Perjalanan Cinta Alena

Perjalanan Cinta Alena
Bertemu mantan


__ADS_3

Sesuai apa yang dikatakan Jenny jika malam ini akan mengenalkan Katty dengan sahabat Lionel, tapi lebih tepatnya rekan bisnis dan Lionel juga mengenal rekan bisnisnya itu cukup dekat. Bahkan mereka juga sering menghabiskan waktu bersama jika ada kesempatan. Lionel dan Jenny berjalan dengan bergandengan tangan, sedangkan Katty mengikuti mereka di belakang, mereka bertemu di sebuah restoran mewah yang berada di Hamburg, bahkan Lionel juga sudah memesan tempatnya jadi mereka bisa berbicara dengan bebas dan santai.


“Evan,” panggil Lionel.


Saat itu juga Evan langsung menoleh dan beranjak dari duduknya, Evan memberi salam Lionel dan juga Jenny. Saat itu juga Evan menoleh ke belakang dimana dia melihat mantan kekasihnya, dia menaikkan satu alisnya kenapa bisa ada Kattu di sini?


Lionel yang mengerti akan perubahan Evan pun langsung menjelaskan pada Evan. “Oh, iya. Sampai lupa, Evan ini adalah sahabat aku namanya Katty, ini wanita yang aku ingin kenalkan padamu,” ucap Lionel.


“Benarkah?” tanya Evan menatap Lionel, dan saat itu hanya diangguki oleh Lionel.


“Tapi lebih baik aku kembali ke hotel saja,” ucap Katty. Namun saat Katty ingin melangkahkan kakinya, tiba-tiba saja ada yang menarik tangannya.


“Mau kemana kamu,” ucap Evan, dan tentu saja membuat Lionel dan Jenny bingung. Pasalnya selama ini Katty memiliki kekasih tidak pernah dikenalkan pada mereka.


Katty pun menoleh ke belakang dan tersenyum. “Sepertinya aku sedang tidak enak badan,” ucap Katty.


“Kalau begitu biar aku antarkan ke hotel, dan Lionel lebih baik kamu lanjutkan saja makan malam bersama dengan Jenny. Aku akan mengantar sahabat kalian kembali,” ucap Evan, tentu saja baik Jenny dan Lionel hanya mengangguk. Sebenarnya ada banyak pertanyaan yang mereka akan bicarakan akan tetapi sepertinya waktunya tidak cocok untuk bertanya saat ini.


Evan menarik tangan Katty ke area parkir, bahkan Evan juga menyuruh Katty untuk masuk ke dalam mobilnya. Begitu juga Evan yang saat ini sudah berada di dalam mobil langsung menghidupkan mesin mobilnya dan segera meninggalkan parkiran restoran. Evan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, namun Evan bukan mengantarkan Katty kembali ke hotel akan tetapi Evan membelokkan mobilnya ke sebuah apartemen, Evan pun memarkirkan mobilnya lalu segera keluar dari dalam mobil, bahkan dia juga membukakan pintu untuk Katty. Seperti biasa Evan selalu menarik tangan Katty sedikit kasar.


“Evan, apa yang kamu lakukan? Kamu menyakitiku,” ucap Katty sambil berusaha melepaskan cekalan tangan Evan.


Saat itu juga Evan melepaskan tangan Katty dengan sangat kasar, dan tatapan mata Evan yang tajam begitu menakutkan. “Apa yang kamu lakukan dengan baju seperti ini Katty?” tanya Evan dengan emosi.

__ADS_1


“Apa hak kamu bertanya seperti itu? Bukannya itu hak aku mau pakai baju seperti apa dan itu juga sudah tidak ada urusannya dengan kamu,” ucap Katty.


Evan tersenyum kecil, akan tetapi kini badannya lebih dekat dengan Katty. “Kalau begitu kamu akan mendapatkan hukumannya,” bisik Evan.


Saat lift terbuka, Evan kembali menarik tangan Katty. Mereka berdua masuk ke dalam apartemen Evan, membawa Katty masuk ke dalam kamarnya. Bahkan dengan sangat kasar Evan membanting tubuh Katty ke atas ranjang, lalu Evan dengan tenang berjalan mendekati Katty dan itu membuat Katty takut ingin berteriak namun percuma saja. Dia baru melihat Evan kali ini marah karena sebelumnya Evan marah tidak sampai seperti sekarang.


“Apa yang akan kamu lakukan Evan?” tanya Katty dengan pelan.


“Tentu saja kita akan bersenang-senang,” ucap Evan.


Saat itu juga Evan langsung menerkam tubuh Katty, dimana Evan yang sudah dipenuhi oleh kabut gairah. Hingga akhirnya mereka melakukan pergulatan panas dimana Evan bisa kembali memasuki inti tubuh Katty dan rasanya masih sama seperti dulu.


“Arrgghh, sial. Kenapa tubuhmu membuatku candu Katt,” racau Evan.


“Aahh, E-evan. A-aku ingin keluar,” ucap Katty dengan suara parau dan tentu saja itu terdengar sangat menggoda di telinga Evan.


“Keluar saja sayang, kita akan keluar bersama,” ucap Evan, dan dia juga mempercepat permainannya.


Mereka pun keluar bersama dan kini Evan ikut tidur di samping Katty. Puas? Iya, Evan sangat puas dengan permainannya kali ini, dimana dia bisa kembali bertemu dengan Katty. Entah sebenarnya dia masih mencintai wanita di sampingnya ini atau tidak? Akan tetapi ini tetaplah salah dimana dia kembali bermain dengan mantannya.


“Kamu jahat Evan,” ucap Katty.


Evan pun menoleh ke samping menatap Katty. “Aku jahat? Bukankah tadi kamu juga menikmatinya,” ucap Evan.

__ADS_1


Akan tetapi Katty sama sekali tidak menoleh ke arah Evan sama sekali dan lebih memilih memejamkan matanya dan juga tidak menjawab perkataan Evan. Percuma saja bicara dengan Evan, baginya hanya akan membuat masalah saja dan lebih baik dia tidur, walau sebenarnya dia ingin makan karena perutnya lapar akan tetapi Katty menahannya.


“Katty, apa kamu tidur?” tanya Evan, namun sama sekali tidak ada jawaban dari Katty.


Evan pun memutuskan untuk turun dari ranjang, dia mengenakan bathrobe lalu berjalan ke arah balkon menatap langit malam yang cerah ini. Tiba-tiba saja hpnya berbunyi menampilkan nama Alice dan dengan segara Evan mengangkatnya.


“Ya, hallo Alice ada apa?” tanya Evan.


“Apa malam ini kamu sibuk? Aku tadi bertanya pada appa jika kamu hari ini tidak ada pekerjaan apa pun,” ucap Alice dari seberang telepon.


“Memangnya kenapa? Apa kamu butuh sesuatu atau kamu mau makan sesuatu biar nanti aku pesankan,” ucap Evan.


“Tidak, hanya saja aku ingin bertemu denganmu,” ucap Alice.


Evan pun menghela nafas sejenak. “Harus malam ini? Kalau boleh lain hari saja, karena malam ini aku tidak bisa Alice, kamu tidak apa-apa?” tanya Evan.


“Why? Aku mau malam ini,” ucap Alice, namun dengan jawaban yang sama Evan menolak untuk bertemu dengan Alice karena bagaimana juga di apartemen ada Katty dan mereka baru saja melakukan hubungan yang entah sudah berapa lama tidak dia lakukan namun saat bertemu dengan Katty kembali Evan langsung menerkamnya. Saat Evan kembali masuk, dia melihat Katty yang menatapnya dengan penuh pertanyaan.


“Bukankah tadi kamu tidur?” tanya Evan.


“Tidak, siapa? Kekasih baru kamu?” tanya Katty dingin.


Evan hanya tersenyum lalu duduk di samping Katty. “Bukan, hanya sahabat saja, lagi pula kekasihku ada di sini saat ini,” ucap Evan.

__ADS_1


“Kamu tidak usah bilang begitu, apa kamu lupa jika saat ini kita sudah putus,” ucap Katty, akan tetapi Evan kembali mencium tengkuk Katty hingga membuat Katty kembali terbuai akan belaian Evan.


__ADS_2