
Melati mengetahui semua yang terjadi dengan perusahaan Bayu dari Pak Ali dan dia juga tahu kalo 50 persen nya sudah atas milik nya itu yang Pak Ali katakan.
Lalu bagaimana dengan Rian kenapa dia bisa mendapatkan 20 persen dari perusahaan itu?
Rian awal nya kaget saat mendengar perusahaan Bayu dalam masalah ingin sekali dia membantu nya namun dia malu takut nya Bayu melolak.
Bayu memang sempat ingin melanjutkan kerja sama nya dengan Pak Han namun saat tahu kalo Ana adalah anak nya Bayu mengurungkan niat nya dia membatalkan nya dia tidak mau nantinya Ana akan menjadi boomerang bagi rumah tangga nya.
Namun Pak Han tidak terima dan meminta ganti rugi ratusan juta Bayu bingung kala itu harus mencari uang darimana.
Lalu datang Kenta menawarkan bantuan dengan syarat Bayu harus menjual saham nya kepadanya nya sebesar 20persen di balik itu Kenta membeli nya atas keinginan Rian.
Setelah menyeret Ana dan Haris keluar dari ruangan suami nya Melati nampak bernafas lega, namun siapa sangka dia masih ingin mengerjai suami nya karna sudah tidak jujur padanya selama ini.
Ana sudah di bawa oleh polisi begitu juga dengan Haris, kini tinggal Rian, Melati dan Bayu yang ada disana.
Rian menyangka kalo Melati ingin menceritakan siapa dirinya sebenarnya kepada Bayu namun wanita itu malah membuat masalah.
"Mel makasih ya kamu udah bantu aku," ucap Bayu dia sangat lega sekarang beban di pundak nya terasa jatuh semua.
"Syukurlah aku bisa pergi kalo gitu, kamu kan mau balik lagi sama mantan kamu jadi aku juga mulai memikirkan ajakan Rian dia mau kok jadi ayah sambung nya Brian," ucap nya.
"Mel apa-apaan sih kamu, kenapa berkata seperti itu?"
Bayu nampak menarik tangan Melati namun dia melepaskan nya dengan kasar.
"Lepas, aku masih marah sama kamu karna udah bohong sama aku kamu gak pernah mau terbuka denganku kamu tahu selama beberapa bulan terakhir kehamilan ku mengalami masalah apa kamu tahu bagaimana sakit nya aku kala itu kmau terlalu sibuk dengan dunia kamu," ucapnya.
"Iya aku salah aku minta maaf tapi kamu tahu kan alasan aku," ucap nya memelas.
"Diam aku gak mau mendengar alasan."
Rian benar-benar memijat pelipisnya tidak ingin mendengar perdebatan mereka sungguh memusingkan ternyata begitu ya suami istri sedang bertengkar.
"Astaga kenapa gue harus ada diantara mereka sih?" batin Rian .
__ADS_1
Dia segera membalikan tubuhnya ingin pergi dari sana, dia tidak ingin di salahkan dan tidak ingin ikut campur lagi namun Melati dengan sigap memegang tangan nya.
"Tunggu mau kemana?" ucapnya menatap nya tajam
Sedangkan Rian nampak menghela nafas dia merasa serba salah."Mel ayolah aku gak mau ikut campur," ucapnya.
"Diam aku sedang kesal," jawab nya.
Rian memejamkan matanya dia tidak kuasa meninggalkan Melati di saat seperti itu.
"Astaga apa sih yang kamu lakukan Mel, cari masalah aja kan aku nanti nya yang kena," batinnya.
Bayu menatap mereka tajam dia benar-benar marah matanya merah dan tangan nya mengepal dia ingin sekali menghajar pria di hadapan nya itu.
"Mel kamu jangan gini ya, kamu selesaikan dulu masalah kamu dengan Bayu aku akan nunggu kamu," ucap lembut dan Melati pun tersenyum sambil menganganggukan kepalanya.
Jangan dia tanya bagaimana Bayu sekarang dia sudah meradang ingin sekali kepala nya meledak rasa cemburu sudah tidak bisa di tahan.
perkataan Rian barusan di salah artikan oleh Bayu 'aku akan nunggu kamu' itu dia artikan sebagai rasa cinta Rian yang akan setia menunggu istrinya.
"Apaan sih Mas," ucap Melati saat Bayu ingin menyentuh Rian namun karna Rian menjauh dia tidak tersentuh karna terhalang oleh Melati.
"Awas Mel aku harus memberikan bajingan itu pelajaran, berani beraninya dia ingin menunggu kamu jangan pernah mimpi ya sampai mati pun aku tidak akan melepasakan Melati untuk siapa pun apalagi kepada pria sepertimu," ujar nya.
Sedangkan Rian menahan tawa nya dia ingin sekali terbahak melihat Bayu seperti orang kesetanan.
"Cukup Mas apaan sih kamu gak jelas awas jangan pernah kamu menyentuh nya," ucapnya tegas.
"Mel kamu berani ya sekarang belain selingkuhan kamu itu?"
"Kalo iya kenapa? Rian ayo pergi," ucapnya.
Melati pun menarik Rian agar keluar dari sana, Bayu hanya bisa diam ingin dia mengejarnya namun ini di kantor dia tidak mau menambah kekacauan.
"Sial," ucap nya.
__ADS_1
Dia melempar pas bunga ketembok, sungguh kesal sekali dia dengan istri nya itu.
"Kenapa jadi begini sih Mel kamu tuh kenapa sih bukannya kemarin dia baik-baik saja," ujar nya.
Bayu pun menjambak rambutnya dia benar-benar tidak bisa berpikir jernih lantas dia menghubungi Angga dan juga Ob agar masuk ke ruangan nya.
"Astaga apa yang terjadi?" tanya Angga melihat ruangan itu nampak kacau berantakan.
"Jangan banyak tanya sebaik nya kamu panggil ob untuk membersihkan ruangan kerja saya," ucap nya.
"Baik pak," jawab nya.
Angga pun memanggil Ob untuk membersihkan kelacauan yang Bayu ciptakan sungguh mengesalkan sekali bos nya itu.
Di sini lain Melati nampak menangis jujur dia tidak tega melihat suami nya seperti itu namun dia terpaksa melakukan nya.
"Aku keterlaluan banget ya?"
"Ya tentu saja kamu tuh kenapa jadi bego kek gini sih."
"Ya ampun kamu tuh ya pake ngatain segala emang dari dulu juga kaya gitu," jawabnya sambil mengusap ingus nya.
"Ya lah terserah kamu saja, bisa-bisa nya Bayu cinta mati sama kamu apa sih yang kamu kedia sampe gak mau kehilangan kamu?"
"Terus kamu sendiri apa? dulu juga kamu kaya gitu," jawab nya kesal.
"Iya kan itu dulu saat kamu manis dan menggemaskan tapi sekarang kan beda kamu tuh galak dan nyebelin tahu," ujar nya membuat Melati kesal.
"Awww apaan sih tuh kan galak nya keluar," ujarnya meringis kala tangan Melati mencubit pinggang nya memang ya Melati ini super galak sekarang.
"Kamu tuh nyebelin tahu gak aku sebel banget sama kamu, kamu udah gak sayang lagi sama aku," ucap nya merajuk.
"Mulai deh drama, ini nih sifat nya yang dulu keluar manja dan menyebalkan kenapa gue dulu malah suka ya sama sifat nya yang kek gitu kalo sekarang mah ogah,bisa stress gue tiap hari," batinnya.
Rian diam saja mendengarkan apa saja yang di ucapkan oleh saudara kembar ya itu.
__ADS_1