
"Mel tunggu," teriak Bayu segera melepaskan pelukan Marta.
Ia segera menyusul sng istri yang sudah tidak terlihat,Bayu nampak frustasi pasti Melati akan salah pamah kepadanya.
Bayu pun segera masuk ke dalam mobil nya Ia yakin Melati akan pulang ke rumah nya karna Bryan ada di sana.
"Sayang ku mohon maafkan aku, jujur aku tidak pernah menghianti mu meski dalam sakit sekali pun," guman Bayu sambil terisak.
Melati sendiri masuk ke dalam taxi yang ia tuju adalah rumah Om Kenta bukan rumah orang tua nya.
(Hallo bi)
(Iya hallo non) jawab bi Sumi di sebrang sana.
(Bawa Bryan ke rumah Om Kenta sekarang saya tunggu di sana jangan lupa bawa baju Bryan ke dalam koper dan semua keperluan nya bibi juga bawa baju buat ganti) ucap Melati.
(Apa kita akan pergi jauh non?)
(Iya makanya saya nyuruh bawa banyak baju)
(Baik non) jawab bi Sumi.
Setelah menghubungi Bi Sumi Melati pun mulai terisak, untuk ke sekian kali nya Ia menangis dengan orang yang sama.
"Kenapa kenapa seperti ini Tuhan, kalo aku tahu akhirnya akan seperti ini aku akan meminta Mas Bayu tidak ingat padaku lagi untuk selamanya," batinnya.
Pak supir nampak kasihan melihat Melati ia pun lantas memberikan kotak tisu pada Melati.
"Makasih Pak," ucap nya tersenyum samar.
Selama perjalana Melati hanya diam hingga tak terasa Ia pun sampai di rumah Om Kenta yakni Pamannya Bayu.
"Makasih ya pak," ucap Melati memberikan uang nya lalu ia pun turun dari taxi.
"Iya sama sama," jawab pak supir.
__ADS_1
Saat Melati masuk ternyata Bi Sumi sudah ada di dalam bersama Bryan,Ia tersenyum melihat anaknya langsung berjalan menghampiri sambil merentangkan tangannya.
Balita yang hampir 2 tahun itu sudah bisa berjalan dan juga bicaranya sudah jelas.
"Ma-ma ma-ma," ucap Bryan.
"Iya sayang lagi apa?" tanya Melati memeluk lalu menciumnya sungguh Ia sangat sedih Ia menyesal telah kembali seharus nya Ia diam saja di Jepang da menetap di sana sejak 6 bulan yang lalu.
"Kamu sudah datang nak, ayo masuk," ajak tante Ayunda merangkul bahu Melati, Ia tahu Melati sedang tidak baik baik saja terlihat dari wajah nya yang sebab dan juga penuh kesedihan.
"Iya tan," jawab Melati.
Ayunda yakin pasti Melati sedang ada masalah sehingga wajah nya nampak sebab seperti itu.
"Bi ajak Bryan ke kamar tamu dulu ya saya mau berbicara dulu dengan tante Ayu," ucap Melati dan Bi Sumi pun mengangguk Ia membawa Bryan bermain di kamar tamu.
Melati pun mengikuti tante nya ke ruang keluarga, Ia duduk di sofa sambil mengatur nafas nya.
"Minum dulu dan tenang ya, tarik nafas pelan lalu hembuskan," ucap tante Ayunda.
Melati pun melakukan apa yang tante Ayunda perintahkan, ia merasa sedikit tenang sekarang meski hati nya tetap sakit.
Melati pun tak kuasa menahan tangis nya."Tante aku mau cerai sama Mas Bayu, dia udah hianatin aku," ucap nya terisak membuat tante Ayunda kaget.
Bagaimana bisa seperti itu sebenarnya apa yang terjadi kenapa Melati berkata seperti itu pikirnya.
"Maksud kamu apa sayang, jangan bercanda mana mungkin Bayu selingkuh dia kan bucin banget sama kamu," ucap tante Ayunda tidak percaya karna selama ini hubungan mereka baik baik saja.
Melati pun menggelengkan kepalanya."Tante bisa lihat sendiri," ucap Melati memberikan ponsel nya pada tante Ayunda Ia menunjukan video rekaman saat Reno mengamuk memarahi Bayu.
Ayunda pun menggelengkan kepalanya serta menutup mulut nya Ia tidak percaya dengan yang di lihat nya.
"Apa yang Bayu lakukan Mel kenapa jadi seperti ini tante gak percaya Bayu akan melakukan hal ini, kalo melihat ini tante tidak bisa berkata apa apa lagi," ucap nya sambil terus menggelengkan kepalanya, air mata nya mengalir deras.
'Kenapa ini harus terjadi dengan Melati Tuhan kisah nya hampir sama denganku dan Mas Kenta dulu,semoga saja ini salah paham dan tidak benar, ' batin nya.
__ADS_1
Ayunda membawa Melati dalam pelukan nya Ia berusaha membuat Melati tenang.
"Dia bikin aku kesal, aku gak mau di giniin.Mungkin saja Ia tidak sengaja melakukan hal itu saat amnesia tapi aku tidak bisa terima Ma aku marah aku benci di khianati," ucap nya terus terisak di pelukan tante Ayunda.
"Tenang sayang kamu harus berpikir jernih jangan bertindak gegabah, kita cari tahu dulu kebenarannya," ucap tante Ayunda Ia tidak mau Melati menyesal nanti.
Sedangkan tekad Melati sudah bulat Ia akan melayangkan gugatan cerai kepada suami nya itu sudah cukup penghianatan nya. Ia ingin bahagia walau pun tanpa Bayu di sisi nya.
Sedangkan Bayu terus mencari keberadaan istri nya Ia sangat frustasi sekali apalagi Ia tidak bisa menghubungi sang istri karna di blokir.
"Mel kamu salah paham, aku bisa jelaskan semua yang terjadi tidak seperti yang kamu dengar dan kamu harus tahu walau pun aku tidak ingat padamu saat Amnesia namun aku tidak pernah menghianatimu," gumannya sambil terisak.
Tujuan nya adalah rumah bu Zoya semoga saja Melati ada di sana bersama anak nya Bryan karna Ia tidak menemukan mereka di rumah.
Saat sampai di kediaman martua nya rumah sangat sepi seperti kata art nya kalo bu Zoya dan Papa Bimo masih belum pulang bekerja.
"Apa Melati tidak datang kesini?" tanya Bayu dan art itu menggelengkan kepalanya.
"Sudah lama non Melati tidak kesini, terakhir beberapa minggu yang lalu bersama Mas Bayu," jawab Art itu jujur.
"Ya sudah kalo gitu saya permisi ya bu," ucap Bayu merasa kecewa karna tidak bisa menemukan mereka di sana.
"Iya Mas," jawab Art itu menutup kembali pintu rumah.
Sedangkan Bayu bingung harus kemana Ia sudah menghubungi Dira namun Melati tidak ke rumah Dira, ia pun menghubungi Jovanka namun tetap sama Melati tidak kesana.
Ia tahu Melati pasti kabur tapi kemana? kemana dia harus mencari istrinya itu.
"Kemana lagi aku harus mencarinya?" ucap nya sambil terus berfikir namun Ia tidak menemukan tempat yang di kunjungi Melati.
Hingga malam hari Bayu pun mencari sang istri namun nihil Ia tidak menemukan istrinya dimana pun.
"Tuhan bantu aku menemukan istriku," ucapnya sambil sesekali menguap Ia sangat ngantuk sekali karna sudah tengah malam.
Hingga Ia pun tidak fokus dan tabrakan pun terjadi.
__ADS_1
Brak
Ia menyenggol sebuah truk yang datang dari arah berlawanan hingga mobil Bayu hilang kendali dan menabrak trotoar.