Perjalanan Cinta Boss Mafia

Perjalanan Cinta Boss Mafia
Bab 83


__ADS_3

Dengan kecepatan yang luar biasa, Steiven mengendarai mobilnya tanpa melihat lagi rambu lalu lintas yang ada. Aqilla hanya bisa geleng-geleng kepala dengan sikap sang kakak. Tak menunggu lama, mereka pun tiba di mansion.


Aqilla segera turun dan berlari masuk kedalam mansion, Steiven pun segera menyusul langkah Aqilla.


" Aqilla, Aqilla!!! Tunggu." Teriak Steiven.


Aqilla pun berhenti, namun ia sudah sangat geram dengan kelakuan Steiven yang sudah di luar batas.


" Apa, mau apa? Sekarang saatnya giliran Qilla yang memaksa kakak untuk melupakan wanita nenek gayung itu." Aqilla kembali menantang perkataan sang kakak.


" Tau apa kau tentang dia, hah. " Steiven mulai terpancing emosi.


Mendengar keributan yang terjadi di dalam mansion, membuat Alfa mencari keberadaan sumbernya. Terlihat Aqilla dan Steiven yang sedang beradu mulut, membuatnya menaikan satu alisnya ke atas.

__ADS_1


"Qilla tau kak, makanya Qilla bilang nenek gayung itu tidak pantas kakak perjuangkan."


" Apa maksudmu? Jelaskan!!!."


" Joana, JOANA kan namanya. Dia itu sudah mencuri berkas- berkas perusahaan milik Akhtar, di saat akan kabur. Dia ketahuan oleh Akhtar dan asisten Jason. Lalu main kabur saja, dan lagi. Dia itu pacarnya Kevin Alberto. Bos Qilla yang sudah hampir membunuh Qilla kak, dan satu hal lagi yang harus kakak tau." Nafas Aqilla sudah terputus-putus.


" Hah, bilang saja kau iri dengannya kan. Tega sekali memfitnahnya." bela Steiven.


" Terserah kakak mau percaya atau tidak, dan satu hal yang perlu kakak tau. Qilla pernah tidak senggaja menabraknya, sampai akhirnya ia mempermalukan Qilla dihadapan orang banyak. Meminta ganti rugi, karena sepatunya yang lecet akibat tabrakan itu. Lima juta, lima juta kak. Saat itu Aqilla masih bukan siapa-siapa. Uang sebanyak itu, darimana Qilla dapatkan. Wanita itu menyuruh Qilla untuk mencium sepatunya dihadapan orang banyak, Qilla tidak punya pilihan, Mencium sepatunya dan segera pergi. Dan berharap tidak akan bertemu lagi, namun sial. Dia kekasih bos dimana Qilla kerja, wanita yang kakak dan tuan Akhtar ributkan. Sungguh kau sangat bodoh, sama saja seperti temanmu itu. Kalian Pria aneh yang pernah aku temui, puas!!!." Aqilla berlari dengan air mata yang sudah membasahi wajahnhya.


Alfa berjalan mendekati Steiven, menatapnya dengan penuh aura mematikan.


" Kau sudah mendengarnya sendiri kan, penjelasan dari adikmu sendiri, kau juga tau kan. Aqilla tidak mungkin untuk berbohong, Kau sudah dibutakan oleh wanita itu. Kali ini, kakek tidak akan berdiam diri, Steiven. Tidak ada yang bisa mempermalukan keluarga ini, kau sendiri tau jika kakek sudah bertindak." Alfa sudah sangat geram dengan kebodohan cucunya, Steiven.

__ADS_1


" Tapi kek, Steiv sampai saat ini tidak bisa tau dimana keberadaannya. " Steive memcoba membela diri.


" Petunjuk akan hal itu, kau sudah punya banyak bodoh. Salah satunya, adikmu sendiri yang berjumpa dengan wanita itu. Dan kau! Sebagai cucuku dan sudah sedikit banyak mengetahui dunia bawah, dengan sangat bodohnya tidak bisa mengetahui keberadaannya. Memalukan!!!." Alfa meninggalkan Steiven yang masih setia dengan kebodohan dirinya sendiri.


" Akh! Apa benar yang dikatakan Aqilla itu? Kenapa aku tidak bisa menemukannya? Bodoh, bodoh." Steiven beranjak menaiki tangga menuju kamarnya.


......................


Alfa masih sangat marah, setelah mendengar bahwa Aqilla menggalami peristiwa yang tidak menggenakkan. Sungguh membuat hatinya semakin merasa bersalah.


Menggambil ponsel dan menghubungi orang kepercayaannya, Robert.


" Kau selidiki wanita bernama Joana itu, bila perlu kau seret dia menghadapku." Alfa langsung memutuskan pembicaraannya secara sepihak.

__ADS_1


Sungguh beraninya kau wanita sialan, membuat cucuku menerima penghinaan dan kekerasan yang hampir membuat nyawanya terancam. Takkan ku lepaskan, tunggu saatnya tiba. Kau akan merasakan bagaimana ALFA yang sesungguhnya. Alfa


......................


__ADS_2