Perjalanan Cinta Boss Mafia

Perjalanan Cinta Boss Mafia
Bab 66


__ADS_3

Pagi hari yang cerah di waktu akhir minggu, Haykal dan aqilla memilih untuk berbenah rumah. Mulai dari dalam hingga halaman luar rumah, hitung-hitung berolahrga juga.


" Kak, ini sampahnya langsung dibakar aja gimana? " Haykal merapikan dedaunan yang berserakan.


" Yang mana baiknya aja dek, oh iya nanti Mey mau datang."


" Aish! Nenek gayung datang, malas ah!" Protes Haykal.


" Kamu ini, selalu saja seperti meong dan citcit tau nggak sama Mey. Ya udah, kakak buat sarapan dulu ya." Aqilla meninggalkan Haykal yang masih ngedumel.


Melihat bahan-bahan yang masih ada, hanya kurang minyak goreng. Aqilla lalu pergi ke warung di dekat rumahnya.


" Bu', beli minyak gorengnya satu kilo sama kerupuknya satu bungkus." ucap Aqilla pada yang punya warung.


" Eh nak Qilla, itu saja nak? Tunggu sebentar, Ibu ambilkan ya." Bu' Lisa, tetangga Aqilla selalu ramah.


" Ini nak belanjaannya, semuanya tiga puluh ribu. Lagi pembersihan kayaknya ya?." Tanya bu Lisa.


" Iya bu', Mumpung lagi libur dan ada waktunya. Ini bu' uangnya. Terima kasih." Aqilla memberikan uang pembayaran atas belanjaannya dan ia berpamitan.


Disaat berjalan dari warung menuju rumah, Aqilla di kagetkan oleh keberadaan sebuah mobil mewah di halaman rumahnya.


Mobil siapa itu? Apa mobil pria aneh? Tapi sepertinya bukan, mobil siapa ya? Batin Aqilla.


Cukup lumayan banyak, orang-orang dengan pakaian serba hitam berdiri berjajar di depan rumahnya.


......................


flashback On...


Terjadi perdebatan yang sangat meneganggkan.

__ADS_1


" Steiv tidak percaya, kakek pasti salah. Tidak mungkin mereka itu keluarga kita, kek!." Steiven sedang berdebat.


" Mereka adalah keluargamu Steiv, mereka yang selama ini kakek cari. Mau tidak mau, kau harus menerimanya." Perkataan Alfa sangat keras.


" Darimana kakek yakin kalau mereka itu anak dari paman? " Tanya Steiven dengan penuh penekanan.


" Aqilla Nadifa, Haykal Ansa. Kau tau nama itu? " Alfa semakin menekankan perkataannya.


" Heh, masa bodoh dengan nama itu." Steiven semakin kesal degan sang kakek.


" Difander Alfansa. Difa untuk Aqilla Nadifa, Fansa untuk Haykal Ansa. Kau tau kan nama itu? Gabungan nama kakek berada pada nama mereka!!!." Alfa meneteskan airmata.


Steiven sangat terkejut mendengar penjelasan dari sang kakek.



" I ini tidak mungkin kek, ini hanya kebetulan saja. Kakek jangan percaya, aku akan menyelidikinya. Tidak mungkin mereka adalah keluarga kita!" Steiven masih belum bisa menerima kenyataan.


Flashback off..


......................


Saat kaki Aqilla melangkah masuk ke dalam rumahnya, ia melihat siapa yang datang. Seorang pria tua dengan tubuh yang tambun, rambut dikucir dan tatapan tajam. Sontak saja membuat Aqilla Kaget.


" Astagfirullah..." Aqilla langsung berlari menuju dapur, jantungnya berdetak sangat cepat.


Siapa orang itu? Sangat aneh sekali tatapan dan gaya pakaiannya, sepertj preman saja. Tapi, kenapa Haykal sepertinya tenang-tenang saja. Aneh! Batin Aqilla.


Masih menggatur nafasnya, menyandarkan pundak di kursi terdekat. Sebuah tangan memegang bahu Aqilla, hal itu spontan saja membuat Aqilla menjerit.


"Aaaa...!!!." Jerit Aqilla.

__ADS_1


" Sssstttt, Haykal kak haykal."


" Huh, kau ini. Suka sekali membuat kakak jantungan. Kal, itu tamu siapa? Kok serem banget?." Tanya Aqilla.


" Haykal juga nggak tau kak, orang itu bilang mau ngejelasin sesuatu. Makanya, Haykal ngajakin kakak ke dalam. Ayok, lama bener." Haykal menarik tangan Aqilla.


Haykal memegang tangan Aqilla sambil berjalan menuju ruang tamu, dengan rasa takut. Aqilla memberanikan diri untuk duduk berhadapan dengan pria tua itu.


" Aqilla Nadifa?." ujar Alfa.


" i iya." Jawab Aqilla dengan perasaan takut.


" Perkenalkan, saya Difander Alfansa. Ayah dari orangtua kalian, Farezel Alfansa!." Tegas Alfa.


Deg


Deg


Deg


Aqilla dan Haykal saling memandang satu sama lain, mereka berdua tidak tau harus bagaimana.


......................


Visual kakek Difander Alfansa.


Mafia yang sangat di takuti se-Asia


(Versi Author ya 🤭)


__ADS_1


__ADS_2