Perjalanan Cinta Alena

Perjalanan Cinta Alena
Hari ke tiga honeymoon


__ADS_3

Siang ini aku dan Devin masih berbaring diatas ranjang dan rasanya sangat malas untuk pergi ke luar untuk mencari makan siang. Badanku rasanya juga masih lemas dan pegal-pegal, bagaimana tidak? Jika Devin terus meminta padaku dan kami baru satu jam berhenti istirahat dan itu pun aku yang meminta karena aku benar-benar sangat lelah dan area intiku juga rasanya sakit.


Aku lebih memilih memejamkan mataku walau sebenarnya aku tidak tidur, aku juga bisa mendengarkan Devin yang berbicara padaku. Ya, Devin memainkan hpnya, aku juga tidak tahu apa yang sedang dia lakukan dengan hpnya, mungkin saja sedang membalas email dari kliennya atau ada chat masuk mungkin dari Evan, aku tidak mau menganggunya.


“Sayang,” panggil Devin.


“Hm, ada apa Dev,” ucapku, namun mataku masih terpejam dan bahkan aku juga masih membelakangi Devin.


“Aku lapar? Apa kamu tidak lapar hm? Bagaimana kalau kita keluar cari makan,” ucapnya.

__ADS_1


“Tapi aku malas untuk berjalan keluar Dev,” ucapku. Lalu aku memutar tubuhku menghadap Devin dan membuka mataku, dimana saat ini juga Devin sedang menatapku.


Devin tersenyum, lalu tangannya terulur untuk mengelus puncak kepalaku dengan lembut. “Baiklah, kalau begitu aku telepon saja biar nanti makan siang kita diantarkan ke sini,” ucapnya.


Aku hanya menganggukkan kepalaku, aku kembali memejamkan mataku, sedangkan Devin beranjak dari ranjang dan menelepon ke bagian restoran dan setelah itu di masuk ke dalam kamar mandi. Tidak lama kemudian Devin keluar dengan menggunakan bathrobe, aku rasa Devin selesai mandi karena aku melihat rambutnya yang basah. Aku pun terbangun dan duduk di atas ranjang dan menatap Devin berjalan ke arahku.


“Nanti saja mandinya, aku ingin makan lebih dulu, tapi kenapa makanannya sangat lama datang hm,” gerutuku, sedangkan Devin membawa tubuhku ke dalam pelukannya.


“Sabar sayang, sebentar lagi juga datang,” ucap Devin.

__ADS_1


Semenjak pergi ke sini Devin begitu sangat romantis dan tentunya dia juga semakin mesum, bahkan dia hampir setiap hari menghukumku. Apa dia tidak lelah sama sekali? Jawabannya tidak dia selalu kuat dalam permainannya. Aku melepaskan pelukan Devin dan tanganku terulur mengusap wajahnya dengan pelan, aku tidak mau kehilangan sosok lelaki seperti Devin, dimana dia benar-benar membuktikan kesetiaannya padaku, bahkan dia juga rela menungguku sampai detik dimana aku mau menerimanya, aku berharap hubungan aku dan Devin ke depannya tidak akan ada masalah lebih besar lagi dari sebelumnya, walau ada masalah aku berharap itu hanya masalah kecil dan setelah itu akan baik-baik saja.


Makanan yang di pesan Devin pun telah datang dan kami berdua makan bersama dan sesekali Devin juga menyuapiku dengan sabar, begitu juga denganku. Setelah selesai makan aku beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan badanku karena jujur saja badanku terasa lengket karena keringat, aku menghidupkan air shower, air dingin yang membasahi tubuhku begitu membuat badanku kembali segar. Aku mengusap tubuhku dengan sabun secara perlahan sambil menikmati guyuran air dingin membasahi tubuhku.


Aku keluar dari kamar mandi menggunakan bathrobe dan aku juga melihat Devin yang sibuk dengan laptopnya kali ini. Karena aku tidak mau mengganggunya, aku duduk di atas ranjang sambil mengeringkan rambutku yang basah dengan menggunakan handuk kecil. Setelah itu aku juga menggunakan body lotion untuk tangan dan kakiku, setelah itu aku meraih hpku dan mengirimkan pesan pada Alice untuk menanyakan bagaimana keadaan Kaendra? Aku berharap jika keadaannya baik-baik saja, karena jujur saja aku baru kali ini meninggalkan Kaendra begitu lama tanpa membawanya karena biasanya saat aku pergi jauh aku akan tetap membawanya agar tetap berada di sampingku.


“Sayang, kamu sedang apa?” tanya Devin tiba-tiba yang saat ini menoleh ke arahku.


“Aku sedang berkirim pesan pada Alice, Dev. Untuk menanyakan keadaan Kaendra,” ucapku, sedangkan Devin hanya mengangguk dan kembali melanjutkan pekerjaannya. Aku kembali membaringkan tubuhku di atas ranjang, biar saja hari ini aku bermalas-malasan sambil bermain hp, lagi pula Devin juga lagi sibuk.

__ADS_1


__ADS_2