Permata Hatiku

Permata Hatiku
Aku butuh Mood


__ADS_3

Pagi ini di gedung perkantoran FG group ada sebuah kegaduhan .


Seorang pria baruh paya menatapi file dengan menjambak Jambak rambutnya .


Bagaimana tidak karena yang dia dapat informasi saat ini dari anak buahnya perusahaan mengalami kerugian besar .


"Apa yang harus kita lakukan sekarang ? " tanya pria paruh baya itu kepada asisten nya.


Hening sesaat dalam diri asistennya sehingga membuat bos-nya menatap dan mengerti apa yang akan terjadi. 


"Bagaimana mungkin . Semua jerih payah yang aku bangun selama ini akan hancur begitu saja " keluhnya .


"Bos , bagaiman kalau kita mencoba menjalin kerja sama dengan perusahan ounur ". Solusi dari sang asisten. 


Ounur ?


Apa mungkin ?


Sedikit ragu dalam benak pria baruh paya itu meminang keputusan untuk kerjasama dengan perusahaan itu .


"Apa mungkin ? Itu perusahaan besar . Apakah mereka mau bekerjasama dengan perusahaan kita ini ? " 


"Aku dengar bos mereka sedang menjalankan proyek pengembangan hotel bos dan sedang mencari kontraktor untuk merealisasikan". Penjelasan sang asisten .


"Apa salahnya di coba bos " sambungnya lagi .


Dengan menyandarkan tubuhnya di kursi kepemimpinannya . Pria paruh baya itu menimang usulan asisten nya .


Mungkin kalau di coba apa salahnya .kalau mereka berhasil maka mereka akan terselamatkan dari kerugian besar mereka dan tak jadi menutup perusahaan mereka . 


Semoga saja mereka bisa menjalin kerja sama dengan perusahaan ounur itu .

__ADS_1


*******


Tut...tuutt .. tuuttt ..


Tasya menelepon seseorang .


" Ya " jawab yang di seberang sana. 


"Dimana lu ? " 


" Lima menit lagi aku sampai " .


Tut .


Di matikan secara sepihak membuat Tasya kesal karena belum sempat dia berucap kembali sudah dimatikan. 


Sesuai yang di katakan ternyata lima menit kemudian orang yang di tunggu Tasya datang dan duduk di hadapannya. 


Ya berlian .


Tasya jengkel dengan sahabat sekaligus bosnya ini.


"Kalau gak sayang udah gue depak lu" .guman Tasya tapi masih bisa di dengar oleh berlian .


"Yakin ? Aku bisa ganti asisten baru kok " dengan tatapan sinis berlian menjawabnya .


Telak, Tasya kalah telak dari ucapan berlian . Dia hanya tersenyum konyol menanggapi ucapan berlian menandakan bahwa dia lah yang butuh perkerjaan dari sang bos-nya. 


"Kamu hubungi mereka . Tolong bilang aku mau waktu pertemuan nya di undur lagi seminggu " dengan nada santai berlian memerintahkan Tasya . 


"What ? Gila ! Lu gak main mainkan ? Ini perusahaan besar . Bahaya kalau kita main main sama mereka " ucap Tasya kaget akan ucapan berlian .

__ADS_1


"Aku butuh mood . Mood butuh proses dan prosesnya harus refreshing . Kalau mereka ingin hasil karya yang puas maka mereka harus paham". Ya itulah yang di inginkan berlian .


Tasya diam dengan seribu bahasa . 


Gimana gue ngomong nya .


Gila ini anak kagak ada ujan bisanya minta waktu .


Perusahaan gede pula yang gue hadapi . Tasya.


*****


"Tuan "


"Hmmm "


"Mereka ingin mengundurkan waktu pertemuan keduanya seminggu lagi " kata ragis kepada diordan. 


Diordan yang mendengar itu sedikit tidak percaya bahwa kali ini dia lah yang di atur untuk jadwal pertemuan. Bahkan sebelumnya mana ada yang berani menolak jadwal pertemuan dengannya .


Jika ingin berbisnis dengannya maka ikuti aturannya jika tidak ingin maka mereka akan tahu akibatnya apalagi kalau sampai bermain api dengan perusahaan nya. 


"Hubungi mereka . Jadwal akan di atur sesuai awal kita tetapkan ". Tolak diordan .


"Baik tuan ". Ragis pun mengambil benda pipih yang berada dalam jas nya .


Tut ... Tut .. Tut


Berulang kali dia menelpon mereka tak di angkat.  Bahkan setelah mendapat SMS informasi dari mereka nomor mereka tidak dapat di hubungi atau tidak aktif.


gawat !!!

__ADS_1


tidak aktif !


bagaimana ini !!!


__ADS_2