Perjalanan Cinta Alena

Perjalanan Cinta Alena
Katty


__ADS_3

Setelah menunggu beberapa hari akhirnya dia mendapatkan pekerjaan, dia menjadi sekretaris Devin. Katty sangat beruntung karena sahabat terbaiknya itu memberikan pekerjaan, namun sialnya kenapa dia harus bertemu dengan Evan yang ternyata dia juga bekerja di kantor Devin, bahkan saat ini Evan yang sedang menjelaskan semuanya padaku, sungguh bukan ini yang dia mau. Memang dia sempat menelepon Evan untuk mencarikan pekerjaan namun bukan satu kantor dengannya, karena jujur saja dia belum bisa move on seratus persen.


“Katty, kamu mengerti apa yang aku jelaskan tadi bukan?” tanya Evan, karena dia juga sadar bahwa sedari tadi Sandra melamun.


“Ah, iya. Aku mengerti, tapi jika nanti aku menemui kesulitan apa aku boleh bertanya lagi?” tanya Katty balik.


Saat itu Evan tersenyum sambil menganggukan kepalanya dan berkata, “Tentu saja Kat, kamu busa meneleponmu kapan kamu mau, karena aku juga tidak selalu berada di sini.”


“Hm, baiklah. Terima kasih Evan,” ucap Katty.


Saat itu juga Evan langsung meninggalkan Katty sendirian, sedangkan Katty saat ini bisa bernafas dengan lega. Sungguh, dia harus bisa melupakan semuanya, apa mungkin dia harus mencari kekasih baru? Ok saat ini bukan memikirkan hal itu, yang dia harus pikirkan saat ini bekerja dengan baik, mungkin dengan berjalannya waktu dia akan sepenuhnya melupakan seorang Evan.

__ADS_1


Tanpa sadar Katty hari ini sudah melewati pekerjaannya dengan baik, bahkan Devin juga tidak terlalu memberikan dirinya banyak pekerjaan, sungguh dia harus banyak berterima kasih pada Alena dan Devin karena telah memberikan kesempatan padanya.


Sore ini kembalinya dari kantor, Katty berjalan kaki menuju halte bus. Di duduk di kursi yang tersedia di halte, dia menunggu bus selanjutnya untuk bisa sampai di apartemen yang dia beli dengan tabungannya. Sambil memainkan hpnya untuk menghilangkan kejenuhannya.


Hingga akhirnya bus yang akan dia naiki datang, seperti biasa Katty akan memilih untuk duduk di belakang. Karena menuju apartemennya lumayan jauh, Katty menyalakan musik di hpnya dengan menggunakan hanset. Mungkin kali ini dia juga berkeinginan tidak akan pulang ke apartemen dengan cepat, mungkin dia akan jalan-jalan tidak jauh dari apartemen. Malam ini dia ingin memakan daging panggang sama soju, hanya sedikit dan setelah itu dia akan kembali ke apartemen.


Kini Katty sudah sampai di halte yang tidak jauh dari apartemennya, Katty berjalan kearah restoran yang menjual berbagai masakan Korea. Dia akan memesan beberapa makanan dan tidak lupa soju, dia hanya bahagia saja hari ini, karena dia tidak bisa mengajak siapa pun makanya dia makan malam sendirian.


“Ne, jeodo jal jayo. jeohui leseutolang-e osin geos-eul hwan-yeonghabnida,” ucap sang pemilik, dan saat itu juga sang pemilik restoran langsung menghampiri Katty dengan menyerahkan buku menu makanan.


Tidak perlu menunggu waktu lama Katty langsung memesan makanan kesukaannya. Sambil menunggu pesananya datang, Katty mengambil hpnya dari dalam tasnya. Katty membuka sebuah aplikasi dating yang belum lama ini dia download, sungguh dia melakukan ini tanpa sengaja karena dia benar-benar ingin bisa melupakan Evan.

__ADS_1


Katty menghela nafas panjang, dan tiba-tiba saja ada pesan masuk dari aplikasi dating yang dia miliki. Katty langsung membuka pesan itu dimana sebuah pesan yang mengajak Katty untuk bertemu. Dimana nama lelaki yang tercantum di aplikasi itu adalah Gladwin, bahkan lelaki itu juga memasang foto dirinya mengenakan baju formal dan belakangnya ada sebuah mobil bugatti, dimana dia pernah melihatnya saat Devin memakainya waktu itu.


Katty yang penasara akan lelaki yang mengirimkan pesan padanya itu pun mengiyakannya, dan tidak lama kemudian lelaki itu pun langsung membalasnya dan lelaki itu pun akan mengatur waktunya. Tidak berapa lama makanan pesanan Katty datang dan dia juga berkata, “Terima kasih.”


Selesai makan malam, Katty berjalan menuju apartemennya, saat dia memasuki lobby hpnya kembali bergetar dan itu pertanda balasan dari lelaki di aplikasi dating. Katty pun langsung merogoh hpnya, dan dia segera membaca pesan dari lelaki itu.


“Bagaimana kalau kita bertemu besok malam, kirimkan alamat tempat tinggalmu. Aku akan mengirimkan hadiah untukmu dan aku harap kamu tidak akan pernah menilaknya karena aku tidak menerima penolakan. Dan nanti jam tujuh malam akan ada sopir yang akan menjemputmu dan mengantarkan kamu padaku.”


Katty cukup terkejut dengan balasan dari lelaki itu, mungkin ini pertama kalinya dia bertemu dengan lelaki dari aplikasi dating. Namun jika menolaknya itu juga tidak mungkin karena sudah jelas isi pesan itu, tapi apa ini sangatlah berlebihan.


“Ne, aku paham. Selamat bertemu besok.”

__ADS_1


Katty pun langsung kembali memasukkan honya kembali, dia langsung berlari ke dalam lift yang sudah terbuka. Sampai di dalam apartemennya dia langsung masuk ke dalam kamarnya, dia merebahkan tubuhnya ke atas ranjang, dia merasa sangat mengantuk, dan hingga akhirnya dia memejamkan matanya.


__ADS_2