Pernikahan Rahasia Dengan Bosku

Pernikahan Rahasia Dengan Bosku
Part 36


__ADS_3

Melati pun pulang bersama dengan Bayu namun sebelum itu mereka mampir dulu belanja buah-buahan, gak tahu kenapa dia sangat suka sekali makan buah di banding dengan nasi.


"Udah semua?" tanya Bayu.


"Udah jawab nya," menyimpan keresek itu di jok belakang.


Bayu pun melanjutkan mobil nya melewati kemacetan ibu kota, setiap hari mereka sudah terbiasa seperti itu.


Sesampai nya di apatemant mereka langsung naik lift menuju unit kamar mereka.


Melati pun masuk ke dalam kamar dan meletakan tas nya dia atas meja rias lalu dia masuk kekamar mandi menyiapkan air hangat untuk mandi suami nya.


"Mas mandi duluan nanti gantian ya," ucap nya dan Bayu pun mengangguk.


Setelah melihat Bayu masuk dia menyiapkan baju ganti untuk suami nya dan menyimpan nya di atas tempat tidur.


Setelah itu dia pergi ke dapur untuk memasak makan malam, walau pun lelah namun memasak adalah hobi nya.


Dia sangat senang bisa memasak untuk suaminya, dan Bayu pun sangat suka sekali dengan masakan nya itu.


Melati membuat sop iga sapi untuk makan malam kali ini setelah beberapa saat Bayu pun keluar dari kamar menghampiri nya sudah rapi memakai baju yang di siapkan oleh Melati.


Melati pun tersenyum melihat nya."Aku mandi dulu yah," ucapnya melepaskan celmek di tubuh nya.


Bayu pun mengangguk dan melihat apa yang di masak oleh istri nya itu dia tersenyum melihat sup yang sudah matang bahkan bau nya pun sangat harum.


Dia pun duduk di kursi makan sambil bermain games menunggu Melati mandi, setelah beberapa saat Melati pun keluar kamar sudah segar memakai baju tidur nya.


Mereka pun memulai makan malam nya,Melati sangat senang melihat suami nya makan dengan lahap namun dirinya sendiri malah tidak berselera dia hanya makan salad buah saja yang tadi pagi di buat nya.

__ADS_1


"Sayang kamu kok malah makan itu sih?" tanya Bayu heran.


"Aku lagi gak pengen makan nasi Mas," jawab nya.


Bayu pun menghela nafas karna sudah beberapa hari ini Melati nampak tak makan nasi hanya makan itu saja dari kemarin.


"Sayang makan lah nasi aku takut kamu sakit kalo cuma makan itu terus," ujar nya.


"Aku tadi makan nasi kok sama Ayumi dan lumayan masih kenyang," jawab nya.


Mereka pun lantas diam tak ada yang berbicara lagi, ingin memaksa pun tak mungkin karna pasti Melati tak akan mau dia membiarkan saja istri nya makan salad buah itu tanpa berkomentar lagi.


.


Di tempat lain Rian nampak kesal sekali dengan Om nya itu, semenjak dia tahu kalo Kenta adalah Paman nya dia tidak pernah lagi bisa bebas seperti dulu.


"Kenapa begitu sih Om aku udah nurutin semua kemauan Om tapi gimana sama kebahagiaan aku sendiri," ujar nya mulai kesal karna Paman nya itu selalu saja membatasi diri nya.


Dia dulu tinggal bersama Nenek nya namun setelah Nenek nya meninggal dia merantau ke kota, di sana lah dia bertemu dengan Kenta yang sejati nya adalah saudara kembar dari Kenzi ayah nya Rian.


Rian yang kala itu membutuhkan uang untuk kebutuhan kuliah nya terpaksa meminta bantuan kepada Om nya dan Kenta pun memberikan nya dengan satu syarat.


Rian harus meninggalkan pacar nya, entah mengapa Kenta sangat membenci keluarga pacar nya itu,Rian pun tidak tahu dan setiap kali bertanya pun tidak ada jawaban yang pasti.


Rian akhirnya menuruti keinginan Paman nya pergi dari hidup Melati namun dia berjanji akan kembali secepatnya hingga lima tahun berlalu dia masih saja belum bisa menempati janji nya kepada Melati.


"Om tahu kamu sangat mencintai gadis itu, tapi dia sudah menikah dengan Bayu pria yang sejak dulu di jodohkan dengan nya, sudahlah lupakan dia jangan kamu sia-siakan hidup dengan mencintai gadis itu," ucap Kenta yang juga baru tahu kenyataan itu.


Kenta sudah lama membenci orang tua Bayu juga orang tua Melati jadi dia memanfaatkan Rian untuk membalaskan dendam nya, namun dia juga baru tahu kalo Melati sudah menikah dengan Bayu.

__ADS_1


"Kenapa sih Om gak izinin aku buat nikahin dia kalo udah kaya gini gak ada kesempataan lagi untukku," ujar nya.


Selama lima tahun ini Rian kuliah S2 di luar negri bersama sepupu nya yaitu Jovanka mereka baru kembali beberapa bulan yang lalu tepat setelah Melati menikah.


Rian sangat kaget mengetahui kalo gadis yang di cintai nya sudah menikah,dia benar-benar menyesal telah menuruti keinginan Paman nya itu kalo saja waktu bisa di ulah pasti dia tak akan menerima tawar na Kenta.


Dulu Kenta berjanji akan memberi tahu kan siapa orang yang telah membunuh Ayah nya kalo dia menuruti keinginan nya namun sampai saat ini Kenta belum memberi tahukan siapa yang membuat Ayah nya meninggal.


"Kamu bisa merebut nya jika kamu mau," ucap Kenta, membuat Rian bingung.


"Maksud Om gimana sih apa aku harus merebut kebahagiaan mereka?" tanya Rian penasaran.


Kenta tak menjawab apa-apa dia langsung meninggalkan ruang makan meninggalkan Rian sendiri di sana.


"Gak jelas banget Om Kenta ini, apa sih sebenarnya mau nya dia bikin bingung aja," gumannya meneguk air putih nya sampai tandas.


Rian pun masuk ke dalam kamar nya dia benar-benar belum mendapat jawaban dari Kenta apa mau nya sebenarnya.


"Apa Om Kenta punya masalalu yang buruk yah dengan orang tua nya Melati sehingga Om sangat membenci mereka," pikir nya.


"Harus nya kan dia selesaikan dengan mereka bukannya malah misahin aku sama Melati," lanjut nya.


Rian pun menatap poto nya dan di dalam galery ponselnya sungguh dia sangat merindukan wajah cantik itu.


"Maafin aku Mel, aku benar-benar terpaksa ninggalin kamu," ucapnya sendu.


Dia teringat beberapa minggu yang lalu saat pergi ke makam Ayah nya dia tak segaja bertemu dengan Melati yang pasti akan ke makam orang tua Bayu yang sama-sama berada di sana.


Dia pura-pura tidak mengenali Melati yang kala itu memakai masker dan kacamata, dia sangat lah mengenali wanita yang sudah lama di tinggalkan nya dia tidak berubah sama sekali.

__ADS_1


"Aku tidak rela kamu menikah dengan siapa pun Mel, aku sudah berjanji pada diriku sendiri kalo kamu hanya milikku," gumannya.


Rian pun bertekad akan merebut nya kembali, dia tidak mau melihat Melati bersama laki-laki lain.


__ADS_2