Pernikahan Rahasia Dengan Bosku

Pernikahan Rahasia Dengan Bosku
Part 57


__ADS_3

"Hah apa?" tanya Dira sedikit kaget melihat pria tampan yang menanyakan Melati kepada nya.


Dira pun langsung memanggil Melati dia berteriak dari depan pintu, sedangkan Bayu nampak geleng-geleng kepala melihat nya dasar bocah manggil aja pake teriak-teriak kaya di hutan saja pikirnya.


"Mba Mel sini cepetan?" teriak nya sambil terus memperhatikan Bayu dari atas sampai kebawah.


'Apa mungkin ini suami nya Mba Mel ya,' pikirnya.


Sedangkan Melati nampak kesal kepada Dira kenapa harus teriak-teriak segala sih, tinggal masuk aja kan gampang .


"Astaga apa sih Ra kok teriak-teriak, apa kamu udah dapet delima nya langsung bawa sih deh Mba lagi pw," jawab Melati dari dalam rumah.


Perasaan Bayu nampak senang mendengar suara istrinya itu dia benar-benar sudah tidak sabar bertemu dengannya.


Kalo kata pepatah baru dengar nama nya aja udah bahagia apalagi kalo melihat wajah nya.


Melati nampak cantik memakai trening dan kaos putih pas badan, tak lupa rambutnya di ikat tinggi memperlihatkan leher putih nya.


"Ada apa?" tanya Melati.


Nampak nya dia belum menyadari kalo suami nya sedang berdiri memperhatikan nya dengan senyum yang merekah ingin sekali dia memeluk istri kecil nya itu.


Sedangkan Melati nampak heran karna mencium parpum yang sangat di kenal nya.


'Apa cuma perasaanku aja ya, rasanya wangi banget,' batinnya sambil memejamkan mata.


"Mba kok malah diem sih, tuh ada tamu nanyain Mbak kenal gak?" tanya Dira melirik dengan ekor matanya.


Melati pun menoleh dan benar saja dia melihat suami nya tersenyum manis kepadanya.


"Mas Bayu," ucap nya lirih.


Namun Melati menggeleng kan kepala nya mana mungkin Bayu ada di sini, apa dia terlalu kangen ya sama suami nya sehingga setiap kali melihat laki-laki rasanya seperti melihat suami nya.

__ADS_1


"Mel," ucap nya.


'Apa aku sudh gila ya selain wajah nya yang tampan suara nya pun sama,' batinnya.


Sehingga dia tidak sadar kalo Dira memanggilnya,Dira benar-benar kesal sekali melihat nya.


Dira pun terlaksa menepuk pundak nya agar Melati sadar dengan apa yang terjadi, masa dari tadi cuma bengong aja sedangkan si pria seolah ragu untuk mendekat.


"Mbak hey kok malah bengong sih, Mbak kenal gak sama dia kalo enggak biar kita masuk aja," ujar nya.


Akhirnya Melati pun sadar dia berkaca-kaca apa yang di harapkan nya benar-benar terkabul.


"Mas Bayu, aku gak lagi halusinasi kan?"


Dira pun kesal lalu menyeret Melati agar bisa meraba pria yang di sebut nya halusinasi itu, Dira menarik tangan Melati agar memegang tangan Bayu dia ingin meyakin kan kalo ini nyata.


"Nah gimana kerasa gak? dah lah aku nunggu di rumah aja di sini gerah," ucap Dira.


Dira merasa kesal sekali dengan kedua orang ini, lantas dia pun masuk ke dalam rumah membiarkan mereka berdua.


Bayu benar-benar sangat menyesal sekali dengan apa yang di perbuat nya untung saja Melati baik-baik saja kalo tidak dia tidak akan bisa memaafkan dirinya sendiri.


Begitu juga dengan Melati di tidak menyangka kalo suami nya akan mencari nya sampai ke sini, walau pun Melati sedikit kesal namun dia bahagia sekali.


"Maafin aku Mel aku benar-benar menyesal, seharus nya aku dengerin dulu penjelasan kamu, jujur saja aku sangat kehilangan kamu aku terlalu cemburu sehingga tidak mau mendengar penjelasan kamu."


Melati pun tersenyum akhirnya Bayu tahu kebenaran nya, meskipun dia tidak mengatakan nya yang sebenarnya tapi Tuhan menunjukan kebenaran nya.


"Ya sudah ayo masuk dulu Mas," ajak nya dia tidak mau kalo sampai tetangga tahu dan berfikir macam-macam kalo berpelukan terus di luar rumah.


Bayu pun mengekori Melati masuk ke dalam rumah, dan segera duduk di sofa, Melati pun membuatkan kopi untuk suami nya itu.


"Sebenarnya Mas tahu dari mana aku di sini?" tanya Melati sambil meletakan satu cangkir kopi di hadapan nya.

__ADS_1


"Dari Rio katanya di dapat info dari Ayumi," jawab nya sambil memperhatikan bingkai poto yang ada di dinding dia merasa sangat femiliar dengan wanita paruh baya itu, nampak juga gadis kecil di kuncir dua dan dengan gigi yang ompong dan satu lagi gadis cantik berkacamata.


"Ohh."


"Btw ini rumah siapa kok aku gak asing ya sama poto yang itu," ujar nya menunjuk poto itu.


Melati pun tersenyum ternyata Bayu tidak mengenali siapa yang ada di poto itu.


"Ini rumah nya Mbo Darmi art di rumah ibu, dan yang di poto itu keluarga bu Darmi. Pak Yusuf, Mbok Darmi, Dira dan juga aku yang pake kacamata," jawab nya.


Bayu pun menganggukan kepala nya, eh tadi apa katanya Art nya bu Zoya apa ini berarti mertua nya tahu kalo Melati ada di sini.


"Apa ibu tahu kalo kamu di sini?"


Melati pun menggelengkan kepalanya karna dia tidak memberi tahu siapa pun kecuali Ayumi sahabat nya namun sejak semalam sahabat nya itu tidak menjawab chat dari nya.


"Aku sudah terbiasa main kesini dari aku kecil apalagi Mbok Darmi kan jarang pulang karna dia sudah menikah lagi dengan Pak Usman," jawab nya.


"Pak Usman sopir nya Ibu?"


Melati pun menganggukan kepala nya lalu dia melirik Dira yang baru saja keluar darj dalam kamar dia nampak sudah modis.


"Mau kemana kamu Ra? sini duduk dulu Mbak mau kenalin kamu dengan suami Mbak," ucap Melati dan Dira pun duduk di sebelah nya.


"Kenalkab saya Dira Mas senang bertemu dengan anda, saya harap Mas jaga Mbak baik-baik ya biar gak kabur lagi.Dia tuh ngerepotin aku terus Mas," jawab nya membuat Melati kesal.


"Ih apaan sih?"


"Hehehe maaf Mbak jangan marah ya aku benar-benar cuma becanda," jawabnya terkekeh sedangkan Melati nampak cemberut.


"Dah ah aku mau keluar bentar ada acara di rumah teman, awas jangan berantem ya aku gak mau nanti ada tetangga bisik-bisik di luar," ujar nya.


Sedangkan Bayu nampak terkekeh mendengar nya, ternyata selain cerewet gadis itu suka sekali bercanda neda banget dengan istrinya yang nampak kalem.

__ADS_1


Dira pun segera keluar sambil memainkan kunci motor nya, dia tersenyum senang akhirnya Mbak nya itu bisa bertemu lagi dengan suami nya.


Dira memang berbohong ingin pergi ke rumah teman nya, dia keluar hanya ingin memberikan waktu untuk mereka berdua berbicara.


__ADS_2