
Melati pun menatap suami nya yang nampak kesal, sebenarnya siapa mereka pikir nya.
"Mas, kamu baik baik saja?" tanya Melati sambil mengusap pelan tangan nya.
"Aku baik baik saja, maaf ya malah membuatmu bingung."
Melati pun tsrsenyum sambil menggelengkan kepalanya.
"Tidak Mas, jika kamu belum siap cerita juga gak papa kok aku siap nunggu," ucap nya berusaha menenangkan suami nya.
Setelah merasa tenang Bayu pun akhirnya mulai bercerita.
"Mereka adalah Tante Nathali dan anaknya Ilham, aku tidak tahu kenapa mereka datang kesini, Tante Nathali adalah adik dari mendiang Mama setelah orang tuaku meninggal tante Nathali menghilang, aku dengar mereka berpindah pindah tempat entah apa tujuan nya aku juga tidak tahu," ucap nya.
"Ilham? aku merasa pernah dengar nama itu Mas, iya aku sekarang ingat kalo pemuda tadi anak nya Pak Rt yang ada di dekat rumah nya Dira," ucap Melati mulai ingat .
"Masa sih? kok aku gak liat ya saat jemput kamu kesana," ucap nya.
"Kalo gak salah saat Mas datang mereka semua sedang pergi, bagaimana kalo kita tanya Dira saja siapa tahu benar," ucap nya mengambil ponsel di atas nakas.
"Ehh mau ngapain?" tanya Bayu merebut ponsel istrinya itu.
"Astaga Mas kamu apaan sih bikin kaget aja, aku cuma mau tanya sama Dira," ucap nya.
"Sayang kamu tuh ya gak tahu situasi, mereka kan lagi bulan madu udah jangan di ganggu kaya gak pernah ngalamin aja," ucap Bayu sedangkan Melati hanya cengengesan.
"Maaf Mas aku beneran lupa," ucap nya.
"Sudah nanti kita tanya Om Kenta saja mungkin saja beliau tahu karna Rian dan Om Kenta membuat Hotel di sana, mungkin saja mereka mengenal pak Rt nya," jelas Bayu.
"Bisa jadi tante kamu menikah sama Pak Rt yang ada di dekat rumah Dira," ucap nya membuat Bayu mengangguk setuju.
"Mungkin saja, sekarang kita harus cari tahu apa tujuan mereka datang kemari, kamu jangan pernah percaya apapun yang mereka katakan karna tante Nathali sangat lah licik," pesan nya membuat Melati menganggukan kepalanya.
__ADS_1
Selama ada Nathali dan Ilham di sana Melati jarang sekali keluar kamar, dia hanya bermain di kamar saja bersama Bryan.
"Kamu liatkan sayang kita bisa menguasai rumah ini setelah kita menyingkirkan mereka," ucap Nathali tersenyum jahat.
"Tapi gimana caranya Mah?" tanya Ilham.
"Kita harus bisa membuat mereka percaya setelah itu kita bisa dengan mudah menyingkirkan mereka," ucap nya membuat Ilham tersenyum simpul.
"Setelah Mama mendapatkan semua harta Kak Bayu aku akan merebut Dira kembali, aku tidak pernah rela Dira menjadi milik orang lain," batinnya.
"Mungkin kalo kamu tidak melakukan kesalahan kita tidak akan seperti ini, kita akan tetap hidup enak bersama pria tua itu."
Nathali pun mengingat perlakuan kasar yang Rusim berikan pada nya, dimana malam itu dia dan Ilham di usir dari rumah megah itu.
-Flasback-
Setelah melihat Dira menikah dengan pria lain Ilham pun terpuruk bahkan dia sering kali bersikap kasar terhadap Diandra yang kala itu masih menjadi tunangan nya.
Setelah berhenti menjadi rt pak Rusim mencalonkan diri menjadi Kepala daerah dan dia pun menang dan menjabat selama dua tahun.
Namun karna kasus yang di buat oleh Ilham dia harus menerima banyak hujatan dari netizen di tambah kabar perselingkuhan istri nya yang tertangkap oleh media membuat pria tua itu murka.
Pak Rusim langsung menceraikan istrinya dan mengusir mereka dari sana, walau bagaimana pun Ilham bukan anak kandung nya.
Ilham adalah anak dari istrinya nya dari suami nya terdahulu, sedangkan Pak Rusim sendiri mempunyai anak dari mantan istrinya namun mereka tinggal di luar kota.
-flasback off-
Setelah kejadian itu Nathali mencari Bayu ke kota, sedangkan Ilham nampak senang saat tahu kalo istrinya Bayu adalah saudara angkat nya Dira, itu akan sangat memudahkan nya merebut Dira kembali.
"Sebaiknya kita jangan terlalu lama berfikit karna aku yakin lama lama Kak Bayu akan tahu apa tujuan kita," ucap Ilham dan Mamanya pun menganggukan kepalanya setuju.
***
__ADS_1
Malam itu Dira dan Rian sedang makan malam romantis. ini adalah malam terakhir mereka di sana setelah 5 hari menginap kini mereka harus kembali ke rumah.
"Apa kamu masih betah di sini?" tanya Rian melihat istrinya sangat antusias berada di sana.
"Masih tapi aku juga mulai bosan di kamar terus, aku ingin punya kegiatan," jawab nya.
"Baiklah mulai hari senin kamu bisa masuk kerja bersama ku," ucap Rian.
"Hah kerja apa? bukanya hubby udah gak kerja lagi di kantor?" tanya Dira bingung.
"Aku memang udah gak kerja lagi di kantor tapi kita akan mengurus hotel dan kamu bisa kan membantuku menjadi asisten pribadiku tentu nya," ucap Rian tersenyum.
"Oke tidak masalah yang penting aku gak di rumah terus," ucap nya.
Selama di sana Rian memang mengurung istrinya di dalam kamar dan itu membuat Dira kesal akhirnya kemarin mereka jalan jalan di daerah sana, mereka membeli beberapa oleh oleh untuk Melati dan yang lain, tidak perlu susah membawa Dira memilih mengirimkan nya lewat paket online saja lebih gampang.
Mereka pun menghabiskan makan malam nya dan kembali ke hotel, sungguh ini pengalaman bagi Dira bisa berlibur ke tempat yang indah seperti itu dalam benak nya tidak pernah Ia berfikir akan menikah dan bulan madu ke tempat seperti itu.
"Kenapa kok melamun?" tanya Rian melihat istrinya masih belum tidur.
Setelah pulang dari restoran mereka memutuskan untuk beristirahat, namun sepertinya Dira masih belum mengantuk bagaimana bisa ngantuk sedangkan siang tadi dia tidur lama.
Itu semua gara gara suami mesum nya mengajak nya berolah raga pagi pagi sehingga dia kelelahan dan memutuskan tidur kembali hingga siang.
"Kok aku merasa gak enak ya By, apa Mbak Mel baik baik saja ya," ucap nya tiba tiba.
"Sudahlah kamu gak perlu memikirkan nya kan ada Bayu yang menjaga mereka. kamu tenang ya," ucap Rian mengelus pundak nya dan membawanya dalam pelukannya.
Namun Dira merasa akan ada sesuatu yang terjadi namun dia juga tidak tahu apa itu, semoga saja semua nya baik baik saja.
Dira pun akhirnya terlelap dalam tidur nya, Rian pun bangun kembali setelah istrinya tidur, karna mendengar ponsel nya bergetar.
"Bagaimana apa kalian sudah tahu siapa orang nya?" ucap Rian saat mengangkat nya.
__ADS_1