Pernikahan Rahasia Dengan Bosku

Pernikahan Rahasia Dengan Bosku
part 40


__ADS_3

Setelah acara selesai mereka pun akhirnya pamit pulang karna besok mereka harus kembali bekarja, apalagi perjalanan mereka cukup jauh akan memakan waktu yang lama


Bu Ayunda pun sangat berterima kasih sekali atas kehadiran mereka, karna dia tak mempunyai siapa pun lagi selain Ayumi anak nya dan setelah Melati datang dia menganggap nya sebagai anak sendiri.


"Terimakasih banyak loh Mel sama suami sudah jauh-jauh kesini, ibu sangat senang sekali," ucap Bu Ayunda memeluk Melati erat dia sudah menanggap Melati seperti anak nya sendiri.


"Iya bu sama-sama, nanti kasih kabar ya kalo jadi main ke jakarta aku mau kenalin ibu sama ibu aku," ujar nya karna Melati tahu kalo Ayunda akan berkunjung ke Jakarta untuk waktu yang lama.


Dia ingin mengenalkan nya kepada Bu Zoya, mungkin saja mereka bisa berteman karna sepertinya umur nya pun tidak berbeda jauh.


"Iya," jawab nya.


Melati pun memeluk sahabat nya, Ayumi akan kembali ke Jakarta besok siang bersama ibu nya mereka akan di antar oleh supir.


"Harus nya nginep lagi Mel, ini kan udah sore pasti sampai ya malem pasti cape," ujar Ayumi.


"Gak papa kok nanti kita bisa istirahat dulu kalo cape," jawab nya.


Ayumi pun mengengangguk dia tidak bisa memaksa Melati.


Sedangkan Dewa dan keluarga nya sudah kembali satu jam yang lalu karna Dewa ada operasi nanti malam jadi mereka harus pulang cepat.


Setelah pamitan Melati pun menaiki mobil nya dan Bayu yang menjadi sopir nya mereka memang jarang membawa sopir.


Mobil pun keluar dari area pedesaan melaju menuju kota mobil pun membelah kemacetan kota apalagi itu hari libur jadi lumayan sedikit macet.


"Mas."


"Hmm."


"Mas, udah lama lama kan kenal sama Dokter Dewa?" tanya Melati masih penasaran.


"Hmm."


"Apa Mas tahu kenapa Mas Dewa ingin cepat-cepat menikah? Ya bukan nya aku curiga tapi cuma takut aja soal nya yang aku denger mereka baru pacaran baru-baru ini," ujar nya menjelaskan.


"Mana Mas tahu sayang, semoga saja mereka langgeng dan bisa cepat menyusul kita kepelaminan," ujar nya.


Namun Melati masih ingin mengorek lebih dalam lagi tentang siapa Dewa sebenarnya dan apa tujuan nya ingin menikah dengan Ayumi, apa Dewa merencanakan sesuatu.

__ADS_1


"Sudahlah sayang kamu tuh terlalu parno, mungkin saja Dewa tidak mau Ayumi keduluan sama orang lain makanya dia gerak cepat," ujar nya seolah tahu apa yang Melati pikirkan, karna insting istrinya itu benar-benar sangat kuat Melati gampang curiga dengan orang yang baru di kenal nya.


Melati pun menoleh sambil tersenyum."Mas kok tahu sih kalo aku lagi parno, Mas cenanyang ya tahu aja yang ada di kepalaku," ujar nya.


"Sayang Mas cuma nebak aja, udah jangan banyak pikiran mereka udah bahagia kita do'akan saja yang terbaik," ujar nya dan Melati pun mengangguk.


Perjalanan pun tak terasa akhirnya mereka sampai juga di Jakarta tiga jam perjalanan membuat Bayu lumayan pegal, untung saja selama perjalanan mereka terus berbincang.


"Sayang kita makan malam dulu yuk kamu pasti laper kan dari pagi cuma makan cemilan saja belum makan nasi," ujar nya khawatir karna sudah beberapa hari ini Melati tidak nafsu makan.


"Ayo Mas mau makan dimana aku ikut saja," jawab nya tersenyum membalas chat yang di kirimkan oleh Ayumi.


Ayumi menanyakan apakah Melati sudah sampai atau belum.


Bayu pun mengangguk mereka pun mampir di sebuah restorant yang terlihat ramai.


"Ayo turun kita makan di sini," ujar nya membuka sabuk pengaman nya dan Melati pun mengangguk dan cepat turun.


Namun saat Melati sadar dia ada di mana dia nampak diam melihat ke tempat duduk yang lumyan ramai.


Pikiran nya pun langsung berkelana, bayangan nya bersama sang mantan terus berputar di kepalanya.


"Tapi Rian aku tidak mau membuat uang mu habis."


"Ayolah sweety aku cuma mau meneraktir mu, jangan menolak."


"Baiklah tapi jangan marah bila aku menghabiskan gaji mu satu bulan."


"Tidak masalah karna aku bekerja juga untukmu."


"Ahh so sweet sekali."


Tepukan di pundak nya membuat nya tersadar, dia benar-benar mengerutuki dirinya yang selalu saja baper dengan apapun tentang mantan kekasih nya itu.


Namun dia tak kuasa menahan air mata nya, ada apa dengan diri nya ini kenapa cengeng sekali.


"Sayang kamu kenapa kok malah diem di sini!?" tanya Bayu heran, Melati sendiri menggelengkan kepala di meyakinkan diri nya untuk masuk ke sana setelah beberapa tahun tidak berkunjung ke sana.


DEABEK Restaurant

__ADS_1


Nama itu terpajang jelas disana. Restaurant yang memberikan menu khas korea itu adalah salah satu tempat makan faporit Melati saat kuliah dulu.


"Eh iya maaf," ucapnya sedikit canggung.


Melati mengusap air matanya dengan cepat, dia tidak mau Bayu tahu kalo dia menangis tanpa sebab.


Bayu mengajak nya duduk di salah satu meja yang kosong, ternyata susah juga mencari tempat yang kosong karna di sana sangat ramai dan ramai pengunjung.


"Sayang ayo duduk," ujar nya mempersilahkan Melati duduk di samping nya.


"Mau pesan apa Mas?" tanya pelayan yang menghampiri mereka.


Bayu pun menyebutkan pesanan nya, setelah itu dia melirik Melati seolah dia menyuruh nya untuk pesan.


"Aku pesan chiken wing saja," jawab nya tidak tahu kenapa melihat menu yang tertera di sana mengingatkan nya dengan masa-masa dulu.


"Baik lah mohon tunggu sebentar," ucap nya ramah. Pelayan itu pun pergi meninggalkan mereka.


Melati masih serius dengan ponsel nya dia terus membalas pesan yang Ayumi kirimkan pada nya dan sesekali dia tertawa melihat candaan dari sahabat nya itu.


Bayu pun akhirnya kepo dengan istri nya yang senyum-senyum sendiri, dia menoleh dan melihat apa yang Melati lihat.


"Apa Mas kepo deh," ujar nya menyembunyikan ponsel nya di belakang membuat Bayu cemberut.


Bayu pun mencapit hidung istri nya itu gemas, dia benar-benar kesal dengan istrinya itu malah sengaja menggodanya.


"Aww, sakit mas."


"Mau main rahasia-rahasiaan ya sekarang," ujar nya membuat Melati tertawa.


Melati pun memberikan ponsel nya saat melihat Bayu menatap nya kesal.


"Maaf Mas, ini kalo kamu mau lihat," ujar nya dan Bayu pun langsung menyambar ponsel itu dan melihat chat yang Ayumi kirimkan pada nya.


Dia melebarkan matanya melihat chat yang menurut nya pripasi sekali, dia menatap Melati dengan wajah yang memerah.


"Udah liat kan gak usah kaya gitu lihat nya," ucap Melati menahan tawa nya.


"Astaga sayang kamu tuh ya," Bayu benar-benar gemas dengan istri nya itu dia mencubit pipi nya gemas.

__ADS_1


Pelayan pun datang membawakan pesanan mereka, mereka pun berhenti bercanda dan segera makan malam.


__ADS_2