Pasrahnya Lelaki Tangguh

Pasrahnya Lelaki Tangguh
* GARIS TANGAN * " Paranoid "


__ADS_3

Ketika mereka tadi berpelukan , dia tidak merasakan sensasi apa pun, kendati di lubuk hatinya, dia mengakui wanita itu cantik dan sempurna, dalam penglihatan dan penilaiannya secara keseluruhan lahiriahnya, dengan bentuk hidung, yang bak ukiran hasil buah tangan seorang seniman pemahat tingkat Maestro.


Dengan kedua mata bulat dan putih bersih, di sertai lingkar bulat berwarna coklat di bagian tengahnya, kulit kuning kemerahan, serta rambut halus yang tumbuh teratur, di kedua belah lengannya.


" Salah satu lukisan Alam, dari maha karya Pencipta, yang bernilai seni tinggi, sulit untuk di jabarkan satu persatu, bukan di dalam mimpi, ini nyata." Demikian celoteh di dalam batinnya.


Sebenarnya, bagi mereka berdua, tidaklah ada keharusan untuk bergegas pergi meninggalkan penginapan tersebut, namun suasana disana di selimuti oleh kondisi yang sudah tidak nyaman lagi bagi keduanya.


Salah satu penyebabnya, adanya bayangan - bayangan yang akan mereka hadapi saat nanti bertemu dengan orang yang spesial dalam kehidupan mereka, khusus bagi Josette yang telah menjalani masa tunangannya yang relatif lama.


Calon suaminya yang dengan sabar menunggu saat perayaan pernikahan yang sedianya akan di selenggarakan pada dua bulan mendatang.


Berdegup kencang jantungnya, manakala membayangkan nanti di malam yang sakral, di saat pengantin menjalani malam pertamanya. Sudah menjadi rahasia keluarga calon suami, tentang dirinya, yang mereka umpamakan sebutir kecil berlian, yang terselip di hamparan pasir di pantai, dia tetap Berlian.


Tapi akan apa jadinya, di saat sang raja sehari yang membayangkan, betapa suatu kelangkaan di negaranya yang akan di nikmati nya, kenyataan yang ditemui tidak sesuai yang di bayangkan, semestinya perjalanan melalui jalan yang berliku, dan dijalani dengan suka cita bersama pujaan hati.


Apa lacur, naas bagi sang raja sehari, di saat mendapatkan fakta yang jauh berbeda , jalan yang di lalui nya itu, ternyata adalah jalan bebas hambatan, jalan Tol.


Wow.., alangkah kejadian ini akan menjadi sebuah coretan tinta hitam bagi dirinya, namun masih ada secercah cahaya yang dapat menghibur hatinya yang gundah, yaitu bukti sederet catatan yang sudah disusunnya menjadi sebuah bundel berisikan tuntutan yang akan di ajukan ke meja hijau, berupa pengaduan di jalur hukum.


Semua data sebagai penunjang untuk bukti dalam kasus ini sedang dipersiapkannya. Saksi-saksi pun akan di hubungi nya. Minimal 10 wanita dari 15 orang yang hadir saat peristiwa itu terjadi, ditambah awak kapal termasuk kaptennya, Visum at revertum biologis dirinya pun akan dia sempurnakan untuk memenuhi bila saat itu di pertanyakan nanti di persidangan.

__ADS_1


Banyak data berupa info yang dia gali dari Aji tentang keberadaan kapal dan info lainnya, tentang personal di atas kapal termasuk susunan organisatoris yang sedang berlaku di sana, termasuk daftar nama dan posisi juga kedudukannya masing-masing.


Josette bersikap biasa saja terhadap Aji, seakan tidak pernah ada kejadian apa pun di antara mereka berdua.


Aji, yang larut ikut terbawa dengan bersikap luwes saat mereka bercakap-cakap, hingga tiba pada obyek percakapan keingintahuan Aji atas sikapnya saat dia berbuat, di luar nalarnya, tadi malam.


Untuk selanjutnya, tanpa menunggu Josette bertanya lebih dulu, dia paparkan secara detail, betapa saat itu, dia berperang melawan hasrat biologis, yang meronta, mirip anak bayi yang tertunda mimi susu dari Ibunya. Atau orang yang sedang sakau ketagihan Narkoba.


Itu dari satu sisi, sementara pada sisi lain, ingatan sehatnya mencegah untuk tidak mengikuti tuntutan tersebut, walau pada kenyataan di akhir perjuangannya, dia tidak berhasil, gagal.


" Kalau kau percaya, betapa berat dan bingung yang tidak berujung kurasakan saat itu, bahkan hingga sekarang, aku tersudut di posisi dilematis, karena di Indonesia aku sedang ditunggu, oleh kedua orang tua ku, yang akan menyelenggarakan acara lamaran ku kepada seseorang yang aku idamkan menjadi pendamping hidupku nanti." Ujar Aji


" Luar biasa , Aji, aku turut berbahagia, semoga acara itu segera terwujud," timpal Josette, seraya mengulurkan tangannya, sebagai ucapan selamat yang tulus kepada Aji, yang menyambut uluran tangan itu disertai senyumnya yang sulit di gambarkan, pancaran kebahagiaan kah itu ? justru malah dia balik bertanya kepada wanita itu


" Itu adalah sejenis obat perangsang untuk membangkitkan libido, dan jenis yang mereka berikan kepadamu, umum sudah dikenal dan dipergunakan di daerah Spanyol, biasa di gunakan pada binatang, khususnya Sapi sejenis Banteng, Kuda, ataupun ternak lain yang sejenis itu," dan lanjutnya lagi.


" Akan tetapi, khusus untuk kau Aji, aku katakan apa adanya, engkau masih beruntung, sebab, yang memasukkan cairan dari jenis yang bukan untuk manusia itu, analisaku terhadap pelakunya , mungkin dia terburu-buru saat melakukannya, karena takut ketahuan, disamping itu dia tidak faham takaran dalam penyajiannya," belum cukup sampai disitu pemaparannya, dan lanjutnya lagi...


" Obat itu sudah populer dikalangan peternak, dari jenis hewan Sapi, Kuda, maupun Babi, barang tersebut mereka ketahui bernama " Spanish Play ",


ada lagi yang menyebutnya ' Heaven Way '." Paparan tuntas Josette kepada Aji.

__ADS_1


Waktu pun berjalan begitu cepat, tanpa terasa telah menjelang Pagi, Josette memulai lagi percakapan yang tadi sempat terhenti untuk beberapa saat.


" Selamat pagi Aji, Buenos Dias,!" sapa nya


" Selamat pagi juga, dokter Josette," jawab Aji.


" Aku telah memutuskan untuk mengurungkan niatku yang tadinya akan pulang ke Rio De Janeiro, usai mengantarmu ke Pick up Poin."


" Tidak jadi, kenapa Jose ? bukankah tadi subuh kau katakan, nanti di Rio De Janeiro, kau akan menjalani test Modelling sebagai syarat dan prosedur untuk meraih gelar sarjana mu ?" sergah Aji.


" Ya , Aji, mulanya sih seperti itu, tapi mendadak ada urusan yang lebih penting di sini, dan harus aku selesaikan secepatnya," tuturnya.


Wanita itu berkata demikian kepada Aji, bertujuan jangan sampai nanti , ketika dia mengajukan kasus yang menimpanya ini kepada instansi yang terkait, dalam hal ini, dengan melalui tahapan tahapan, yang prosedural, seperti Visum at revertum, sebagai salah satu syarat dari beberapa syarat lainnya yang harus dia lengkapi, yang dia sadari akan memakan waktu tidak sedikit.


Sedangkan yang telah dia dapat, bocoran informasi dari Aji, bahwasanya beberapa awak dari kapal tersebut, termasuk salah satu dari personal Kapal itu, akan menjalani Cuti, dan pulang ke negara tempat mereka tinggal, dia antaranya Kapten Kapal dan Ahli Mesinnya yang berkebangsaan Belanda, sedangkan tiga orang lainnya dari Belgia dan Francis.


Josette merenung, kalau dia tidak sesegera mungkin


mengurus surat kelengkapan penunjang untuk nanti di ajukan olehnya surat pengaduan, yang bermuara akan dihadirkan nya mereka nanti di persidangan.


Bagaimana cara menghadirkan mereka untuk hadir, duduk di persidangan, minimal sebagai saksi, atau malah mungkin sebagai terdakwa.

__ADS_1


Kalau sebagian dari mereka tidak bisa dihadirkan di persidangan karena mereka sedang menjalani apa yang menjadi hak mereka...yaitu, Cuti.


__ADS_2