Pernikahan Rahasia Dengan Bosku

Pernikahan Rahasia Dengan Bosku
Part 132


__ADS_3

Bayu benar benar senang sekali dia benar benar seperti mimpi bisa melihat istrinya tidur terlelap di kasur nya.


Bayu pun mendekat dan mengusap rambut istrinya pelan, sungguh Ia sangat beruntung sekali bisa melihat wajah cantik itu.


"Akhirnya kamu pulang juga sayang, maafkan aku jujur aku sangat menyesal karna tidak mengingat kamu," ucapnya mengelus pipi mulus itu sehingga membuat sang empunya membuka mata.


"Mas kenapa gak tidur sih ini udah malem," ucap nya lalu memejamkan mata lagi.


Bayu pun tersenyum lalu ikut tidur di samping istrinya itu dia memeluk Melati dengan erat.


"Astaga Mas kamu tuh kenapa sih, aku gak bisa nafas tahu," ucap Melati memukul mukul dada Bayu pelan, namun bukannya marah Bayu malah tersenyum senang.


"Kamu kenapa sih Mas kesambet apa gimana senyum senyum gak jelas, aku kok ngerasa horor gini ya," ucap nya membuat Bayu gemas.


tuk


Bayu pun menyentil kening istrinya itu karna sudah ngelantur bicara nya.


"Aww sakit Mas," ucap nya memajukan bibir nya kesal.


"Makanya kalo ngomong jangan sembarangan sayang," ucap nya.


cup


Saking gemas nya Ia langsung mengecup bibir itu sekilas, lalu tersenyum menatap istrinya yang nampak semakin kesal.


"Jangan marah lagi ya, aku sangat merindukan mu," ucap nya meraba punggung istrinya membuat Melati meleguh.


Tidak bisa di pungkiri kalo Melati juga sangat merindukan belaian dari suami nya itu, selama hampir 6 bulan mereka berpisah dan itu membuat Melati merindukan nya.


Mereka pun terhanyut dalam kerinduan hingga tidak terasa sudah sama sama polos, namun saat Bayu ingin memulai suara tangisan Bryan mengagetkan mereka.


"Astaga kenapa harus sekarang sih nak," ucap Bayu menjambak rambutnya.


Sedangkan Melati hanya tertawa, jujur dia juga merasa terganggu namun mau bagaimana lagi.

__ADS_1


Melati pun mendorong tubuh suami nya yang ada di atas nya lalu bangkit, Ia mengambil daster dan memakainya.


"Arrggg sial, baru juga mau dimulai udah harus puasa lagi," batinnya.


"Kok malah bengong sih, Mas diemin dulu ya aku mau buatin dulu susu nya," ucap Melati dan mau tak mau dia pun menurutinya.


Bayu segera memakai lagi boxer nya tak lupa dia mengambil kaos asal yang ada di lemari, lalu Ia mengambil Bryan yang ada di box bayi.


Meskipun perasaan sedikit kesal namun Bayu berusaha menahan hasrat nya itu.


"Cup cup anak Papa laper ya, sabar ya Mama lagi bikinin susunya," ucap Bayu sambil menepuk nepuk pungguh Bryan pelan sehingga anak itu berhenti menangis.


"Anak pinter, kamu kok udah gede aja ya perasaan baru kemarin dek kamu di lahirkan," ucap nya membuat Melati yang baru datang pun tersenyum.


"Ya Iya lah udah besar Mas, sekarang dia udah mulai bisa berjalan dan udah bisa manggil satu dua kata, kamu sih lama lupa nya sehingga tidak bisa melihat pertumbuhan nya," ucap Melati memberikan botol itu sehingga Bryan bisa minum susunya.


"Ya Tuhan jadi aku terlambat dong. aku gak ada di acara ulangtahun nya yang pertama," ucap nya sendu.


"Gak papa kok yang penting sekarang kan Mas udah kembali lagian Bryan juga masih mengingat kamu, liat tuh dia nampak nyaman dalam pelukan kamu." ucap nya menghibur.


Bayu pun terseyum,bukannya tidur Bryan malah mengajak mereka begadang mau tqk mau Bayu pun harus menemani nya.


"Gemes banget sih kamu," ucap Bayu mengelus ngelus pipi Bryan.


"Pa -Pa," ucap Bryan membuat Bayu kaget karna anak nya sudah bisa memanggilnya Papa.


"Coba ulangi nak," ucap nya berbinar.


"Pa - Pa -Pa," ucap bayi itu membuat Bayu semakin gemas.


Bayu pun mencium pipi gembil itu membuat bayi itu tertawa bahagia, sedangkan Melati hanya menatap nya sambil tersenyum, dia yang sudah kelelahan pun malah terlelap menyisakan mereka berdua disana.


"Tuh kan malah di tinggal tidur, sayang kamu tega sama aku bukannya kita mau nerusin yang tadi?"


"Aku ngantuk Mas besok aja ya," ucap nya sambil memejamkan mata membuat Bayu benar benar kesal.

__ADS_1


Bayu terus menemani Bryan hingga jam 3 pagi dan mereka pun kembali terlelap, untung saja besok adalah hari libur sehingga Bayu tidak perlu takut kesiangan.


Keesokan pagi nya Melati sudah bangun dia menatap suami dan anak nya masih terlelap, Melati pun memindahkan Bryan ke dalam box bayi karna takut jika nanti dirinya bangun Bryan jatuh.


"Kamu pasti masih ngantuk kan sayang," ucap Melati mencium kening Bryan lalu dia masuk ke dalam kamar mandi.


Sedangkan Bayu mengerjapkan matanya saat mendengar pintu kamar mandi tertutup, Ia langsung bangun dan mengejar istrinya masuk ke dalam kamar mandi, apalagi coba yang di inginkan nya tentu saja Bayu ingin meneruskan kegiatan mereka yang tertunda semalam.


"Loh Mas kamu udah bangun," ucap Melati nampak kaget melihat suami nya berdiri di belakang nya.


Bayu memeluk tubuh istrinya yang sudah polos tidak mau terganggu lagi dia segera membuka baju dan juga boxer nya.


Melati pun langsung menyambutnya meski mereka harus berlama lama di kamar mandi namun itu membuat mereka senang.


Setelah satu jam di kamar mandi mereka pun keluar dengan wajah yang berseri seri, namun bayi mereka ternyata masih terlelap.


"Tukan sayang Bryan masih terlelap ayo lanjut satu kali lagi," ajak nya membawa Melati duduk di pangkuan nya.


"Astaga Mas tadi kan udah dua kali, kamu gak cape emang?" tanya Melati heran.


Bayu pun menggelengkan kepalanya dan mau tak mau Melati pun menyetujui permintaan suaminya, untung saja saat Bryan bangun mereka sudah selesai.


"Jagain Bryan bentar ya aku mandi dulu," ucap nya dan Bayu pun mengangguk setuju.


Ya Bayu harus mau lah siapa suruh membuat Melati mandi dua kali.


Setelah Melati selesai mandi kini giliran nya, dan Melati pun dengan telaten memandikan bayi nya itu.


Sehingga tidak terasa perutnya pun sudah mulai keroncongan, untung saja kemarin dia membawa rendang dan juga pepes ikan bandeng dari Ibu Zoya sehingga dia tidak perlu repot repot memasak.


Namun sebelum dia makan Melati mementingkan Bryan dulu dengan menyuapi nya setelah selesai baru dia menyiapkan sarapan untuk mereka berdua, sunggut itu yang Melati rindukan selama Bayu tidak mengingat nya.


"Sayang kok malah bengong lagi mikirin apa?" tanya Bayu.


"Aku cuma sedang bersyukur saja ternyata Tuhan mendengar do'aku," ucap nya.

__ADS_1


"Maafkan Mas ya sekali lagi," ucap nya.


"Iya Mas,"


__ADS_2