
Bab 2
Sepanjang perjalanan mengarah ke kota Santos, tidak banyak yang mereka perbincangkan setelah pembicaraan di seputar kondisi cuaca saat itu baik di Kota Santos itu sendiri ataupun di Indonesia.
Bertukar Info tentang cuaca di negara masing-masing akhir-akhir ini bukan dari Mbah Google mereka bertukar informasi, bukan sekadar bertanya, tapi beberapa keluarga dekatnya mempunyai rencana ingin berkunjung ke indonesia, namun lebih spesifik yang ingin mereka tahu dan lihat adalah Pulau Dewata Bali dengan berbagai macam ragam kekayaan budayanya, salah satu tariannya yang banyak menarik minat para pelancong mancanegara. ada yang bermuatan Majis dan banyak lagi yang serupa itu. Termasuk Sabung Ayamnya..
Pada perbincangan yang mulai terlihat akrab dari keduanya, yang mereka selingi dengan canda ringan nya.
Yang tidak Aji dan Melindari sangka seujung rambut pun. Ternyata Diego pandai juga bergurau, dengan gaya bahasa yang bagus saat dia mengutarakan banyolannya.
Kesan Diego yang konon kurang bisa banyak dalam bicara, ternyata itu tidak sesuai dengan kenyataan.
Dia kedapatan tidak sesuai dengan yang Josette sampaikan kepada Aji melalui berita singkatnya di WA. Malah cenderung cepat akrab dan luwes dalam percakapan.
Seperti yang dia sedang tuturkan kepada Aji dan Melindari saat ini.
Bahwasanya s
Di suatu saat yang telah berlalu, sebelum dia lakukan penjemputan kepada Aji dan Melindari, dia di tugaskan untuk menjemput seorang tamu yang akan berkunjung atas undangan Tuan Alfonzo dan Nona Josette Cardoso,.
Dirinya tidak di beritahukan oleh Kedua majikannya Tamu dari negara mana, yang dia peroleh info, tamu tersebut sepasang suami istri yang datang dengan menggunakan Jasa penerbangan Emirat Arabian Airlines. "Jam kedatangannya mereka serupa dengan jam kedatangan Anda berdua." Tutur Diego dengan suara datar tanpa ekspresi.
__ADS_1
" Lantas, apa ada hal yang istimewa kah, hingga anda begitu antusias menceritakan kepada kami ?." Sergah Aji.
" Ya,Tuan Aji. Bagi saya kejadian saat itu istimewa, tuan.!"
" Wow ! Begitukah ? Boleh kami mengetahuinya ?" Sahut Aji.
" Boleh Tuan, begini..., ketika saya berdiri di tempat seperti tadi saya berdiri menanti kedatangan Anda berdua, akan tetapi dari awal jadwal kedatangan pesawat yang sebagaimana yang Majikan saya sebutkan, hingga tidak ada lagi satu orangpun dari penumpang pesawat tersebut melangkah keluar dari gerbang kedatangan.
Sementara papan dengan tulisan Nama tamu yang saya jemput tersebut tidak saya lihat apa lagi saya temui !" Tutur Diego, dan selanjutnya....
" Usut punya usut, setelah saya meminta penjelasan. Dari bagian informasi, ternyata tamu yang saya jemput itu, ketinggalan pesawat ketika pesawat melakukan transit di Singapore." pungkas Ceritanya. tanpa seulas senyuman pun di wajahnya yang terkesan dingin itu.
" Bang Aji setuju nggak? Orang ini wajahnya enak dilihat walau seperti robot dan sangat, tetapi cukup kocak ya?" Tanggap Melindari.
" Itu yang populer di kalangan usia muda di kita, " Wajah Rambo hati Rinto . " Jawab Aji. Dengan nada seolah menggoda sekaligus menghibur Melindari yang terlihat mulai kelelahan.
" Iyyyyyyh Bang Aji nakal,! Sudah tahu dari tadi aku menahan keinginan tawaku. e eh Abang bikin kelucuan , aku jadi ketawa nih!!" Dalih nya sambil tertawa lepas. Spontan dia mencubit pinggang Aji.
Mereka pun tertawa berbarengan seperti kejadian di tempat Diego menjemput mereka di Bandara, tadi.
Demi melihat keakraban mereka berdua, membuat Diego tersenyum, bahkan diapun jadi ikut-ikut tertawa, walau tida seheboh mereka berdua.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Arah tujuan ke penginapan sebagaimana yang telah di tentukan oleh Panitia yang ditunjuk oleh pemilik hajat besar ini, yakni Alfonzo dan Josette yang telah mendelegasikannya kepada W.O. Bersangkutan.
Yang telah terbiasa menangani hajat-hajat besar bahkan yang megah sekalipun.
Saat ini W.O. Tersebut tengah membuktikan dengan mempertontonkan kepada pemberi Order, yakni Alfonzo dengan Josette, bahwa mereka adalah salah biro besar yang sanggup menangani segala kepentingan terutama untuk acara sebuah Pernikahan.
Mereka adalah W JJ sudah mempunyai nama di seputar Kota Santos.
Kehandalan yang di miliki oleh Diego dibuktikannya dengan penguasaan objek wisata religi ataupun yang muatan visi dan misinya, walau baru sebatas tingkat Kabupaten Santos.
Keahlian Diego yang dengan detail menjelaskan kepada Aji dan Melindari, nama setiap daerah yang mereka lewati berikut sejarah yang melatarbelakangi
tercipta nama dan jalan yang dilaluinya.
Dengan tidak mendapatkan satu pun kejadian istimewa di sepanjang perjalanan menuju penginapan pilihan para panitia penyelenggara acara untuk kedua tamu yang dianggap istimewa ini.
Bagi mereka berdua telah di pilihkan sebuah penginapan bintang lima, demi untuk menjaga kenyamanan dan untuk agar kerasan bagi Tamu istimewa sang calon Mempelai.
Rencananya kedua tamu yang telah di beritahukan untuk tinggal paling lambat delapan hari disana, sebagaimana telah di infokan rencana tinggal di sana untuk nanti ke waktu yang akan datang,
__ADS_1