
...warning untuk anak dibawah 18th tolong di lewat ya.......
...happy reading guys 🥰...
________________
malam ini hujan turun, udara semakin terasa sejuk dipermukaan tubuh.
cahaya malam mulai meredup menandakan jiwa jiwa yang lelah kini terlelap dalam mimpinya.
Dewi malam sungguh sangatlah cantik, pun bibir Cherry itu sungguh berkali kali menggoda hati dan fikiran.
parasnya yang indah berselimut dengan rambut terurai bebas menutupi sebagian wajahnya, makin terkesan luar biasa cantiknya.
jari jari nakal itu mulai memainkan iramanya di wajah sang Dewi malam.
perlahan demi perlahan jari jari itu menelusuri setiap lekuk wajah sang Dewi sehingga membuat mimpi sang Dewi terusik.
bulu mata lentik itu mulai bergerak dan sang Dewi mulai menggeliat.
" mmmmm " erangan merdu milik sang Dewi.
" aku mencintaimu ! " bisik malaikat malam yang senantiasa menjaga sang Dewi.
sang Dewi terbangun bukan karena bisikan malaikat itu, tapi karena nafas yang hangat menggelitik gelora jiwanya.
" apa kau tidak tidur ? " malaikat itu menggelengkan kepalanya.
" aku ingin meminta pertanggungjawabanmu ! " ucapnya.
" apa ? " sang Dewi terkejut dan tersadar penuh dari tidurnya.
setelah kejadian cium lari itu, Berlian begitu malu untuk bertemu dengan Aaron.
sudah seharian penuh ia menghindari Aaron dan tak ingin bertemu dengannya.
ia benar benar malu, bahkan sampai detik ini jika ia mengingatnya ia akan bersemu merah.
malam kemarin ia tak tidur berdua dengan Aaron, ia lebih memilih tidur dengan sang adik.
__ADS_1
Amey yang melihat kakaknya tiba tiba menjerembab masuk kedalam kamarnya pun ikut terkejut.
Aaron mencoba mendekati Berlian tapi Berlian selalu saja menghindar. hingga saat ini ia memaksa Amey untuk keluar dari kamar serta meninggalkan Berlian sendiri.
itupun ia harus berupaya bertukar dengan sebuah mobil incaran terbaru yang Amey inginkan barulah ia bisa masuk berbagi kamar dengan Berlian kembali.
wajah cantik ini yang ia rindukan, tubuh ini yang ingin ia peluk saat malam malamnya.
setiap malam Aaron selalu mengecup hal hal yang ingin ia kecup pada Berlian. dan malam sial itu tidak ingin ia rasakan kembali.
ia ingin malam ini harus kembali merasakan Berlian dan apapun itu ia lakukan.
" tanggung jawab apa ? " keringat keringat dingin mulai membasahi keningnya.
Aaron menyusup memeluk Berlian dan mendekatkan wajahnya sehingga hidung mereka bersentuhan.
" apa kau lupa ? "
dug dug dug jantung Berlian berpacu lebih cepat. dadanya naik turun seakan udara sudah berkurang di kamar ini.
" a apa ? " tanya Berlian gugup.
Berlian hanya fokus melihat pada bibir berisi milik Aaron dengan kumis tipis diatasnya.
memikirkan hal liar membuat Berlian menggigit bibir bawahnya.
Aaron tersenyum mengetahui apa yang Berlian pikirkan. ia menggoda Berlian dengan beberapa kali ******* ***** bibirnya sendiri.
gleg, makin tertunduk Berlian. pipinya makin bersemu semu malu.
ya Tuhan, jantung ku !
" apa kau ingin ? " Aaron menawari Berlian dan terkekeh kecil.
Berlian mengangkat wajahnya menatap Aaron dan saat dirinya ingin memukul Aaron,
Aaron menahan tangannya dan merengkuh tubuhnya. Aaron berguling pindah posisi di atas Berlian.
cup, sebuah kecupan ringan memulai ritualnya sampai Aaron dengan segera mengecup kembali dengan hisapan hisapan dalam.
__ADS_1
ciuman itu makin lama makin menuntut dan penuh gairah.
hhmmmm, sebuah erangan lolos dari bibir Berlian yang penuh gairah. Aaron benar benar bisa membuat Berlian lupa dirinya.
tak cukup hanya dibibir, Aaron pindah menjilat telinga Berlian serta pindah ke leher jenjang Berlian.
tangan Aaron mulai meraba tak menentu. sampai saat tiba tangannya dibalik gaun malam Berlian terdapat gundukan kenyal yang membuat dirinya makin bernafsu.
di pegangnya salah satu gundukan itu dan membuat Berlian makin mengerang.
erangan merdu Berlian makin membuat Aaron bergairah. ia menunggu apakah Berlian akan marah saat dirinya memegang harga berharganya atau tidak dan kini ia tahu Berlian juga mengingkan.
Aaron terus memainkan keduanya bergantian dengan bibir masih mencium bibir Cherry milik Berlian.
" aarrrr ... " lirih Berlian tak karuan makin membuat Aaron ingin memiliki Berlian.
Aaron menatap wajah Berlian dengan nafas yang memburu. ia lihat Berlian pun menginginkan lebih dari ini.
apakah malam ini ia akan berhasil menembus harta milik Berlian, semoga saja bisa. ia ingin memiliki Berlian seutuhnya.
" aku menginginkannya. " parau Aaron dengan suara serak menahan gelora jiwanya.
Berlian menatap mata Aaron serta mengusap bibir tebal milik Aaron dengan jari yang bergetar.
" a aku.... aku sedang datang bulan ! "
_____________
...segini dulu ya gengs....
...ingat pesan mamak tetap semangat jalani saja apa yang ada dihadapi oleh kalian....
...jika suka like ya ! ingat di like dan rate ok !...
...ada salam dari Abang Ade nieh........
...maaf lahir dan batin ya...
...🥰🥰🥰🥰...
__ADS_1