
" apa kau tidak waras memberikan dia sebuah perusahaan ? " vanilla datang dengan tanpa permisi.
Aaron yang kala itu duduk di bangku kebesarannya sedang memeriksa beberapa berkas, di kejutkan dengan hentakan pintu yang kasar akibat dari perbuatan vanilla.
vanilla datang dengan amarahnya. ia kesal karena Aaron dengan mudahnya memberikan barang mahal seperti perusahaan itu pada Berlian.
padahal wajar saja jika Aaron memberikan Berlian apapun termasuk perusahaan itu karena Berlian istrinya.
tapi vanilla tidak mau mengerti itu. ia sangat sangat tidak suka dan begitu cemburu pada Berlian.
" apa kau tidak punya sopan santun ? " tegur Aaron dengan mata yang tidak menatap pada vanilla karena ia kembali menatap berkas berkas yang menumpuk.
Aaron ingin segera menyelesaikan pekerjaannya dan menjemput sang istri pulang. ia ingin memeluk Berlian dan bermanja padanya.
" apa kau tidak bisa lihat jika wanita rubah itu hanya memanfaatkanmu ! " vanilla berkacak pinggang dengan angkuhnya.
Aaron yang tidak terima istrinya dibilang wanita rubah oleh vanilla pun tercubit hatinya. walaupun yang berkata itu adalah sahabatnya sendiri.
" ia bukan wanita rubah ! ia istriku ! " Aaron menatap tajam pada vanilla dengan suara yang menggema.
vanilla yang merasakan Aaron sudah benar benar marah, kini ia hanya bisa mengunci mulutnya agar tak makin membuat Aaron marah.
" aku harap ia tidak seperti yang aku fikirkan. aku harap. " senyum terpasak vanilla tunjukkan pada Aaron agar Aaron kembali tenang.
menjengkelkan saja !
" pergilah dan jangan menggangguku ! "
vanilla yang merasa diusir oleh Aaron hanya bisa mengepalkan kedua tangannya dan makin membenci Berlian.
tunggu saatnya tiba kau akan benar benar tamat !
aku pastikan Aaron akan berbalik membencimu !
Aaron milikku dan akan selamanya menjadi milikku !
kau hanya mainan sesaat yang akan segera ia tinggalkan !
*
*
*
*
*
Berlian sungguh sangat menyukai jika dirinya kembali pada dunianya. baginya dunia fashion dan design adalah hal yang ia suka dari dulu.
__ADS_1
Aaron selalu saja bisa membuatnya makin berwarna. ia tahu apa yang Berlian butuhkan walaupun dengan kata lebih.
seperti perusahaan ini, ia tidak seharusnya memberikan cukup menjadikan ia seorang pekerja dalam bidang ini pun Berlian sangat senang.
sebegitu senangnya Berlian sampai ia tidak menyadari Aaron sudah hadir di hadapannya dengan alis yang berkerut menatap Berlian yang tersenyum tanpa kedip.
" apa yang kau fikirkan ? " ucap Aaron dengan nada menyelidik. ia tak ingin Berlian tersenyum memikirkan pria lain.
" hai, kau sudah disini ? apa pekerjaanmu telah selesai ? " tanya Berlian saat dirinya tersadar akan Aaron dihadapannya.
" kau tidak menjawab pertanyaan ku ? " Aaron mulai cemburu membuat Berlian tersenyum.
" otakmu sungguh keterlaluan. padahal aku baru saja memikirkan dirimu sendiri. " ucap Berlian dengan menusuk nusuk kening Aaron dengan kuku jari telunjuknya.
" benarkah ? " Aaron menahan tangan Berlian yang akan menjauh dari wajahnya.
Berlian mengangguk membuat Aaron tersenyum senang serta mengecup tangan Berlian.
" sudahlah, apa kau akan mengantarkanku pulang ? " tanya Berlian
" apa nyonya sudah mau pulang ? " tanya Aaron dengan sebuah senyuman lain.
Berlian merasa ada sebuah siasat yang Aaron rencanakan. dan itu mampu membuat tubuh Berlian meremang hebat.
baru memikirkannya saja Berlian sudah merasakan panas dingin.
" kita makan di luar bagaimana ? " Berlian ingin ia sedikit memundurkan waktunya untuk pulang ke rumah.
gleg, sungguh diluar akal sehatnya.
" kita kencan ? " mungkin dengan berkencan akan mendekati kata makan malam.
wanitaku sungguh manis.
Aaron pun setuju untuk berkencan dengan Berlian. kencan pertama untuk dirinya dan Berlian.
bukan, tapi kencan pertama inisatif dari Berlian. walaupun Aaron tahu Berlian masih takut untuk segera pulang karena Berlian tahu Aaron tak akan bisa menahan laparnya terhadap Berlian.
dan kencan mereka kali ini adalah taman bermain. ck, Aaron tertawa kecil saat mengingat dirinya pernah mengikuti Berlian di tempat ini.
tujuan Berlian ke tempat bermain bukan untuk menaiki wahana tapi ia lagi lagi hanya ingin memakan manisnya permen kapas.
sungguh menggoda indera perasanya.
oh ini sungguh luar biasa. kapas itu meleleh seketika saat sudah masuk kedalam mulut Berlian.
" uuuhhhh, ini sungguh manis. " Berlian menghentak hentakan kakinya dan tersenyum senang.
" aku fikir kau membawaku untuk menaiki itu. " tunjuk Aaron pada sebuah wahana yang penuh dengan kisah cinta.
__ADS_1
siapa saja yang naik kedalam wahana itu dengan pasangannya dan berciuman di atas puncak akan abadi selamanya.
" tidak, aku tidak ingin mati naik wahana itu. " Berlian masih dengan menikmati permen kapasnya.
" kau penakut ! " Aaron tersenyum mengejek Berlian.
" tidak ! "
" ya, kau penakut ! "
" aku bukan penakut ! " Berlian kesal.
" tuan. " Rao bersuara memutuskan perdebatan di antara berlian dan Aaron.
" apa ? " tanya Aaron tapi Rao hanya diam dan manik matanya menatap Berlian.
Aaron tidak bodoh dengan kode yang diberikan Rao. jika Rao tak ingin orang lain mengetahuinya maka ini bersangkutan dengan sesuatu yang bertolak belakang.
Aaron berjalan menjauh dari Berlian dan Rao mengikutinya.
Berlian melihat ada kejangjalan mereka bertiga, bahkan disana ada Hans yang ikut dalam rapat kecil tersebut.
nampak raut wajah Aaron berubah yang tak pernah Berlian ia lihat. diam dan penuh amarah. apa yang sedang mereka bicarakan masih membuat Berlian bertanya tanya.
" kita pulang. " pinta Aaron saat sudah berada dihadapan Berlian.
" ada apa ? " tanya Berlian yang masih menatap raut wajah Aaron yang berubah.
hah, Aaron membuang nafasnya kasar mengontrol amarahnya.
ia perlahan menatap Berlian dan membelai wajah Berlian dengan penuh sayangnya.
" maafkan aku. malam ini aku harus pergi. " ucap Aaron
" kemana ? "
" keluar kota. aku tidak akan lama disana, hanya butuh waktu tiga hari disana. " ucap Aaron dengan mata yang penuh berharap banyak pada Berlian.
Aaron sebenarnya tidak ingin pergi, tapi waktu kali ini tidak bisa ia tinggalkan begitu saja.
" pergilah, aku akan menunggumu ! "
____________
...happy reading guys...
...untuk episode ini aku kasih panjang....
...ingat tetap semangat ya dan jangan mudah putus asa....
__ADS_1
...jangan lupa juga like nya ya...
...❤️...