Pasrahnya Lelaki Tangguh

Pasrahnya Lelaki Tangguh
* GARIS TANGAN * " Transisi "


__ADS_3

Bab 8


Tiba waktunya kepada yang Haruki maksudkan, yaitu, ingin memperkenalkan Aji kepada semua anak Tante Meyriska adik dari Mamienya Haruki yang katanya asli dari kota Serang, Banten.


" Ji., Luh sengaja gua ajak kemari biar kenal sama sepupu gua ." seru Haruki sambil menyebutkan nama mereka satu persatu.


" Yang cikal Meita, tuh Ji..ayo salaman dong, biar kalian bisa saling kenal, anak Tante yang ke dua Susan dan yang bontot, namanya Vera, yang lainnya itu tetangga si Tante.


Nama si Tante sendiri ," belum selesai Haruki dengan ucapannya, tante Meyriska yang biasa di sebut dengan tante Mey, mengeja satu-persatu huruf namanya sendiri, dengan gaya nya yang sudah dikenal di lingkungan masyarakat di sana ," Meyriska " katanya dengan gayanya yang sensual.


Sesi perkenalan dianggap sudah selesai, di lanjutkan ke sesi berikutnya, yaitu ; Sambutan dan ucapan selamat kepada yang berulang tahun, oleh yang dianggap senior di antara seluruh hadirin. Selanjutnya sesi yang terakhir yang ditunggu oleh semuanya, yaitu acara bebas.


Pemandu Acara merangkap DJ, menyampaikan tentang acara bebas di sini adalah, sebatas boleh merokok, menikmati makanan yang di sediakan, termasuk minuman keras berlebel dan resmi di jual di toko tempat penyedia makanan dan minuman.


Sesi terakhir ini sudah termasuk di dalamnya acara ramah-tamah, dan waktunya tidak di batas, sampai bosan.


Dalam kesempatan bercengkrama dengan Aji yang dianggap sebagai muka baru dan juga pendatang baru di lingkungan mereka, Meyriska menyampaikan kepada semua yang kebetulan duduk bareng di kursi tempat biasa dia duduki. Kalau di simak lebih teliti lagi, sebenarnya isi dari yang di sampaikan nya lebih ditujukan kepada Aji.


" Di acara ramah tamah seperti ini keponakan Tante bertemu jodohnya, berkenalan dan berlanjut ke pelaminan. Sekarang mereka sudah hidup mandiri, menyelenggarakan kehidupan nya, Alhamdulillah." pungkasnya dengan di akhiri oleh derai tawanya.


Waktu berjalan begitu cepat, dentang Jam berbunyi sepuluh kali, padahal tadi berangkat dari bengkel pukul lima sore, di perjalanan Tiga puluh menit, lebih beberapa jam kemudian dia dikenalkan kepada anak si Mami Meyriska yang bernama Susan.


Menurut penglihatan Aji yang belum menggunakan alat bantu kaca mata, yang namanya Susan, itu anak si Mami Meyriska yang paling cantik ketimbang yang lainnya.


Itu di utarakannya kepada Haruki, " Luh kagak lagi mabuk kan Ji ?" Tanya Haruki sembari senyum.


Untuk ke dua kalinya , Aji di buat kaget dan terhenyak. bagaimana tidak? .saat tiba sesi perkenalan, ketika saling bersalaman dengan berjabatan tangan, begitu tiba gilirannya bersalaman dengan Susan, saat itulah telapak tangannya merasa di korek oleh jemari lembut Wanita itu.


Begitu beradu pandang, Susan pun mengedipkan mata terarah kepadanya, sehingga di saat pencahayaan ruangan berganti ke nuansa romantis semacam suasana yang membuat Aji sempat terbuai, namun situasi itu hanya berlangsung sesat saja, karena mendadak sontak Musik yg tadi berirama melankolis berganti dengan musik dangdut koplo.

__ADS_1


Suasana yang semula syahdu dan menghanyutkan, apalagi tadi sudah di awali oleh sepasang muda belia yang berdansa dan begitu menghayatinya, membuat pasangan lainnya mengikuti hingga ruangan yang biasa di pergunakan untuk menerima tamu yang sengaja datang dan memadu " Cinta satu malam" di sanggar White Horse ini, yang konon Mami Meyriska menyebut semua wanita di sana sebagai anak-anakan nya di beri nya sebutan " Cantrik ". menjadi penuh sesak.


Para Cantrik nya ini, pada hitungan radius seratus meter jarak ke semua arah, di kenal White Horse lah yang mempunyai koleksi para Cantrik yang cantik-cantik dan semua Cantrik nya pernah ikut pendidikan, yang paling rendah saja lulusan kelas dua belas, entah bagaimana kiat tante Meyriska dalam mendapatkan mereka.


Tanpa bisa di tahan, kaki nya ikut menghentak-hentak ke lantai, sementara pandangan nya fokus ke satu arah, meresapi makna yang dikandung pada syair-syair dari lagu yg di putar oleh Disc Jockey lokal, Aji terus mengikuti arus.


Aji yang dari awal acara hingga saat ini masih terus di dampingi oleh Susan, tanpa campur tangan Haruki.


" Tahu aja Luh Ji, ama yang bening. Ade Gua di sini primadona nya, Luh harus siap buat berantem melayani orang yang sengaja mabuk, padahal dia naksir ade gua, nah...Dia yang nempel terus ke Luh, gua lihat ." ungkap Haruki.


" Susan, ajak istirahat tuh si Aji sudah mengucur begitu itu keringat." saran Haruki.


Padahal, suasana semakin semarak dan yg turut berjoget bukan hanya yang muda usia saja, yang sepantaran Oma dan Opa pun tumpah ruah entah dari mana datangnya undangan tambahan itu.


Mendadak sontak Musik di hentikan, " Para undangan sekalian yang kami hormati, mohon maaf kesenangannya telah terusik, bukan tanpa tujuan, tapi ada sesi yang sengaja panitia tidak sebutkan di awal acara. Yaitu....


Silahkan di bacakan oleh Tante Mey selaku tuan rumah sekaligus mami dari yang sedang berulang tahun. Tolong kita iringi dengan menyanyikan lagu


Sementara nyanyian bersama berkumandang dengan suara hidmat, mengundang rasa haru., sementara Mami Mey membacakan tulisan yang isinya di sebutkan oleh panitia penyelenggara pesta sebagai " Acara kejutan ", membuat semua orang yang ada di sana, tidak sabar untuk mengetahui apa kejutan tersebut.


Sebelum Mami Mey membacakan maklumat di secarik kertas yg dipegangnya, terlebih dulu panitia menyalakan seluruh lampu yang ada di ruangan itu,


dan mulai lah Mami Mey membacakannya.


Atas keputusan dan kesepakatan semua fihak yang terlibat dalam kepanitiaan peringatan hari ulang tahun yang berbahagia ini, dan berkat kontribusi sarana dan prasarana dari beberapa orang yang tidak bersedia untuk di sebutkan namanya.


Memberi mandat dan mewakilkan kepada pembaca dalam hal ini, saya, bahwasanya telah di pilih Thema dengan judul " Etika ". dan di tetapkan


untuk di masukkan sebagai bagian dari acara perayaan Ulang tahun ini.

__ADS_1


Ada pun maklumat ini adalah sangat erat korelasi nya dengan Thema yang telah di pilih, dan di sebutkan tadi.


Ini berupa peraturan yang tidak boleh di sanggah, oleh siapapun. Yaitu ; Barang siapa pada saat melakukan kegiatan berpasangan dalam berjoget, berdansa dan lain-lain yang serupa dengan itu, bilamana kedapatan, atau tertangkap mata, melakukan yang di anggap telah berbuat melebihi kriteria " Joget, Dansa dan sebangsa itu, atas penilaian oleh Panitia, maka di putuskan untuk di kenakan Sanksi, keputusan itu berlaku mutlak.


Diantara beberapa yang di anggap telah melanggar, yaitu pasangan Aji dan Susan. Adapun saksi yang di kenakan kepada mereka berdua adalah ;


Mereka Harus berciuman selama Lima menit sambil berdiri dan tanpa berpegangan kepada pasangannya.


Saat itu yang di nyatakan terkena sanksi berjumlah empat pasangan. Dua pasang sudah saling mengenal satu sama lain, yang dua pasang lagi seperti Aji, baru bertemu dan baru saling kenal.


Dia merasa tidak melakukan pelanggaran apapun, memang di akui nya, dia sedang melakukan dansa, tapi mengikuti aturan Dansa yang pernah di dapatnya dari seorang Kapten di Kapal Belanda, malahan ketika itu, Kapten yang bernama Arie Van Kestern membolehkan Aji praktek Dansa dengan istrinya, walau dengan perasaan canggung, Aji melakukannya di bawah pengamatan sang Kapten dengan alasan, harus sesuai dengan kenyataan satu saat nanti, Berdansa dengan lawan jenis. Harus dengan beretika.


Dia merasa paling laki-laki, sehingga ketika mendapat ujian dan terpaan dalam menjalani alur kehidupan pernah dia mengatakan kepada sahabat terdekatnya sebelum Haruki." Aku sedih, mungkin hatiku sedang terluka saat ini, tapi sulit bagiku untuk menangis, apalagi kalau sampai harus menitikkan air mata, bukan tidak ingin. ..justru sangat ingin merasakan.


Tapi ketika dia melakukan perbuatan rudapaksa terhadap wanita yang masih suci, rasa menyesal telah merusak dan menghinakan. saat itu lah dirinya bisa menangis.


Vonis telah jatuh kepada dia dan Susan, tinggal menunggu giliran, ini membuatnya gelisah, sehingga serba salah saat menunggu pelaksanaan sanksi.


karena rasa gelisah yang tidak terkira itu, sehingga membuatnya serba salah dalam bersikap,.


tersalur pelampiasannya dengan memasukkan tangannya kedalam saku depan celana Jeans yang di pakainya. Kata hatinya memerintahkan tangan untuk berbuat seperti itu, dan di laksanakan nya.


Sejurus kemudian, jari tangannya menyentuh sebuah benda berbentuk helai hanya ada satu lembar. teraba oleh jemari tangannya


Dikeluarkannya lembaran tersebut..di gulungnya benda itu, kemudian di uraikannya kembali, begitu terus berulang - ulang, tanpa dia lihat. namun perasaannya begitu kuat untuk melihat, kemudian di dekatkan lembaran bercorak warna yang mencolok itu ke matanya.


Betapa kaget yang tidak terkira, jantungnya berdegup kencang, dan dia melenguh seperti menyesali kenapa dia harus berada di sini.... dia coba kembali untuk meyakinkan siapa tahu, pertama di lihat tadi dia salah baca.


Setelah kedua kalinya dia lihat kembali, ternyata tulisan itu tidak menjadi rusak, masih seperti pertama, dengan tersungkur dan bersujud di lantai dia bertobat, dan kali ini untuk kedua kalinya sejak usia nya. menginjak dewasa..dia Menangis ..

__ADS_1


* kenapa Aji mendadak sontak menangis begitu melihat tulisan di secarik kertas ? yang ternyata itu


adalah karcis parkir resmi di tempat Aji sekarang berada.


__ADS_2