
" Kakak ipar tidak punya perasaan ! " umpatan demi umpatan begitu terdengar dari bibir Amey.
gadis cantik itu begitu kesal dengan kakak iparnya. bagaimana tidak, baru saja setelah pulang berlibur ia dikirim kembali untuk pulang ke negaranya.
ck, menyebalkan !
kini Berlian merasakan kesepian lagi setelah semuanya telah Kembali pada aktivitasnya.
bahkan Mark dan Gustav ikut undur diri meninggalkan mereka.
" aku tahu kau bersedih, tapi mereka memiliki dunia mereka masing masing. " Aaron mencoba memberi pengertian pada Berlian.
Berlian hanya mengangguk dengan tatapan mata kosong. bagaimana pun ia harus terima jika mereka tidak selalu ada bersamanya.
" sesuai janjiku. besok akan aku bawa kau ke sesuatu tempat. " Berlian melirik ke arah Aaron dengan penuh penasaran. pasalnya Aaron terus saja memancingnya dengan sesuatu yang dirinya janjikan.
" kau dari kemarin berkata seperti itu. sebenarnya apa yang kau rencanakan ? " Berlian mulai kesal pasalnya Aaron terus saja menguji rasa ingin tahu Berlian.
Aaron terkekeh saat melihat Berlian begitu merajuk akan rasa penasarannya. ia merengkuh tubuh Berlian dan mengecup seluruh wajah cantik Berlian.
" manis ! " Aaron tersenyum menggoda Berlian sehingga mendapat capitan panas diperutnya.
" jangan menggodaku ! aku tak suka ! " Berlian mengancam dengan matanya yang menatap Aaron tajam.
***********
akhirnya hari yang ditunggu pun tiba. Aaron kini telah membawa Berlian pada kata kejutan yang telah membuat Berlian begitu penasaran.
" kenapa harus kau tutup mataku ? " Berlian kini di tutup paksa matanya dengan sehelai kain berwarna merah.
" agar kau bertambah terkejut saat melihatnya. " jawab Aaron
Aaron berencana untuk makin membuat kesan romantis. kali ini ia yang merencakan sendiri tidak dengan bantuan Rao maupun Hans. ia tidak ingin keduanya itu mengacaukan kebahagiaannya.
__ADS_1
membayangkan singa membawa bunga rasanya sungguh menggelitik hati Rao. ia terus saja menahan tawanya saat melihat tuannya yang seperti singa itu kini berubah menjadi seorang burung merak.
senyumanmu tolong kondisikan !
astaga, senyumannya membuat para roh jahat kembali bangkit.
" sebentar lagi kau akan melihatnya. "
lagi ?
sudah beberapa kali dia berkata seperti itu.
tampak sebuah bangunan kokoh berwana merah hitam menjulang tinggi di depan mata mereka. tidak, lebih tepatnya yang lain bukan di depan mata Berlian.
Aaron membuat gedung itu sesuai warna kesukaan Berlian. ia tahu Berlian Sangat menyukai warna itu.
" apa aku sudah boleh membuka mataku ? " Berlian sudah tak sabar untuk membuka matanya.
saat tangannya hendak melepaskan kain itu, Aaron melarang Berlian dengan menahan gerakkan tangannya.
Aaron kini menuntun Berlian masuk kedalam gedung itu serta beberapa orang pun ikut serta.
" sudah ? " tanya Berlian lagi.
Aaron memerintahkan kepada anak buahnya untuk bersiap menjalankan rencananya.
saat semua sudah merasa siap, ia pun melepaskan ikatan kain yang menutup mata Berlian.
kejutan !!!!
Berlian cukup terdiam karena ia merasa tidak mengerti apa yang membuatnya harus terkejut.
mereka begitu asing Dimata Berlian hanya ada beberapa orang yang ia kenal. Berlian menatap Aaron untuk mencari jawabannya.
__ADS_1
" kau tidak mengerti ? " Aaron menghela nafasnya saat Berlian menjawab dengan gelengan kepalanya.
wanitanya memang sungguh sulit untuk dibuat terkejut.
" come on sayang, kau benar benar tidak terkejut ? " tanya Aaron memastikan sekali lagi.
" apa ? aku tidak tahu apa yang harus membuat ku terkejut. " jawab Berlian makin mengikis senyuman Aaron.
" ku bilang apa ! nyonya sungguh diluar akal sehat ! " bisik Rao pada Hans yang sedang menyaksikan adegan suami istri di depan mata mereka.
" diamlah ! " ucap Hans dengan suara pelan tapi penuh penekanan.
" sayang, aku membuatkan perusahan ini untukmu ! "
uhuk, Berlian tersedak udara saat tahu apa yang dimaksud Aaron.
" kau sudah gila ya ! " Berlian tidak mengerti apa yang Aaron imajinasikan.
" tidak, aku membeli perusahaan ini dan mengubahnya sesuai bidangmu."
Berlian yakin suaminya ini sungguh tak sayang dengan uangnya. dia begitu saja memberikan sebuah perusahaan untuk dirinya.
" ini semua milikmu dan aku ingin kau memiliki duniamu. jadi tersenyumlah " sungguh hati Berlian menghangat saat Aaron benar benar tulus pada dirinya.
" nanti malam kau sudah bisa memberikan aku uang mukanya. "
____________
...happy reading guys....
...semoga suka ya, jangan lupa like nya ya....
...aku sayang pada kalian....
__ADS_1
...jangan lupa tetap semangat dan jaga kesehatan kalian ya....
...❤️...