Pernikahan Rahasia Dengan Bosku

Pernikahan Rahasia Dengan Bosku
Part 33


__ADS_3

Karna kesal Melati pun sampai lupa pamit kepada suaminya itu, dia pun sampai duluan di kantor.


Ternyata di kantor sudah mulai ramai dengan para karyawan yang kebanyakan wanita sedang menggosipkan dirinya, mereka tidak tahu saja kalo Melati sudah datang.


"Lu liat gak pas hari jum'at kemarin ada cewek cantik yang nanyain Pak Bayu?" tanya Asa.


"Iya gua juga liat ternyata Pak Bayu normal juga ya gua kira dia belok," ujar yang lain karna selama ini tak ada satu orang wanuta pun yang dekat dengan Bayu.


Hanya Mita saja yang dulu sempat di kabarkan dekat, namun setelah Mita bertunangan dengan Adithia Bayu pun tidak pernah dekat lagi dengan siapa-siapa kecuali Melati sekertaris nya.


"Gua malah nyangka nya Pak Bayu dekat sama Melati, buktinya mereka sering banget makan siang bareng apalagi gua pernah liat mereka pulang bareng," timpal yang lain.


Memang benar karna mereka sering pulang pergi bareng, namun mana karyawan tahu kalo Melati adalah istrinya Bayu.


"Ah itu mah mau nya Si Melati aja, mana ada sih cowok yang mau sama dia udah cupu jelek lagi. Kalian inget kan sama Pak Bastian dulu sempat deketin dia itu tuh bukan nya dia tertarik namun cuma karna penasaran aja pengen nyicip," ujar Asa.


"Udah gak aneh sih emang dari dulu juga Pak Bastian mah orang nya kaya gitu, eh tapi kalo di liat calon nya Pak Bayu cantik juga ya serasi banget sama Pak Bayu," ujar nya dan mereka pun mengangguk setuju.


"Ehmmm.. "


Mereka pun diam saat mendengar deheman dari Melati, mereka pun langsung salah tingkah dan membubarkan diri bagaimana pun Melati sekarang atasan mereka.


Mereka takut kalo sampai Melati ngadu yang tidak -tidak kepada Bayu.


"Mel kamu gak papa kan?" tanya Amelia yang sedari tadi berdiri di belakang Melati.


Amelia adalah satu-satu nya teman Melati di kantor itu pun tidak terlalu dekat karna Melati selalu membentengi diri nya agar tidak percaya dengan siapa pun.


"Aku gak papa kok santai saja, emang dari dulu kan mereka sudah seperti itu, maaf aku duluan ya," ujar nya tersenyum kaku.


Lalu Melati pun masuk ke dalam lift meninggalkan nya sendiri, Amelia bisa melihat kalo Melati sangat sedih mendengar pembicaraan mereka.

__ADS_1


Di luar Bayu baru saja datang semua karyawan menunduk melihat kedatangan bos mereka.


"Pagi Pak," ucap Asa.


"Pagi juga," jawab nya dengan wajah dingin seperti mereka.


Bayu pun langsung masuk ke dalam lift dan langsung masuk ke dalam ruang kerja Melati.


Melati terlihat sedang membereskan berkas-berkas untuk metting hari ini.


"Mel kamu masih marah, maaf kan aku ya aku gak maksud-,"


"Saya sudah siapkan berkas yang bapak minta dan kita bisa langsung masuk ke ruang metting pasti mereka sudah menunggu didalam saja,"ujar nya tanpa menoleh dia bersikap formal seperti biasa saat di kantor.


Bayu terdiam karna belum sempat dia menyelesaikan perkataanya namun Melati sudah menyelanya bahkan Melati sepertinya tidak mau mendengarkan nya bahkan mengalihkan pembicaraan seolah tidak terjadi apa-apa.


Gak tahu kenapa Melati masih kesal dengan suami nya itu, mood nya benar-benar buruk sekali pagi ini bahkan dia lupa belum sarapan.


Bayu juga melupakan sarapan nya karna terburu-buru mengejar Melati namun tetap saja Melati sudah sampai duluan di sana.


Walau pun dari segi penampilan tidak terlalu menarik namun otak nya benar-benar tak bisa di ragukan lagi.


Metting pun akhirnya selesai sebelum makan siang, Melati melangkah menuju ruang kerja nya tanpa memperdulikan keberadaan Bayu yang sejak tadi ada di dekat nya.


Bayu berdiri di depan pintu memperhatikan Melati yang kembali menghidupkan komputer nya seperti nya dia tidak menganggap keberadaan Bayu di sana.


Dia benar-benar gemas melihat Melati yang serius dengan pekerjaan nya,sesekali Melati mengerucutkan bibir nya menggerutu etah apa yang di ucap kan nya Bayu tak bisa mendengar nya.


"Apa kamu masih marah padaku?" tanya Bayu berdiri dan sedikit mencondongkan badan nya memegang kedua tangan Melati hingga membuat sang empu nya kaget dia tidak menyangka kalo Bayu ikut masuk ke ruangan nya dan ada persis di belakang nya.


Bahkan Pipi mereka nyaris bersentuhan, membuat Melati gugup dia takut kalo ada orang yang masuk secara tiba-tiba.

__ADS_1


"Bisa menjauh, aku benar-benar tidak nyaman," ujar nya menundukan kepala nya.


Bayu pun tersenyum melihat nya kemudian mencium pipi nya gemas, membuat sang empu nya kaget dan melebarkan mata nya dia tak menyangka kalo Bayu akan berani saat di kantor.


"Mas," rengek nya menoleh ke samping mengerucutkan bibir nya kesal.


Bayu pun terkekeh dan mengecup bibir nya sekilas lalu menggeser kursi duduk di depan istrinya itu sedang kan Melati nampak kesal sekali kenapa sih suami nya itu tidak bisa diam dam fropesional saat bekerja.


"Mas bisa gak gak ganggu aku, aku beneran sibuk banget apalagi ini akhir bulan aku banyak banget pekerjaan," ujar nya masih menatap komputer karna takut salah pencet.


"Baiklah aku akan keluar tapi nanti aku tunggu jam makan siang, kita makan siang bareng ya," ujar nya dan Melati pun mengangguk.


Setelah melihat kepergian Bayu, Melati pun mengelus dada nya tidak tahu kenapa dia sangat takut sekali ada orang yang melihat kebersamaan mereka.


"Maaf mengganggu," ucap seorang pria jangkung berdiri di sana.


"Ah iya Pak ada apa?" tanya Melati, dia sangat tahu kalo itu Rio teman nya Bayu.


"Apa Bayu ada di dalam?" tanya Rio, dia tidak mengenali Melati sama sekali.


"Apa ada perlu penting biar saya sampai kan," ujar nya dan pria itu mengangguk.


"Tunggu sebentar," ucap nya.


Melati pun menelpon ke ruang kerja Bayu dan langsung saja di angkat, dan Bayu pun mempersilah kan tamu nya masuk.


"Silahkan masuk saja Pak Bayu ada di dalam," ujar nya.


"Terimakasih, eh siapa nama kamu?" tanya Rio, karna setahu Rio yang menjadi sekertaris nya Bayu adalah Agata dia tidak tahu kalo sudah di ganti.


"Saya Melati," jawab nya tersenyum.

__ADS_1


"Ok baik lah saya langsung masuk ya," ujar nya dan Melati pun mengangguk.


Setelah kepergian Rio Melati hanya tersenyum, dia tidak tahu kenapa lucu saja melihat Rio tidak mengenali nya bagaimana kalo dia tahu kalo Bayu menikah dengan nya pasti banyak sekali yang akan dia tanyakan.


__ADS_2