Permata Hatiku

Permata Hatiku
Dia yang pergi


__ADS_3

Drap


Drap


Drap .


langkah kakinya terus berlari ditengah derasnya hujan membasahi bumi.


Tiiiiiiiiiiiinnnnnnnn .


"Hei, kau mau mati ya ! " Umpatan seorang pengemudi yang mendadak memberhentikan mobilnya karena dengan tiba-tiba seorang gadis menyebrang tanpa melihat situasi lalu lintas kota ini .


  Gadis itu tidak membalas seucap katapun . Dia hanya melihat pengemudi ini dengan mata yang penuh dengan air mata . kosong dan hampa kini ia rasakan.


Tanpa fikir panjang dia terus melanjutkan langkah kakinya , dia terus berlari menuju tempat yang ingin dia singgahi. 


"Dasar gadis bodoh !" Umpat pengemudi itu sambil melihat gadis itu berlari melaluinya dan pengemudi itu melanjutkan perjalanannya .


_______________


Bandara negara a


Ramainya lalu lalang di bandara ini penuh dengan penumpang dan para penjemput serta pengantar ditempat ini.


 


Ternyata gadis itu pergi ke bandara . Dia terus berlari kesana kemari seperti mencari seseorang. 


" Maaf mau tanya apa penerbangan ke negara B sudah landing ? " Tanya gadis itu pada receptionis dengan penuh harap dan cemas.manik matanya penuh dengan sorot permohonan agar hatinya tidak terluka.


" Sudah dari 15menit yang lalu " ucap salah satu receptionis tersebut .


Deg, 

__ADS_1


Rasanya sekujur tubuhnya lemas dan tak bertulang . remuk sudah hatinya .


dia


dia telah pergi


Diapun dengan langkah guntainya meninggalkan meja receptionis itu .


Dengan air mata dia terus melangkahkan pergi meninggalkan bandara tersebut .


_______________


Halte bus .


Dia duduk termenung , di tengah sepinya malam .


Sedih itu yang dia rasakan, berkali kali dia usap air matanya berkali kali pula air mata itu jatuh membasahi pipinya .kini sudah tidak ada lagi harapan dalam hatinya .


Bohong !


Janji ? Sepertinya kamu lupa !


Semua kata tersebut dia utarakan dalam hatinya .mengingat hatinya yang telah remuk.


" Aku benci kamu reeeaaaann !!!! " Teriaknya memecahkan sunyinya malam. 


....…..............


Di ruang tunggu Bandara A


Duduk termenung seorang pria dengan genggaman kalung berliontin batu merah . Dia terus menatapi kalung tersebut tanpa memperdulikan sekitarnya.


Haaassshhhh , desahan demi desahan dia lontarkan menahan rasa berkecamuk dalam dadanya .Entah apa yang ada dalam fikiran dan hatinya seperti sebuah misteri yang sulit ditebak .

__ADS_1


manik mata itu terus saja tak henti memperhatikan yang menjadi pusat perhatiannya saat ini .


"Maafkan aku ! " lirihnya


"Maaf " ucapnya lagi dengan menahan kepedihan. 


Dengan elusan hangat pada liontin tersebut . Dia menahan air matanya sehingga membuat mata elangnya memerah tak kuasa menahan sesak dalam hatinya.


" Aku akan kembali padamu. Aku akan kembali untuk mu ! "ucapnya merengkuh liontin itu.


"Tunggu aku berlian " ucapnya dengan beranjak menuju pesawat yang akan membawanya pergi dari negara ini.


______________


entah apa yang terjadi pada takdir mereka. sepertinya takdir sedang mencoba menguji mereka.


takdir ini tidak bisa kita tolak , tapi takdir ini akan terus ada bersama kita .


akankah dia akan kembali untuknya ?


atau dia tidak akan kembali ?


akankah jalan akan sesuai rencananya atau jalan pula yang akan memisahkan mereka ?


saat ini hanya sepi dan waktulah yang akan menyelimuti mereka.


rindu akan merengkuh hari mereka.


salam ini dari waktu Dan rindu untuk mereka yang sedang merindukan seseorang .


semoga mengurangi rasa sesak di dada dan menghangatkan jiwa dalam sesak.


lanjutkan hari lanjutkan kisah . hanya ada antara kita dan kisah kita .

__ADS_1


demi kamu aku merindu , demi kita aku rela menunggu .


menantimu yang selalu aku tunggu . sayang.


__ADS_2