Permata Hatiku

Permata Hatiku
Habislah !


__ADS_3

"Ragis ." 


" Iya tuan muda " ucap ragis yang berdiri di samping meja kerja diordan. 


Diordan diam termenung membayangkan kejadian tadi siang bertemu dengan berlian . Gadis itu mampu memasuki jiwa dan raga dirodan , mampu membuat diordan memikirkan tentangnya . Sebuah senyuman mereka terbit dalam diri diordan . 


" Apa kau bisa mencari tahu tentang wanita itu ? " Tanya diordan dengan menoleh ke arah jendela ruangan tersebut yang memberitahunya bahwa saat ini kota ini sedang di Landa hujan .


" Saya akan mencaritahu tuan " ragis tahu maksud tuannya bahwa yang sedang mereka bicarakan adalah sosok berlian .


Rasa penasaran akan sosok berlian dalam diri diordan membuat dirinya ingin segera mengetahui semua tentang dirinya .


Ah diordan , dia sepertinya benar benar menyukai sosok berlian .


Ragis yang melihat tingkah tuan nya sendiri seperti merasakan aura yang membuat bulu kuduknya merinding .


Gidikan halus pundak ragis menandakan bahwa dia benar - benar berada di dunia lain tuannya .Bagaimana tidak , diordan itu seperti api yang hangat ketika di sekian jarak centi meter tapi dia juga bisa membuat orang lain terluka saat ingin berada di dekatnya .


___


Srat


Srat


Srat 


Aaaarrrrrggghhhhh


Sial !

__ADS_1


Remasan demi remasan kertas berceceran di bawah lantai kamarnya .


Kenapa ?


Ada apa dengan otaknya ?


Hey berlian otak mu kenapa ?


Lihat kamar mu yang tak pernah tidak bersih ,selalu rapih dan apik pada tempatnya .tapi kali ini sungguh luar biasa woooww nya yang kau buat .


"Aaaiiihhhh !" Keluarnya dengan memijit pelipis kepalanya yang agak sakit .


Tik


Tok


Tik


Taaakkk ,


Bunyi suara pena yang tadi berlian pegang untuk mendesign kini dia hempaskan d atas kertas . Berlian kini beranjak dari meja kerjanya menuju pantry yang ada di lantai bawah .


Saat hampir memasuki pantry tiba tiba hp berlian berbunyi . Dengan berhenti dia merogoh kantung bajunya untuk mengambil benda pipih tersebut .


Dengan mata yang melotot dia terkejut dengan tak menyangka bahwa yang meneleponnya adalah sosok yang paling sudah lama tak berkomunikasi dengannya. 


'arga'


' mau apa dia ?' 

__ADS_1


Hpnya terus berdering . Dengan akhirnya dia pun mengangkat panggilan tersebut .


"Ya hallo " jawab berlian. 


??????????


Entah apa yang di ucapkan Arga d sambungan panggilan tersebut sehingga membuat berlian terkejut bukan main .


Berlian pun berlari ke kamarnya untuk mengambil kunci mobilnya meninggalkan Arga yang masih berbicara di ujung sana .


Dengan tergesa-gesa dia menancapkan pedal gas mobilnya memecahkan jalanan kota itu . Dia tidak memikirkan bagaimana nanti kalau dia membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi menghantam mobil lain atau lain sebagainya . Yang dia tahu hanya harus segera sampai tempat tersebut .


...


Bunyi irama alunan musik DJ di salah satu club menandakan bahwa malam ini tidaklah sepi dan sunyi . Tapi malam ini bagaikan syurganya dunia makhluk yang ada pada club tersebut .


Amey dan kawan kawannya duduk di salah satu bar dalam ruangan VIP dengan bersama 5 orang lelaki di sekelilingnya .


Mereka duduk asyik berpasangan. Hanya saja 2 di antara lelaki tersebut menghimpit tubuh amey yang kecil tersebut .


"hari ini biar aku yang bayar ." Ucap amey dengan ceria sambil menenggak wine di gelasnya.  


Yeeaahh . Semua menyahuti ucapan amey dengan suka cita dan menjunjung gelas mereka masing masing .


"Kamu gak takut dengan kakakmu itu Mey ?" Tanya Arnold salah satu laki laki yang duduk di samping amey.


" Ya jangan sampai tahu lah " Gelagar amey .


" Kalau sampai tahu , maka habislah semua " sambungnya lagi .

__ADS_1


Brraaaaaaakkk.


Pintu ruangan tersebut terbuka kencang dengan paksaan. Membuat mereka semua yang di dalam sana menoleh ke arah pintu tersebut. 


__ADS_2