Permata Hatiku

Permata Hatiku
Sebuah Celah


__ADS_3

suara ledakan itu, jeritan tangisan piluh itu, selalu singgah dalam mimpi Berlian.


kobaran api yang melahap tubuh sang mommy membuatnya selalu bergetar dikala mimpi itu datang.


apa selalu seperti ini ?


ya Berlian setiap malam selalu bermimpi dan ini membuatnya selalu berkecamuk meradang dalam jiwa.


rasa bersalah akan meninggalkan sang mommy sendiri selalu membuatnya lemah dan tak berdaya.


tepat jam dua malam, Berlian terbangun dengan derai air mata dan piluh membasahi keningnya.


dirabanya sebuah tas di atas meja, di carinya sebuah benda dalam tas. sebuah botol kaca ia raih dan ia buka untuk mengeluarkan dua benda kecil. dua buah obat dalam genggamannya dan ia masukan ke dalam mulutnya.


hanya obat inilah yang mampu membuatnya tenang. dirinya selalu membutuhkan obat ini, tanpa obat ini dirinya menjadi benar benar tidak bisa terkendali.


kini setelahnya Berlian pun berangsur lebih tenang dan bisa kembali terlelap dalam tidurnya.


tanpa Berlian sadari, seseorang masuk memperhatikan setiap gerakkan Berlian. diraihnya botol kecil yang tadi Berlian genggam, dan ia perhatikan setiap butiran obat yang ada dalam botol kecil tersebut.


" apa yang kau minum ini ? " guman Aaron dengan memperhatikan wajah Berlian yang sedikit sembab.


*********

__ADS_1


" apa hak mu menikahkan putriku hah ! " teriak Frans pada Mark.


saat ini Frans sedang berada di mansion Mark. dengan aksi brutalnya, Frans datang dengan arogansinya. memaksa masuk serta memukul bodyguard Mark.


Mark bukannya takut untuk melawan Frans, tapi ia ingin menunjukkan siapa dirinya sesungguhnya.


terkadang kita harus memakai otak untuk menjadi kekuatan itulah saat ini yang Mark pergunakan untuk memukul mundur Frans.


" apa kau tuli ? aku tanya apa hak mu menikahkan putriku ! " hentak Frans yang dengan penuh meledak ledak.


Mark tersenyum meremehkan Frans dan itu membuat Frans meradang.


" Berlian putriku dan aku punya hak atas dirinya. " ucap Mark dengan berjalan meninggalkan Frans.


" minggir kalian jangan menghalangiku ! " Frans mencoba menerobos memukul mundur mereka. tapi mereka tetap kokoh disana melindungi Mark.


" kau tak punya hak atas Berlian, Berlian itu putriku ! aku akan menuntut kau pe*****Ng ! " ancam Frans dengan menunjuk ke arah Mark.


Mark berbalik memperhatikan Frans. ada perasaan tidak suka dirinya pada Frans. Mark sangat tidak menyukai Frans. bagaiman bisa ia melepaskan Ayara untuk pria semacam Frans.


andai waktu bisa berputar, ia tidak akan meminta Frans untuk menikahi Ayara menggantikan dirinya.


" kau pria tua yang tidak tahu diri dan tidak tahu malu ! " sebuah ejekan keluar dari mulut Mark.

__ADS_1


" jika kau ingin menuntutku maka tuntutlah ! tapi jangan salahkan aku jika rahasia yang terpendam maka akan tergali ! " ancam Mark dan itu membuat Frans terdiam.


sebuah kerutan memenuhi kening Frans. mempertanyakan apakah Mark mengetahui sesuatu yang seharusnya tidak ia ketahui atau entahlah.


" apa maksudmu ? " tanya Frans yang berpura pura tidak mengerti.


Mark terkekeh akan ketidak pura pura Frans. ia berjalan mendekati Frans.


bodyguard nya sudah memasang badan untuk menjaga sang tuan agar tidak terjadi sesuatu.


" apa kau ingin dunia tahu, bahwa kau masih punya seseorang lagi selain mereka ? " bisik Mark ditelinga Frans dan itu membuat jantung Frans berdetak lebih hebat dari sebelumnya.


" kau ! " Frans mundur selangkah. Mark sungguh mengetahui sesuatu, dan itu darimana ia mendapatkan informasi sepenting itu.


" ingat jangan pernah meninggalkan jejak saat kau bermain, karena disitulah akan ada sebuah celah untukmu terjatuh ! "


________


masih semangat ya kawan.


jangan kesehatan dan tetap bahagia.


salam dari Abang Ade untuk kalian semua . 😊

__ADS_1


__ADS_2