Kapten, bareng turun untuk urusan yang berbeda dengannya.


Selang 5 menit kemudian, Motor But pun telah merapat ke dermaga di pantai, selanjutnya dengan mobil jemputan yang disediakan oleh perwakilan dari Kantor, mereka di antar ketempat tujuan, pertama untuk Aji, setibanya di RSU yang di maksud, dari proses pendaftaran hingga menunggu panggilan, mengikuti urutan nomor, keseluruhannya di urus oleh representatif perusahaan yang umum di sebut Agen perwakilan.


Aji hanya duduk manis, menunggu giliran di panggil. Tiba tiba saja dia teringat akan apa yang wanita itu katakan, " Aji., kau masih beruntung Dewi Fortuna hadir saat kejadian kau menelan dengan takaran melebihi Dosis, kapasitas Obet itu jauh diatas kapasitas kekuatan jantung manusia pada umumnya. karena obat itu bukan untuk Manusia, kalau saja keberuntungan tidak kau dapatkan seperti pada saat itu."..... Merinding bulu kuduknya

__ADS_1


__ADS_2