Pernikahan Rahasia Dengan Bosku

Pernikahan Rahasia Dengan Bosku
Part 29


__ADS_3

Hari libur minggu ini mereka lewati di rumah saja karna di luar hujan tak juga reda, Melati meleluk suami nya yang berada di dalam selimut yang sama.


Mereka masih sama-sam polos akibat percintaan mereka tadi. Niat nya ingin beristirahat namun sepertinya cuaca sangat mendukung pengantin baru ini untk mengeluarkan keringat bersama.


Melati pun tersenyum kala mengingat kejadian tadi dia tak menyangka Bayu akan melakukan nya lagi siang ini.


"Kenapa senyum-senyum?" tanya Bayu menatap istri cantik nya itu.


"Gak papa kok," jawab nya sedikit gugup.


Bayu pun gemas sekali melihat nya, Melati yang tahu tatapan mesum suami nya itu segara bangun dia tak mau melakukan nya lagi.


Bagaimana tidak dia tak sengaja menyenggol yang di bawah sana yang ternyata sudah mengegang lagi.


"Mau kemana hemm?" tanya Bayu.


"Mau mandi mas, lalu kita makan aku laper mas," ujar nya Bayu pun mengangguk lalu dia bangun dan menggendong istri nya ke kamar mandi.


Yang niat awal nya hanya mandi akhirnya berakhir dengan mendesah, Melati pun manyun keluar dari kamar mandi.


Bagaimana tidak yang awal nya hanya mau mandi tapi Bayu meminta nya melakukan lagi.


"Udah jangan cemberut katanya laper ayo makan," ucap Bayu menggandeng tangan nya keluar dari kamar menuju meja makan.


"Sayang kamu beneran masak?" tanya Bayu melihat beberapa menu makanan dia atas meja.


"Iya, kan aku dari tadi dah bilang kalo aku beneran udah masak kamu nya aja yang gak percaya," ujar nya mengambil nasi kedalam mangkuk dan melatakan nya di atas meja.


Dia mengambilkan nasi kedalam piring suami nya setelah itu dia mengambil nasi untuk diri nya.


"Kamu tahu aja kalo aku suka sama makanan kaya gini," ucap Bayu.


"Syukurlah kalo kamu suka aku seneng dengar nya," ucap Melati tersenyum sambil mengunyah makanan nya.


Dia pun sudah terbiasa dengan kehidupan seperti itu rasanya hidup nya sudah hampir sempuna tak ada lagi yang dia inginkan selain hidup bahagia bersama suami dan juga anak-anak nya kelak.

__ADS_1


"O-ya tadi temen kamu telpon nanyain kamu aku bilang aja kamu lagi sakit jadi gak bisa ketemu hari ini, maaf yah aku lancang buka-buka ponsel kamu," ucap nya.


"Gak papa kok Mas lagian nama nya juga rumah tangga kita harus saling terbuka apalagi soal ponsel kamu bebas membuka nya semau kamu," jawab nya.


Bayu pun merasa lega karna Melati benar?benar tidak marah padanya.


Setelah makan mereka menonton tv, hari ini hanya ada mereka berdua tak ada kegiatan kantor dan lain-lain.


"Coba kita nikah dari dulu pasti anak kita sudah banyak," ucap Bayu terkekeh.


Kini dia merebahkan kepala nya di pangkuan Melati yang duduk bersandar di sofa.


"Ya gak banyak juga Mas emang aku kucing apa bisa beranak tiap tahun," jawab nya cemberut.


Bayu pun terkekeh dan mencubit pipi nya dengan gemas."Rasa nya aku makin hari makin cinta sama kamu sayang,"


"Gombal."


"Siapa yang gombal aku beneran serius sayang coba raba dada ku rasanya jantung ku mau copot kalo berada dekat sama kamu," jawab nya.


"Astaga kamu itu ya sayang bener-bener deh bikin aku gemes rasa nya pengen ngurung kamu di kamar," ujar nya tersenyum nakal tak lupa mengerlingkan sebelah matanya.


"Astaga Mas sejak kapan kamu jadi mesum begini, aku heran deh apa yang Rio katakan sama kamu sehingga kamu jadi kaya gini," ujar nya kesal.


"Kamu kenal sama Rio sayang?" tanya Bayu serius dia langsung duduk dan menatap wajah istri nya itu.


"Ya tahu lah dia dulu senior ku waktu di kampus dia itu terkenal playboy jadi siapa yang tidak tahu sama dia," jawab nya.


"Apa kalian dulu dekat?" tanya Bayu penasaran apa jangan-jangan yang dulu Rio taksir ini Melati lagi.


Karna Rio selalu menyebut nama Melati namun dia harus menanykan nya kepada Melati agar tidak salah menduga.


"Kita hanya sebatas kenal saja aku tidak terlalu dekat dengan seniorku meski pun ada juga yang pernah nyatain cinta namun aku dulu sudah punya pacar dan tak melirik kemana pun," jawab nya.


Bayu semakin yakin kalo yang Melati tolak dulu adalah Rio karna Rio dulu selalu. berkata jujur pada nya.

__ADS_1


Dulu Rio dan Bayu memang satu kampus namun Bayu memutus kan pindah ke Universitas lain setelah dua tahun kuliah di sana.


"Apakah dari dulu kamu hanya dekat dekan Rian?" tanya Bayu penasaran.


"Ya kamu dulu bertiga bersama Ayumi temen satu kosan aku inget kan yang tadi nelpon aku," ujar nya.


Bayu pun mengangguk namun dia bingung kenapa kemarin Rio tidak menyapa Melati padahal mereka sempat berpapasan.


"Kenapa kamu gak tanya Rio kemarin?" tanya Bayu heran.


Melati pun terkekeh mendengar nya."Mana mungkin Rio ingat aku dengan penampilan yang seperti itu," jawab nya.


Ya benar juga dulu kan saat kuliah Melati sangat cantik berbeda saat dia bekerja di kantor pasti Rio tak akan mengenali nya.


Bayu pun teringat dengan pertemuan nya kemarin dengan Kenta dia yakin kalo pria yang bersama Kenta itu Rian mantan nya Melati namun yang dia bingung kenapa Rian tidak mengenali Melati.


"Sayang kemarin bukannya yang sama Om Kenta itu Rian ya?" tanya Bayu.


Deg


Melati pun terdiam ternyata Bayu sudah mengetahui tentang Rian bahkan dia bisa ingat wajah mantan kekasih nya itu.


"Mas tahu kalo itu Rian?" tanya Melati sedikit kaget.


"Tentu saja walau pun kamu gak ngasih tahu juga aku pasti tahu wajah Rian dan asal usul nya," jawab nya.


Melati pun menghela nafas tak sulit memang bagi Bayu mencari identitas seseorang apalagi kalo di bantu dengan koneksi yang Pa Ali punya.


"Aku minta maaf karna kemarin tak bilang aku bener-bener kaget saat liat dia ada di sana untung saja dia tak mengenali ku dan yang jelas aku tidak nyaman bekerja sama dengan Pak Kenta kalo ada Rian di sana," ucap nya.


Bayu paham apa yang Melati rasakan pasti sangat sulit bagi nya berada dalam lingkungan orang yang sudah menyakiti nya.


"Ya sudah nanti biar aku saja yang bertemu dengan mereka kamu tidak perlu ikut," ujar nya dan Melati pun mengangguk.


Dia senang Bayu tidak marah padanya namun dia juga tidak tahu apa yang Bayu rencanakan selanjutnya.

__ADS_1


__ADS_2