
Waktu pun berjalan cepat ternyata sudah sore Melati pun pamit pulang tak lupa dia membawa beberapa toples cookis yang tante nya berikan, sungguh senang sekali hatinya karna dia bisa membawa banyak.
"Banyak banget bawa cookis nya kamu mau jualan?"
"Ya nama nya di kasih mau dikit mau banyak ya di bawa aja lah, lumayan buat ngemil lagian tante Ayu kan sengaja buat ini untuk aku," ucap nya tersenyum.
Sedangkan Bayu hanya geleng-geleng kepala mendengar nya, tapi dia juga senang karna mood istrinya sedang baik terlihat dari tadi dia tersenyum terus padahal dari semalam dia terus merengek ingin nonton artis korea.
Hari ini mereka akan pulang ke apartemant karna sudah beberapa hari menginap di rumah Ibu Zoya, mungkin besok mereka akan kembali lagi kesana karna acara pernikahan ibu nya itu sudah semakin dekat.
Jarak rumah Ayumi tidak terlalu jauh dari apartemant mereka sehingga tidak memakan waktu lama mereka sudah sampai di basmant apartemant.
.
Di sisi lain setelah Melati dan Bayu pulang Kenta pun akhirnya pulang, wajah nya nampak lelah dan juga kusut karna dia terus mencari keberadaan Ayumi namun nihil tidak ada tanda-tanda dan petunjuk apapun.
Ayunda juga lupa belum membari tahu kalo Ayumi sudah pulang karna terlalu semangat membuat kue bersama anak dan keponakan nya.
"Mas kamu dari mana kok baru pulang?" tanya Ayunda, sambil memberikan satu gelas air putih.
"Aku habis dari rumasakit jenguk pak Mamat terus lanjut mencari anak kita tapi belum ketemu, dia dimana ya kenapa penculik itu tidak menelpon biasanya kalo ada penculikan pasti akan meminta tebusan," ucap nya langsung meneguk habis air minum nya dia masih penasaran apa motip penculik itu kenapa menculik anak nya.
Sedangkan pak Mamat sudah bisa pulang karna luka nya tidak ada yang serius cuma luka luar saja.
Ayunda pun baru ingat kalo dia lupa memberi tahu suami nya kalo Ayumi sudah pulang, dia benar-benar merasa bersalah sekali.
"Ayumi sudah pulang Mas tadi siang," jawab nya."Maaf aku lupa ngasih tahu Mas Kenta," lanjut nya sambil menunduk dia sangat takut kalo suami nya akan marah.
__ADS_1
Sedangkan Kenta langsung melebarkan mata nya mendengar kabar baik itu, dia langsung mengucap syukur.
"Alhamdulilah, bagaimana keadaan nya apa dia baik-baik saja? lalu siapa yang mengantarnya pulang?"
"Dia baik-baik saja dan Rio yang mengantar nya pulang."
Kenta pun tersenyum ternyata dia tidak salah pilih, Rio memang pria yang tepat untuk menjadi suami nya Ayumi.
"Kita harus berterimakasih padanya mungkin kita bisa mengajak nya makan malam bersama di luar," ujar nya dan Bu Ayunda pun mengangguk setuju.
Kenta memang sudah lama ingin menjadikan Rio menantu nya apalagi ayah nya Rio adalah rekan bisnis nya.
Kenta akan mengumumkan Ayumi sebagai pewaris tunggal perusahaan nya, jadi dia akan mengatur acara di kantor untuk acara tersebut.
Kenta pun penasaran bagaimana keadaan anak nya sekarang , apa dia baik-baik saja karna kalo yang dia dengar dari Pa Mamat penculik itu nampak membawa senjata.
Bu Ayunda pun tsrsenyum karna suami nya sangat mengkhawatir kan anak kesayangan nya itu, dia menyesal karna memisahkan ayah dan anak cuma karna kesalah pahaman semata.
"Dia sedang istirahat di kamar nya, tapi kalo Mas mau mgobrol sama dia masuk aja ke dalam kamar nya mungkin Ayumi akan cerita ," ucap nya Ayunda memang tidak tahu apa yang terjadi semalam pada anak nya itu karna Ayumi tidak cerita apa-apa.
Papa Kenta menggelengkan kepala nya dia tidak mau mengganggu istirahat anak nya itu, mendengar Ayumi sudah pulang dengan selamat saja sudah membuat nya senang.
Dia sangat bersyukur Ayumi sudah kembali dan mulai hari ini dia akan memperketat penjagaan dan dia juga akan menetapkan beberapa pengawal agar bisa menjaga Ayumi dari jauh.
Walau bagaimana pun musuh nya sangat banyak, apalagi kalo Rania tahu Ayunda sudah kembali pasti dia akan melakukan barbagai cara agar dia bisa menghancurkan rumah tangga nya lagi, dia tidak akan membiarkan itu terjadi.
"Biarkan dia istirahat biar nanti saja ngobrol nya setelah makan malam sekarang aku mau mandi dulu rasanya badan ku lengket semua," ujar nya masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.
__ADS_1
Papa Kenta bisa bernafas lega sekarang karna dari semalam dia banar -benar kacau mencari Ayumi kemana-mana namun tidak ada kabar.
Dia harus mencari tahu siapa yang mau mencelakai anak nya itu, kalo Ayumi tidak mau cerita berarti dia harus bertanya pada Rio apa yang sebenarnya terjadi.
Selama ini dia sudah waspada namun semalam dia kecolongan sehingga dia tidak bisa tahu siapa yang ingin mencari masalah dengan penguasa bawah seperti dirinya.
.
Makan malam pun tiba Ayumi sudah duduk di ruang makan sedangkan Papa Kenta baru saja keluar dari kamar nya.
"Bagaimana keadaan mu nak?" tanya Kenta memperhatikan Ayumi dia bisa melihat wajah anak nya itu nampak sedikit bengkat entah siapa yang berani menyakiti anak nya itu yang jelas dia akan mencari tahu dan membalas nya.
Ayumi nampak tersenyum mendengar Papa nya perhatian kepadanya, dia sangat bersyukur bisa berkumpul bersama orang tuanya yang lengkap.
"Aku gak papa kok Pah, semalam cuma salah paham aja kok Papa jangan khawatir ya," ucap nya.
Dia tidak mau Papa nya mencari tahu dan membalas kejahatan Jovanka, cukup sampai di sini saja urusan nya dia tidak mau berurusan apapun dengan wanita itu.
Jovanka sendiri nampak kacau karna cinta nya bertepuk sebelah tangan, dia tidak menyangka kalo Dewa akan melakukan hal kasar kepada nya dan Dewa dengan lantang mengatakan tidak pernah mencintai nya.
Sungguh sial sekali nasib nya dia hanya bisa menangis ingin bercerita tapi pada siapa karna dia tidak punya teman, tema teman nya akan ada kalo diri nya mengajak nya jalan atau pun belanja tapi kalo untuk cerita mereka tidak akan mau.
Dari dulu teman-teman nya mau berteman dengan nya karna dia adalah anak orang kaya.
Jovanka pun memutuskan untuk ke Bar malam ini dia ingin melampiaskan kekesalan nya karna anak buah nya tidak bisa dia andalkan sama sekali, dia melihat mereka tertidur pulas sehingga tidak menyadari kalo Ayumi kabur.
"Kenapa semua tidak adil orang-orang yang kucintai pergi begitu saja, tanpa memperdulikan ku sama sekali," gumannya sambil terus meneguk minuman nya malam ini dia tampak mabuk dan tidak ada yang tahu kalo dia berada di sana.
__ADS_1